Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Orang yang berpuasa wajib menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, baik untuk dirinya sendiri maupun istri. Ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam, إذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفث ولا يصخب، فإن شاتمه أحد أو قاتله فليقل: إني امرؤ صائم “Jika kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan berteriak untuk mencaci-maki. […]


Ada dalil tentang rukhshah (keringanan) bagi orang yang berpuasa untuk mencium dan mencumbu istri, jika tidak sampai melakukan hubungan seksual dan mampu mengendalikan gejolak syahwatnya. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa dia berkata, كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقبل وهو صائم، ويباشر وهو صائم، ولكنه كان أملككم لإربه “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam […]


Tatkala hidup menarik kita dari segala arah dengan begitu kuatnya, ke manakah kita harus benar-benar menaruh fokus?


Anda harus mengqada hari tersebut. Jika perbuatan itu terjadi sebelum Ramadhan 1420 H, maka selain qada, Anda juga harus memberi makan seorang fakir miskin karena keterlambatan menunaikan qada tersebut tanpa uzur. Namun jika ada uzur, maka Anda tidak wajib memberi makanan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


🔈💽 Enam Tempat Atau Majlis Yang Di Situ Allah Akan Menjamin Keselamatan Orangnya 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Pautan audio rakaman (05:51): https://drive.google.com/file/d/1XIdLoiAHhTJbFDVQTsokDg9tDXqT5RMS/view?usp=drivesdk…


Puasa Ramadan bukan dimaksudkan untuk menahan makan dan minum saja, tetapi juga mencegah seluruh anggota badan dari hal yang diharamkan Allah. Lidah harus menahan dari gibah, adu domba, dan perkataan dusta. Mata harus berpuasa dari melihat apa yang diharamkan Allah. Telinga juga harus berpuasa dari mendengar hal yang haram. Allah Ta’ala telah berfirman, قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ […]


Jika seorang suami mencumbu istrinya tanpa penetrasi pada kemaluan istri di siang hari bulan Ramadan lalu mengeluarkan air mani, maka puasanya telah batal. Namun dia wajib menahan diri (untuk tidak makan, minum, dan semua yang membatalkan puasa) di sisa hari itu. Dia wajib mengqada dan meminta ampun kepada Allah. Dia tidak wajib membayar kafarat. Sudah […]


Jika realitasnya seperti yang Anda ceritakan, maka puasa kalian berdua telah batal. Masing-masing dari kalian harus mengqada hari-hari saat kalian melakukan perbuatan itu. Karena kalian telah terlambat mengqada hingga bertemu dengan Ramadan selanjutnya tanpa uzur, maka selain qada, masing-masing dari kalian harus memberi makan satu orang miskin untuk setiap satu hari kalian melakukan perbuatan itu. […]


Allah Subhanahu wa Ta`ala membolehkan hubungan suami istri, makan, dan minum pada malam hari di bulan Ramadan. Allah Ta’ala berfirman, أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ […]


Anda harus tetap berpuasa, berdasarkan firman Allah Ta’ala, فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ “Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al-Baqarah: 185) Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Jika seseorang berniat memutus puasa wajib, maka puasanya menjadi batal. Ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, إنما الأعمال بالنيات “Sesungguhnya seluruh amal itu tergantung niatnya.” Jika tidak ada niat, maka tidak ada perbuatan yang diperhitungkan, dalam pembahasan ini yaitu puasa. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Niat puasa harus dilakukan setiap malam untuk seluruh hari dalam bulan Ramadan. Sebab, puasa setiap hari adalah ibadah yang berdiri sendiri. Jika seseorang bangun untuk makan sahur, maka dia telah berniat puasa. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.