puasa
Perbedaan Pendapat Para Ulama Tentang Apakah Perbedaan Mathla’ Diperhitungkan Atau Tidak?

Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
April 17, 2022•2 min read

Ringkasan Artikel
Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.
Login sekarang →Kami, komunitas Muslim Perancis bingung dengan perbedaan pendapat yang selalu terjadi di antara negara-negara Arab dalam hal penentuan awal bulan Ramadhan.
Arab Saudi mengumumkan bahwa awal bulan Ramadhan jatuh pada hari Kamis, sementara Kuwait mengumumkan bahwa awal bulan Ramadhan jatuh pada hari Jumat. Berdasarkan hal itu, bagi Arab Saudi, bulan Sya'ban hanya 29 hari, sementara bagi Kuwait, bulan Sya'ban 30 hari. Di sisi lain, berdasarkan hisab ilmu falak yang dilakukan di Paris, hilal akan muncul pada hari Rabu jam 19.49, bertepatan dengan tanggal 30 Mei 1984 M.
Mohon Anda bersedia memberikan penjelasan kepada kami, apakah yang dijadikan patokan Kerajaan Arab Saudi dalam menentukan awal bulan Ramadhan hari Kamis, 31 Mei 1984 M. Selain itu, mohon Anda menjelaskan kepada kami tafsir ayat,
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
"Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu." (QS. Al-Baqarah : 185)
Kami berharap kepada Allah, lalu kepada Anda, agar Anda memberikan penjelasan secepatnya.