Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Yang nampak, bahwa makna Ghulam bagi mereka yang dinamai dengan nama ini adalah `abd (hamba), sehingga arti dari Ghulam Rasul sama dengan Abdur Rasul (hamba Rasul), padahal diketahui bahwa memberi nama dengan nama Abdurrahman, Abdullah, dan sejenisnya itu simbol keterikatan seorang hamba dengan Tuhannya, dari segi ibadah dan ketaatan. Berdasarkan hal tersebut, tidak boleh memberi […]


Penamaan dengan `Aunullah tidak diharamkan dan tidak dimakruhkan menurut syariat, karena makna nama tersebut adalah pertolongan dari Allah. Dan makna ini tidaklah dilarang oleh syariat, bahkan sejalan dengan tujuan-tujuan syariat. Dengan demikian Anda tidak perlu mengganti atau membuang sebagian dari nama Anda. Anda tidak seharusnya menjadikan mimpi Anda sebagai pijakan, karena mimpi terkadang benar dan […]


Apabila di dalam Kartu Identitas itu terjadi sebuah kesalahan dengan tertukarnya antara nama ayah dan kakek, maka Anda tidak berdosa karenanya, berdasarkan firman Allah Ta`ala, ادْعُوهُمْ لآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُمْ بِهِ وَلَكِنْ مَا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا “Panggillah mereka […]


Boleh mengganti nama Fatimah menjadi Yusra, baik mimpi itu benar maupun tidak. Wabillāhittaufīq, wa Shallallāhu `alā Nabiyyinā Muhammad wa Ālihi wa Shahbihi wa Sallam.


Tidak ada masalah dengan nama tersebut yang merupakan nama Abu Sufyan bin Harb, seorang sahabat besar, dan Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam tidak mengubahnya. Wabillāhittaufīq, wa Shallallāhu `alā Nabiyyinā Muhammad wa Ālihi wa Shahbihi wa Sallam.


Jika faktanya seperti yang Anda sebutkan maka Anda tidak bersalah dalam permasalahan ini, karena nama tersebut adalah nama kakek Anda, bukan nama Anda, dan karena maksud nama tersebut adalah Āli `Alī (keluarga `Alī), bukan pemakaian nama Al-`Alī yang artinya Maha Tinggi. Wabillāhittaufīq, wa Shallallāhu `alā Nabiyyinā Muhammad wa Ālihi wa Shahbihi wa Sallam.


Boleh menggunakan nama Abdusy Syahīd dan insya Allah tidak ada masalah. Karena Allah Subhanahu wa Ta`ala mempunyai sifat dan nama Asy-Syahīd (Yang Maha Menyaksikan), sebagaimana tercantum dalam banyak nas Alquran. Wabillāhittaufīq, wa Shallallāhu `alā Nabiyyinā Muhammad wa Ālihi wa Shahbihi wa Sallam.


Jika maksud dari nama Khalafullah adalah dia datang setelah Allah dan menggantikannya, atau dia adalah khalifah (pengganti) Allah, maka penggunaan nama ini dilarang. Akan tetapi jika maksudnya adalah seorang anak yang memakai nama ini merupakan pemberian dari Allah yang Dia anugerahkan kepada hamba-Nya sebagai ganti dari pemberian yang sebelumnya, maka penggunaan nama ini dibolehkan. Dan […]


Bakr bin Muhammad rahimahullah menyatakan, ما رأيت بن عوف شامتا أحدا قط عبدا ولا أمة ولا شاة ولادجاجة ولا شيئا ولا رأيت أحدا أملك للسان منه “Aku belum pernah sama sekali melihat Abdullah bin ‘Auf mencela seseorang, baik budak laki-laki maupun perempuan, bahkan kambing, ayam atau selainnya. Dan aku belum pernah melihat orang yang lebih […]


Tidak apa-apa menggunakan nama Raqīb (yang mengawasi) untuk manusia dan hal tersebut tidak berarti menyerupai Allah. Karena makna yang untuk Allah itu sesuai dengan kemahaan-Nya, dan makna yang digunakan untuk makhluk sesuai dengan kemakhlukannya. Allah Ta`ala berfirman, لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, كان موت العالم مصيبة لا يجبرها إلا خلف غيره له، وأيضا فإن العلماء هم الذين يسوسون العباد والبلاد والممالك، فموتهم فساد لنظام العالم، “Kematian seorang ulama adalah musibah yang tidak akan bisa tergantikan melainkan oleh penerusnya. Dan sejatinya ulama, merekalah yang memimpin para hamba, berbagai negeri dan kerajaan. Maka kematian […]


Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “ﻻ ﺗﺰاﻝ ﻛﺮﻳﻤﺎ ﻋﻠﻰ اﻟﻨﺎﺱ ﻭﻻ ﻳﺰاﻝ اﻟﻨﺎﺱ ﻳﻜﺮﻣﻮﻧﻚ ﻣﺎ ﻟﻢ ﺗﺘﻌﺎﻁ ﻣﺎ ﻓﻲ ﺃﻳﺪﻳﻬﻢ، ﻓﺈﺫا ﻓﻌﻠﺖ ﺫﻟﻚ اﺳﺘﺨﻔﻮا ﺑﻚ ﻭﻛﺮﻫﻮا ﺣﺪﻳﺜﻚ ﻭﺃﺑﻐﻀﻮﻙ.” “Engkau akan senantiasa mulia di hadapan manusia dan mereka pun memuliakanmu selama engkau tidak mengambil (meminta-minta) apa yang mereka miliki. Jika engkau melakukan hal itu, mereka pun akan […]