Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Puasa berakhir ketika matahari terbenam, berdasarkan firman Allah Ta’ala, ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ “Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al-Baqarah: 187) Dan sabda Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam, إذا أقبل الليل من هاهنا وأدبر النهار من هاهنا وغربت الشمس فقد أفطر الصائم “Apabila malam datang, siang beranjak pergi, dan matahari terbenam, […]


Yang dimaksud dengan imsak adalah berhenti dari makan, minum, dan semua larangan saat berpuasa, saat waktu awal puasa dimulai. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjelaskan waktu dimulainya puasa dalam Alquran, yaitu ketika terbit fajar. Allah Ta’ala berfirman, وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ “Dan […]


Wajib bagi seluruh kaum Muslimin di sebuah negara untuk berpuasa, berhenti berpuasa, dan melaksanakan shalat dua hari raya berdasarkan pengamatan mereka terhadap hilal di negara tersebut, atau dengan menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari. Dasarnya adalah sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته، فإن غم عليكم فاقدروا له “Berpuasalah karena melihat […]


Jika dia tertidur dan tidak mengetahui masuknya bulan Ramadhan, serta tidak terbangun hingga siang hari, di mana telah ada ketetapan masuknya bulan Ramadhan, maka dia wajib menahan untuk tidak makan dan minum pada hari itu, dan mengganti puasanya di hari yang lain setelah bulan Ramadhan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi […]


Orang yang telah menyempurnakan puasa satu bulan penuh ketika Ramadhan di negaranya dan sudah tidak berpuasa berdasarkan ketetapan syariat, kemudian melakukan perjalanan ke negara lain saat orang-orang di negara tujuannya itu masih berpuasa karena keterlambatan (perbedaan waktu) memulai bulan Ramadhan dalam pandangan mereka, maka orang tersebut tetap berbuka dan tidak ikut berpuasa dengan penduduk negara […]

Pertanyaan: Kapankah waktu melempar jamarat pada hari-hari tasyrik, sebelum Zawal atau setelahnya? Dan kapankah waktu yang lebih afdhol untuk melempar, di awal waktu atau di akhirnya? Jawab: Amalan pada hari hari-hari tasyrik adalah melempar tiga jumroh; Jumroh Shughro, Jumroh Wustho dan Jumroh Aqobah. Setiap jumroh dilempar tujuh kali lemparan, artinya dalam satu hari melempar 21 […]

Pertanyaan: Bolehkah menikahkan anak perempuan dengan calon suaminya ketika thawaf umroh? Jawab: Mengkhitbah, Menikah dan Menikahkan ketika ihrom (haji atau umroh) termasuk dari mahzhurotul ihrom (larangan-larangan ihram). Shahabat Utsman bin Affan meriwayatkan, Rasulullah bersabda: لا ينكح المحرم ولا ينكح ولا يخطب Tidak boleh seorang yang sedang ihram menikah, dinikahi atau mengkhitbah. Hadits ini shahih, diriwayatkan […]


Dalam penentuan awal dan akhir waktu-waktu syar’i seperti Ramadhan, haji, dan lainnya, hukum-hukumnya terkait dengan melihat hilal dari pandangan mata. Tidak boleh bersandar pada hisab dan kalender yang telah dibuat puluhan tahun hingga masa yang akan datang. Dasarnya adalah firman Allah Ta’ala, يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأَهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ “Mereka bertanya kepadamu tentang bulan […]


Pertama: Patokan dalam menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan adalah dengan melihat hilal, bukan hisab. Ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam, صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته “Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah (Idul Fitri) karena melihatnya pula.” Dan sabda beliau Shallallahu `Alaihi wa Sallam, لا تصوموا حتى تروه، ولا تفطروا حتى تروه […]


Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda, صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته، فإن غم عليكم فاقدروا له “Berpuasalah karena melihat hilal, dan berbukalah (Idul Fitri) karena melihatnya. Jika pandangan kalian tertutup mendung, maka perkirakanlah.” Dalam riwayat lain redaksinya adalah, فأكملوا عدة شعبان ثلاثين يومًا “Maka sempurnakanlah bilangan bulan Sya’ban tiga puluh hari.” Berpuasa dengan kaum Muslimin […]


Orang yang baru mengetahui kabar masuknya bulan Ramadhan di siang hari tetap wajib menahan untuk tidak makan dan minum sebagai bentuk penghormatan kepada bulan Ramadhan. Namun, dia tetap harus mengganti puasanya, sebab dia belum dianggap berpuasa pada hari itu. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Hari dalam Islam dimulai dengan terbitnya fajar yang kedua (fajar shadiq). Allah Ta’ala berfirman, أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ “Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan istri-istrimu.” (QS. Al-Baqarah: 187) Sampai dengan firman Allah Ta’ala, فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ […]