Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Apabila imam lalai dalam shalat kemudian melakukan sujud sahwi, maka makmum wajib mengikutinya, termasuk mereka yang masbuk. Meskipun begitu, apabila imam melakukan sujud sahwi setelah salam dan makmum langsung berdiri menambah rakaat yang kurang, maka shalat mereka tetap sah. Namun mereka harus melakukan sujud sahwi setelah menyempurnakan rakaat, baik sebelum atau sesudah salam. Wabillahittaufiq, wa […]


Orang yang lupa melakukan salah satu dari dua sujud pada rakaat terakhir dan baru teringat setelah salam, sementara jedanya belum lama, maka dia harus langsung melaksanakan sujud tersebut, membaca tasyahud, mengucap salam, lalu menunaikan dua sujud sahwi. Dua sujud sahwi itu boleh juga dilakukan sebelum salam. Namun, jika jeda waktu antara lupa dan ingatnya cukup […]


Jika imam tidak mengeraskan takbir, maka dia tidak harus melakukan sujud sahwi karena alasan meninggalkan pengerasan suara takbir (jahar) ini selama dia telah bertakbir secara lirih (sir) karena dia telah melakukan hal yang wajib. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Apabila seseorang membaca ayat Al-Quran tanpa suara dalam shalat yang disunnahkan untuk mengeraskan bacaan, maka dia harus mengeraskan bacaannya ketika dia ingat, dan tidak ada kewajiban melakukan sujud sahwi baginya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Apabila seseorang ragu akan tertinggalnya rukun shalat, maka dia dinyatakan telah meninggalkan rukun. Dengan demikian dia wajib langsung melaksanakan rukun tersebut. Namun jika dia telah berdiri pada rakaat kedua, maka rakaat pertama yang terjadi keraguan tadi dianggap tidak sah, dan rakaat kedua itu menjadi ganti rakaat pertama. Di akhir salat dia juga harus melakukan sujud […]

Kepura-puraan? Judul artikel ini memang dalam bentuk tanya. Sebab, seperti apa sebenarnya, sulit untuk memastikannya. Ranahnya antara pelaku dengan Allah Ta'ala. Terkait santri dan liburan! Jika dibilang problem, maka cukup klasik sifatnya. Artinya, problem ini sudah ada sejak dahulu kala. …


Kewajiban atas orang yang shalat tatkala ragu dalam shalatnya itu untuk mendasarkan kepada hal yang yakin, yaitu jumlah rakaat yang lebih sedikit. Jika dia ragu apakah telah shalat tiga atau empat rakaat, maka dia jadikan shalatnya baru tiga rakaat, lalu mengerjakan rakaat keempat, kemudian sujud sahwi, sesuai sabda Nabi shallallahu `alaihi wa sallam, إذا شك […]


Apabila Anda ragu jumlah rakaat dalam shalat, maka hendaklah Anda berpegang pada rakaat yang Anda yakini, kemudian melakukan sujud sahwi. Namun jika Anda lupa melakukan sujud sahwi dan sudah berlalu jeda beberapa waktu setelah salam, maka Anda tidak wajib melakukan sujud sahwi. Adapun membaca doa “subhana rabbiyal ‘azhim” ketika ruku hukumnya wajib. Jika lupa membacanya, […]


Jika dia meninggalkan sujud sahwi karena sengaja, maka shalatnya tidak sah dan wajib mengulang dari awal. Namun jika dia lalai atau tidak mengetahui, maka dia tidak perlu mengulangnya dan shalat tersebut dianggap sah. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Apabila seorang imam atau yang sedang shalat sendirian lalai membaca Al-Faatihah atau salah satu ayat darinya, maka dia wajib mengganti rakaat tersebut dan melakukan sujud sahwi. Namun, jika dia seorang makmum, maka bacaan imam dapat menanggung bacaannya, sehingga dia tidak wajib melakukan sujud sahwi lantaran lupa atau karena tidak mengetahui hukumnya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala […]


Jika dia ingat sebelum berdiri dengan sempurna, maka dia wajib duduk kembali untuk tasyahud. Namun jika dia ingat setelah berdiri dengan sempurna dan sebelum membaca al-Faatihah, maka duduk kembali untuk tasyahud hukumnya makruh. Adapun jika ingat setelah membaca al-Fatihah, maka dia tidak dibolehkan duduk kembali untuk tasyahud. Dalam semua kondisi di atas, dia wajib melakukan […]


Jika seseorang lupa membaca Surat Al-Faatihah pada salah satu rakaat, baik saat menjadi imam atau sedang shalat sendirian, lalu dia ingat sebelum memulai rakaat berikutnya, maka dia harus mengulang rakaat tersebut dan membaca Surat Al-Faatihah, lalu menyempurnakan shalatnya. Jika dia baru ingat setelah masuk rakaat, maka rakaat tersebut tidak sah. Dengan demikian, rakaat yang sesudahnya […]