Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, “فَالْهَمُّ وَالْحَزَنُ لَا يَنْفَعَانِ الْعَبْدَ الْبَتَّةَ، بَلْ مَضَرَّتُهُمَا أَكْثَرُ مِنْ مَنْفَعَتِهِمَا، فَإِنَّهُمَا يُضْعِفَانِ الْعَزْمَ، وَيُوهِنَانِ الْقَلْبَ، وَيَحُولَانِ بَيْنَ الْعَبْدِ وَبَيْنَ الِاجْتِهَادِ.” “Kesedihan dan kegundahan tidak berguna bagi hamba sedikitpun. Bahkan kerugian yang ditimbulkan keduanya lebih banyak daripada manfaatnya. Karena keduanya akan melemahkan tekad dan kalbu serta menghalangi hamba untuk bersungguh-sungguh […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “وأفرض الجهاد جهاد النفس, وجهاد الهوى, وجهاد الشيطان, وجهاد الدنيا فمن جاهد هذه الأربعة في الله هداه الله سبل رضاه الموصلة إلى جنته.” “Jihad yang paling diwajibkan adalah, – Jihad melawan jiwa (yang selalu mengajak kepada kejelekan) – Jihad melawan hawa nafsu – Jihad melawan syaithan – Dan jihad melawan […]


Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan, الصواب أن الإبر المغذية تفطر الصائم إذا تعمد استعمالها أما الإبر العادية فلا يفطر الصائم “Pendapat yang benar adalah bahwa infus dapat membatalkan puasa jika seseorang memakainya dengan sengaja. Adapun suntikan biasa, maka tidak membatalkan puasa.” [Majmu’Fatawa wa Maqolat Mutanawwiah 15/258]


Hisab falak tidak dapat dijadikan sebagai acuan untuk menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan. Yang dijadikan sebagai acuan adalah melihat bulan. Oleh karena itu, jika orang-orang belum melihat hilal Ramadhan pada malam 30 Sya’ban, maka mereka harus menyempurnakan Sya’ban menjadi 30 hari, dihitung dari awal Sya’ban. Begitu juga jika mereka belum melihat hilal bulan Syawal […]


Pertama, pendapat benar yang harus dilaksanakan adalah kandungan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته فإن غم عليكم فأكملوا العدة “Berpuasalah kalian karena melihatnya (hilal) dan berbukalah kalian karena melihatnya (hilal). Apabila pandangan kalian terhalang awan, maka sempurnakanlah hitungannya (bulan).” Yaitu bahwa yang dijadikan sebagai patokan dalam memulai dan mengakhiri bulan Ramadhan […]


✍ Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: “Seorang sahabat mendatangi Nabi ﷺَ, lalu berkata, “Aku telah binasa (karena dosa), wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Apa yang membinasakanmu?” Ia menjawab, “Aku telah menggauli istriku di bulan Ramadan.” Beliau bertanya, “Apakah kamu memilki kemampuan untuk membebaskan seorang budak (mukmin)?” Ia menjawab, “Tidak.” Beliau bertanya, “Apakah kamu sanggup […]


Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhu berkata, Rasullulah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari api neraka di setiap waktu berbuka, dan itu terjadi pada setiap malam bulan Ramadhan”. ? [HR. Ahmad (21698) dan Ibnu Majah (1643), dan dishahihkan Syaikh Al-Albani pada Shahih Ibnu Majah] ➖➖➖➖➖➖➖➖ عَنْ جَابِرٍ رضي الله […]


Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata : “Mengkhatamkan Alquran bagi seorang yang berpuasa di bulan Ramadan bukanlah sesuatu hal yang wajib. Akan tetapi seyogyanya bagi seseorang untuk memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan sebagaimana hal ini merupakan sunnah nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Dahulu malaikat Jibril senantiasa membacakan Al Quran kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi […]


Syariat Islam adalah syariat yang toleran dan hukum-hukumnya komprehensif serta menyeluruh, meliputi jin dan manusia, baik ulama maupun awam, penduduk kota maupun pedalaman. Oleh karena itu, Allah memudahkan jalan bagi mereka untuk mengetahui waktu-waktu ibadah dengan menciptakan tanda-tanda dimulai dan berakhirnya waktu ibadah, yang dapat diketahui semua orang. Misalnya, Allah menjadikan tergelincirnya matahari sebagai tanda […]


Dewan Ulama Senior Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan mengenai permasalahan ini yang isinya sebagai berikut: Pertama: Perbedaan mathla` hilal (tempat munculnya hilal) awal bulan merupakan perkara yang telah diketahui dengan jelas, baik secara indrawi maupun logika. Tidak ada seorang ulama pun yang berbeda pendapat dalam masalah ini. Akan tetapi, perbedaan pendapat terjadi dalam pembahasan […]


Para ulama sepakat bahwa mathaali` hilal (wilayah melihat hilal) berbeda-beda. Ini merupakan hal yang sudah dapat diketahui baik secara indrawi maupun logika. Namun, mereka berbeda pendapat apakah perbedaan mathaali` tersebut dipertimbangkan untuk penentuan awal dan akhir Ramadhan atau tidak. Ada dua pendapat dalam hal ini. Pertama, sebagian ulama berpendapat bahwa perbedaan mathaali` dipertimbangkan dalam penentuan […]


Dibolehkan menggunakan teleskop untuk melihat hilal dan tidak boleh mengandalkan ilmu astronomi untuk membuktikan mulainya bulan Ramadhan atau Idul Fitri. Karena Allah tidak mensyariatkan hal itu, baik dalam Alquran maupun Sunah. Akan tetapi, disyariatkan untuk menetapkan awal dan akhir bulan Ramadhan dengan melihat hilal bulan Ramadhan sebagai pedoman awal puasa. Demikian halnya dengan hilal bulan […]