Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Jika terjadi peristiwa seperti yang disebutkan, maka gadis tersebut wajib berpuasa. Sebab, haid merupakan tanda baligh (kedewasaan) bagi perempuan, yang terjadi pertama kali di usia sembilan tahun atau lebih. Jika sudah mampu berpuasa, maka dia wajib melaksanakannya tepat waktu. Namun, jika tidak kuat atau memperoleh kesulitan yang berat, maka dia boleh tidak berpuasa dan wajib […]


Salat termasuk salah satu rukun Islam yang sangat penting setelah dua kalimat syahadat. Hukumnya fardu `ain (wajib bagi setiap orang mukalaf). Siapa yang meninggalkan shalat karena mengingkari kewajiban, meremehkan, dan malas, maka dia telah kafir. Adapun orang yang puasa dan shalat hanya pada bulan Ramadhan, maka itu merupakan bentuk penipuan terhadap Allah. Kaum yang paling […]


Jika penumpang pesawat dalam keadaan berpuasa di siang hari dan ingin menyempurnakan puasanya sampai petang, maka dia tidak boleh berbuka sebelum matahari terbenam. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Penumpang pesawat yang sedang berpuasa tidak boleh berbuka meskipun dia mengetahui tibanya waktu berbuka di negeri terdekat melalui jam atau telepon, jika masih melihat matahari di pesawat karena berada dalam posisi tinggi. Sebab, Allah Ta`ala berfirman , ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ “Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al-Baqarah : 187) Tujuan ayat […]


Dewan Ulama Senior Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan yang menjelaskan awal dan akhir waktu puasa. Berikut ini adalah bunyi teksnya: Pertama: Perbedaan Mathla’ (tempat terbit) hilal merupakan sebuah aksioma (hal yang dapat diketahui dengan mudah), baik secara inderawi maupun logika. Para ulama tidak berbeda pendapat dalam hal ini. Yang menjadi perbedebatan di kalangan para […]


Berpuasa berdasarkan hilal, baik terlihat di Kalkuta atau di pulau-pulau kalian. Ini didasarkan pada keumuman hadits-hadits yang menjelaskan hal tersebut. Diriwayatkan oleh Bukhari, dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu. Dia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda , صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته فإن غمّي عليكم فأكملوا عدة شعبان ثلاثين “Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan […]


Pertanyaan ini memiliki keterkaitan dengan masalah perbedaan mathla’ (wilayah munculnya) hilal. Mengenai persoalan mempertimbangkan perbedaan mathla’ dan tidaknya dari segi hari raya, puasa dan sejenisnya yang termasuk hukum-hukum syariat yang berhubungan dengan hilal, ini telah dibahas oleh Dewan Ulama Senior di salah satu pertemuan, dan mengeluarkan keputusan yang menunjukkan bahwa ulama berbeda pendapat dalam hal […]


Waktu untuk memulai puasa disesuaikan dengan tempat dia memulai perjalanan. Dia wajib berhenti puasa sesuai dengan tempat tujuannya. Jika (karena perbedaan tempat memulai dan mengakhiri puasa itu) ternyata jumlah puasanya hanya dua puluh delapan hari, maka dia wajib meng-qadha satu hari. Sebab, hitungan hari dalam bulan hijriah tidak kurang dari dua puluh sembilan. Akan tetapi, […]


Terkait dengan tidak puasanya yang bersangkutan ketika berada di Mesir karena Idul Fitri telah ditetapkan dengan mengikuti rukyat penduduk Kuwait, maka menurut kami tidak apa-apa dan dia tidak wajib meng-qadha. Sebab, hukum yang berlaku baginya disamakan dengan penduduk asli negara tersebut, yaitu saat ditetapkan masuk awal bulan Syawal dia berada di tengah-tengah mereka. Mengenai pertanyaan, […]


Jika kondisinya seperti yang disebutkan, maka orang yang tidak berpuasa pada hari Ahad hendaknya berpuasa satu hari sebagai penggantinya (meng-qadha), karena hari tersebut masih dalam bulan Ramadhan. Hilal bulan Syawal baru ditetapkan di Kerajaan pada malam Senin. Orang yang tidak berpuasa saat itu tidak dikenakan kafarat karena adanya uzur. Mereka seharusnya mencari tahu mengenai ketetapan […]


Jika seseorang sedang berada di suatu negara yang penduduknya sudah mulai berpuasa, maka ia wajib ikut berpuasa bersama mereka, karena hukum orang yang sedang berada di suatu negara (dalam masalah puasa ini) mengikuti hukum penduduk setempat. Hal itu berdasarkan sabda Nabi Muhammad `alaihi ash-shalatu wa as-salam, الصوم يوم تصومون والإفطار يوم تفطرون والأضحى يوم تضحون […]


Pertama, perbedaan pendapat di kalangan para ulama tentang apakah perbedaan mathla’ diperhitungkan atau tidak, adalah perbedaan klasik yang sudah terjadi sejak zaman para imam fikih. Kedua, berdasarkan hukum syariat, hilal Ramadhan tahun 1404 H. belum dapat dilihat oleh pihak-pihak yang berwenang di Kerajaan Arab Saudi kecuali pada malam Kamis. Maka mereka kemudian memerintahkan untuk menyempurnakan […]