Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Kaum Muslimin dalam mengingkari kemungkaran ada beberapa tingkatan. Di antara mereka ada yang wajib mengingkari kemungkaran dengan tangannya (kekuasaan), seperti waliyy al-amr (pengasuh/pengurus) atau pihak yang ditugaskan dan berwenang untuk melakukannya. Misalnya orang tua terhadap anak, majikan terhadap budak, dan suami terhadap istri. Ini berlaku jika orang yang berbuat kemungkaran itu tidak dapat berhenti kecuali […]


Hadis ini menjelaskan tentang tingkatan-tingkatan mengubah kemungkaran. Mengubah kemungkaran ada tiga tingkatan. Mengubah dengan tangan bagi yang mampu, seperti pemerintah, dan seorang suami terhadap anak dan istrinya. Jika seorang mukalaf tidak mampu mengubah dengan tangan, maka hendaknya dia mengubahnya dengan lisan, seperti ulama. Jika dia tidak bisa mengubahnya dengan lisan, maka hendaknya mengubahnya dengan hati. […]


Pertama, firman Allah Ta’ala, كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar” (QS. Ali-‘Imran : 110) Khithab ini berlaku umum bagi seluruh umat ijabah (kaum muslimin/orang yang sudah memeluk agama Islam – ed.), baik pemimpin […]


Hukum yang berlaku dalam hal ini berbeda-beda, tergantung sedikit atau banyaknya jumlah ulama, serta perbedaan ilmu dan pengaruh mereka. Terkadang masyarakat membutuhkan penjelasan mengenai hukum syar’i, namun yang ada di lingkungan mereka hanya satu orang ulama. Dalam kondisi seperti ini, hukum menjawab pertanyaan menjadi fardu ain baginya, begitu juga membimbing orang yang bimbang dalam urusan […]


Seorang muslim wajib mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran dan menasihati setiap muslim dengan hikmah (bijak), nasihat yang baik, dan perdebatan yang lebih baik. Allah Ta`ala berfirman, كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ” Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang […]


Orang dimaksud adalah orang jahat dan termasuk pemimpin kelompok bidah dan sesat pada zaman ini. Dia dan pengikutnya berusaha menghancurkan akidah kaum Muslimin sebagaimana yang diamalkan oleh Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, para sahabat dan tabiin. Mereka membuat mazhab sesat dalam masalah-masalah fikih untuk kelompok mereka, yang dipenuhi dengan pendapat menyimpang dan rendah yang tidak […]


Jika ada masalah agama yang tidak jelas bagi Anda, maka hendaklah Anda bertanya kepada para ulama, sebagaimana firman Allah Ta`ala, فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ “Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.” (QS. Al-Anbiyaa’ : 7) Jika orang yang Anda percayai keilmuan dan ketakwaannya telah berfatwa, maka Anda wajib […]


Kami menyarankan Anda untuk selalu memberi nasihat masyarakat kampung Anda, membekali diri dengan ilmu agama sesuai kemampuan Anda, menjauhi perbuatan maksiat dan melawan hawa nafsu, serta bersungguh-sungguh agar perkataan Anda sesuai dengan perbuatan Anda semaksimal mungkin. Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman, وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ “Dan orang-orang yang berjihad untuk […]


Anda harus bertobat kepada Allah dari perbuatan maksiat dan menasihati kawan-kawan Anda agar menjauhinya. Anda tidak boleh melakukan maksiat dan juga tidak boleh berhenti memberi nasihat kepada kawan-kawan Anda. Karena jika hal ini Anda lakukan, maka itu berarti Anda melakukan dua kemaksiatan. Oleh karena itu, Anda harus bertobat kepada Allah dari perbuatan maksiat, tetapi tetap […]


Anda wajib menyarankan para orang tua mereka yang Anda sebutkan bahwa uang yang dikirimkan kepada anak-anak mereka digunakan untuk kerusakan agar mereka berhenti membantu anak-anak mereka untuk melakukan kebatilan.


Hadis tersebut meliputi hakim yang menyelesaikan persengketaan-persengketaan dan mujtahid yang menyimpulkan hukum-hukum agama yang diambil dari dalil-dalil terperinci jika keduanya memenuhi syarat-syarat ijtihad yang ditetapkan oleh para ulama dalam kitab-kitab usul fikih. Begitu juga para dai yang memenuhi syarat-syarat ijtihad. Mereka dalam berdakwah harus menempuh apa yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta`ala dalam firman-Nya, […]


Jika dia berharap bahwa dengan dakwahnya itu dapat mengubah kemungkaran yang ada dalam perkumpulan tersebut dan dia memiliki sarana dakwah yang memadai, maka dia boleh melakukannya. Jika tidak, maka dia wajib menjauh dari mereka. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.