Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Hadits yang Anda sebutkan dengan teks hadits seperti di atas bukan hadits shahih, teks hadits yang shahih adalah sabda Shallallahu `Alaihi wa Sallam, والذي نفسي بيده لو لم تذنبوا لذهب الله بكم وجاء بقوم يذنبون فيستغفرون الله فيغفر لهم “Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, jika kalian tidak pernah berbuat dosa, maka Allah akan mematikan […]


Bersyukurlah kepada Allah yang telah memberikan Anda taufiq untuk mengevaluasi diri dan bertobat dari melakukan kemungkaran-kemungkaran, dan berhati-hatilah -semoga Allah memberkati Anda- dari dikalahkan oleh setan dan nafsu al-ammarah bissu’ (nafsu yang mendorong berbuat kejahatan), sehingga Anda terbiasa terjerumus ke dalam perbuatan yang diharamkan Allah. Jika Anda melakukannya, maka hal itu bisa merusak tobat, karena […]


Keberanian seseorang untuk berbuat maksiat padahal dia mengetahui bahwa itu maksiat tidak menghalanginya untuk bertaubat. Disyaratkan tiga syarat untuk taubat meninggalkan maksiat, menyesal atas dosa yang telah diperbuat, dan bertekad untuk tidak mengulangi berbuat maksiat. JIka terdapat hak orang lain, maka dia wajib mengembalikan hak tersebut kepada orang itu, atau memintanya untuk dihalalkan. Setiap orang […]


Siapa yang bertaubat kepada Allah dengan tobat yang tulus, maka sesungguhnya Allah telah berjanji akan menerima taubatnya, bahkan karena kemuliaan dan kebaikan-Nya, Allah akan mengganti keburukan itu dengan kebaikan. (Allah) Ta’ala berfirman, إِلا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلا صَالِحًا فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan […]


Taubat adalah meninggalkan dan berhenti dari dosa dan maksiat berupa melakukan hal yang diharamkan atau meninggalkan sebuah kewajiban. Taubat memiliki syarat-syarat, yaitu: 1. Meninggalkan dan melepaskan dosa dan maksiat. 2. Menyesal atas dosa-dosa yang telah dilakukannya. 3. Bertekad untuk tidak kembali melakukan dosa Jika di antara dosa-dosa itu adalah mengambil harta orang lain dengan cara […]


Jika pada saat mendapatkan rezeki yang haram itu dia seorang yang kafir, lalu bertaubat kepada Allah dengan taubat nasuha (tulus) dari kekafiran dan rezeki yang haramnya itu, maka Allah akan menerima taubatnya. Tidak wajib baginya melepas harta yang dia dapatkan dari jalan haram sebelum islamnya. (Allah) Ta’ala berfirman, قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ […]


Taubat dan kembali kepada Allah adalah amalan mendekatkan diri yang diperintahkan oleh Allah Subhanah dalam firman-Nya, وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nuur: 31) Dan firman-Nya, وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لاَ تُنْصَرُونَ […]


Pertama, dia harus bertobat dengan sungguh-sungguh dan tulus, menyesali perbuatan dosa yang dilakukannya, dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi, serta mengembalikan barang hasil berbuat zalim kepada pemiliknya dan ini berkaitan dengan sesuatu yang bisa dikembalikan seperti harta benda. Sedangkan hal-hal yang tidak bisa dikembalikan, maka dia harus meminta kerelaan dan maaf kepada mereka, di samping […]


Apabila seorang manusia ingin bertaubat secara tulus dari dosa yang dilakukannya, walaupun dosa menyekutukan Allah, berzina, membunuh, atau memakan harta secara batil, lalu dia menyesal atas dosa yang dilakukannya, kemudian dia mengembalikan harta milik orang lain kepada pemiliknya atau mereka memaafkannya, dan setelah itu dia berbuat amal saleh, maka Allah akan menerima tobatnya dan mengampuni […]


Kami tidak menemukan bahwa doa ini diriwayatkan dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam, karena itu doa ini lebih baik ditinggalkan. Sangat banyak doa yang bisa diamalkan tanpa perlu berdoa dengan doa tersebut, misalnya, وأسألك مـا قضيت لـي مـن أمر أن تجعل عاقبته رشدًا “Dan aku memohon kepada-Mu mengenai perkara yang Engkau tetapkan bagiku agar Engkau […]


Kertas-kertas tersebut mengandung perkataan yang tidak diketahui maknanya dan nomor-nomor yang tidak dipahami pula, benda itu adalah mantra haram yang bertentangan dengan akidah. Kertas berikut bubuk yang bersamanya tersebut wajib dibasmi demi menjaga diri dari kejahatannya, di samping diharuskan untuk bertawakal kepada Allah, hanya menggunakan obat-obat yang dibolehkan, dan mengamalkan wirid syar’i serta doa-doa yang […]


Doa yang bernama “Doa ‘Arsy dan Keutaman Doa ‘Arsy” adalah doa bidah yang tidak mempunyai dasar dan dalil dari Alquran dan Sunah, dan tidak pula mempunyai referensi yang dipercaya. Doa tersebut hanyalah karangan orang yang membuatnya, dan pengarangnya pun tidak dikenal. Di dalam doa tersebut terdapat lafal-lafal dusta, seperti perkataannya: “Saya meminta dengan nama Engkau […]