Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Jihad termasuk amalan yang paling mulia, demikian pula berbuat baik kepada kedua orang tua. Jika seseorang hendak pergi berjihad, maka dia harus meminta izin kepada kedua orang tuanya. Apabila izin telah diperoleh dari kedua orang tua, maka dia boleh berangkat jihad. Namun jika tidak, maka dia tidak boleh melakukannya. Bahkan, dia harus menaati keduanya. Sebab, […]


Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah ditanya, أي العمل أفضل؟ قال: إيمان بالله ورسوله، قيل: ثم ماذا؟ قال: الجهاد في سبيل الله، قيل: ثم ماذا؟ قال: حج مبرور “Amal apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Beliau ditanya lagi, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” Beliau ditanya lagi, “Kemudian […]


Allah Ta’ala mensyariatkan jihad untuk menyebarkan agama Islam, menanggulangi semua hambatan yang akan ditemui para mubalig dalam berdakwah ke jalan yang benar, serta mencegah orang-orang yang bermaksud menyakiti dan bertindak sewenang-wenang terhadap mereka sehingga fitnah menjadi hilang, rasa aman di mana-mana, kedamaian merata, kalimat Allah menjadi tinggi, dan seruan orang-orang kafir menjadi rendah, yang pada […]


Jihad yang bertujuan untuk meninggikan kalimat Allah, menjaga agama Islam, menyebarkan dakwah dan ajarannya, dan menjaga kehormatannya, hukumnya wajib atas orang yang mampu melaksanakannya. Akan tetapi, wajib dengan mengirimkan pasukan perang dan menggunakan strategi, karena dikhawatirkan terjadi kekacauan dan hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, yang harus memulai dan mengurusi masalah jihad tersebut adalah […]


Jawaban 1: Kunyah (nama kiasan) adalah nama panggilan yang diawali dengan kata Abu (bapak) atau Ummu (ibu), seperti Abu Muhammad, Abu Ali, dan seperti Ummu Muhammad, Ummu Ali, sebagai contohnya. Adapun laqab (gelar/julukan) adalah nama panggilan yang menyiratkan pujian atau celaan, seperti: Zainul Abidin (Hiasan Para Hamba), dan Anfun Naqah (Hidung Unta). Sedangkan syuhrah (nama […]


Hal tersebut tidak dibolehkan, karena mengandung unsur meremehkan kalimat zikir dan nama Allah Ta`ala, menggunakannya pada tempat yang tidak tepat, dan menjadikannya sebagai sarana mencapai tujuan yang bertentangan dengan maksud syariat berkenaan kalimat tersebut. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Anak saudara perempuan Anda berkewajiban mengadakan perubahan namanya sesuai kartu identitas yang benar, karena tidak boleh bagi seorang Muslim bernasab kepada orang selain ayah kandungnya. Sebagaimana dinyatakan dalam hadits Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam yang sahih, dan sebagaimana ditunjukkan dalam firman Allah Ta`ala, ادْعُوهُمْ لآبَائِهِمْ “Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka” […]


Tidak boleh penamaan dengan nama Abdud Dīn. Anda harus berusaha mengganti nama ini, bisa dengan nama Abdurrahman, Abdullah, atau dengan nama-nama lainnya yang diperbolehkan syariat Islam. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Penamaan dengan nama ini tidak boleh. Karena itu harus diurus perubahan nama ini dan diganti dengan nama yang lebih sesuai, yang tidak dilarang oleh agama, seperti Abdullah, Abdurrahman dan sejenisnya, di instansi resmi. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Anda berkewajiban mengganti nama Anda dan nama keluarga Anda, dengan menasabkan diri kepada Ayah Anda dan bukan kepada paman Anda, dan memberitahukan fakta ini kepada instansi resmi. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.