Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Kenapa Kita Belajar Akidah? Kan Kita Sudah Muslim? Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullahu berkata, "... Jika kami mengajarkan pelajaran akidah, maka bukan berarti kami menganggap orang-orang itu berada di atas kekufuran. Bukan! Maksud kami adalah agar kita bisa mengenal akidah yang bena…

"JIKA KAMU NIKAH LAGI AKU AKAN BUNUH DIRI" Asy Syeikh Bin Baaz rohimahullah: Tanya: seorang wanita tidak bisa memiliki keturunan, dan suaminya ingin menikah lagi karena sebab ini, sang istri berkata: "kalau kamu menikah lagi maka aku akan bunuh diri", kami ingin arahan darimu wahai syei…

PERBAIKI MAKANANMU PASTI DO'AMU DIKABULKAN Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali Beliau menjelaskan, “Adapun sebab-sebab terkabulnya do’a ada banyak. Akan tetapi di antara yang terpenting adalah memperbaiki makanan. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, “أَطِبْ م…

JANGAN BERFATWA TANPA ILMU Berkata Al'allaamah Ibnu Utsaimin rahimahullah : " Dan sungguh kebanyakan dari keumuman orang sebagianya berfatwa kepada sebagian yang lain dengan apa yang mereka tidak ketahui , kemudian engkau dapati mereka mengatakan :" Ini halal " atau "ini haram" , atau "…

APAKAH KETIKA NAIK LIFT DAN KENDARAAN MEMBACA DOA NAIK KENDARAAN Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah Pertanyaan: Saudari س.م. أ dari Mekah al Mukarramah berkata dalam pertanyaannya: Apakah disunnahkan kami membaca doa naik kendaraan ketika kami naik lift yang di g…

ZIARAH KUBUR UNTUK MENGINGAT AKHIRAT 473- وَعَنْ بُرَيْدَةَ بْنِ الْحُصَيبِ الْأَسْلَمِيِّ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا - رَوَاهُ مُسْلِم ٌ. زَادَ اَلتِّرْمِذِيُّ: - فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْآخِرَةَ -  .. زَادَ ابْنُ مَاجَهْ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ مَسْعُودٍ: - وَتُزَهِّدُ فِي الدُّنْيَا - Dari Buraidah bin al-Hushaib al-Aslamy radhiyallaahu anhu beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Dulu aku melarang kalian dari berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah (Riwayat Muslim). Dan dalam riwayat atTirmidzi ada tambahan: karena hal itu mengingatkan akan akhirat. Dalam riwayat Ibnu Majah dari Ibnu Mas'ud ada tambahan: dan membuat zuhud terhadap dunia PENJELASAN: Dulu Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam melarang para Sahabat untuk berziarah kubur pada saat masa-masa awal Islam, karena dikhawatirkan mereka akan mengagungkan, memohon berkah, dan berdoa kepada penghuni kubur. Namun, setelah keimanan para Sahabat telah kokoh, dan melihat maslahat bahwa ziarah kubur bisa mengingatkan pada kematian dan kehidupan akhirat, beliau kemudian memerintahkan untuk berziarah. Nampak jelas dari hadits ini tujuan utama berziarah kubur agar mengingatkan seseorang pada kematian, kehidupan akhirat, dan membuat seseorang lebih zuhud terhadap kehidupan dunia. Dalam lafadz hadits lain dinyatakan bahwa berziarah kubur bisa melembutkan hati. Hal yang tidak disadari oleh sebagian kaum muslimin adalah tentang tujuan utama ini. Sebagian mereka menyengaja ziarah kubur hanya untuk berdoa di kubur dan itu dilakukan sebagai kebiasaan tahunan saja. Padahal, semestinya jika seseorang sudah merasa terlalu sibuk pikirannya dengan urusan dunia, luangkan waktu untuk berziarah kubur. Di hari apapun itu. Berziarahlah pada makam orang-orang yang anda kenal dekat dulu saat masih hidup di dunia. Ingatlah, bahwa ia pernah mengalami masa-masa hidup bersama anda dan sekarang ia sudah meninggal, sedangkan anda akan menyusulnya. CATATAN: Nabi shollallahu alaihi wasallam pernah berziarah ke makam ibundanya yang meninggal dalam keadaan kafir. Nabi shollallahu alaihi wasallam meminta ijin kepada Allah untuk memohon ampunan untuk ibundanya, tapi tidak diijinkan Allah. Beliaupun menangis. Nabi shollallahu alaihi wasallam meminta ijin kepada Allah untuk berziarah, Allah ijinkan. عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ زَارَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْرَ أُمِّهِ فَبَكَى وَأَبْكَى مَنْ حَوْلَهُ فَقَالَ اسْتَأْذَنْتُ رَبِّي فِي أَنْ أَسْتَغْفِرَ لَهَا فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي وَاسْتَأْذَنْتُهُ فِي أَنْ أَزُورَ قَبْرَهَا فَأُذِنَ لِي فَزُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْمَوْتَ Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu ia berkata: Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam pernah berziarah ke kubur ibunya kemudian beliau menangis, sehingga menangislah para Sahabat lain di sekeliling beliau. Kemudian beliau bersabda: Aku meminta ijin kepada Tuhanku untuk memohon ampunan untuknya (ibunda Nabi) tapi tidak diijinkan. Kemudian aku meminta ijin (kepada Allah) untuk berziarah ke kuburnya, diijinkan. Maka berziarahlah ke kubur, karena hal itu mengingatkan kepada kematian (H.R Muslim no 1622) Nabi shollallahu alaihi wasallam juga pernah keluar di akhir malam ke kuburan Baqi’, mengucapkan salam untuk penghuni kubur dan kemudian berdoa memohon ampunan untuk mereka: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِأَهْلِ بَقِيعِ الْغَرْقَدِ Ya Allah ampunilah penghuni kubur Baqi’ al-Ghorqod (H.R Muslim no 1618). 〰〰〰 Disalin dari buku "Tata Cara Mengurus Jenazah Sesuai Sunnah Nabi Shollallaahu Alaihi Wasallam (Syarh Kitab al-Janaiz Min Bulughil Maram)". Penerbit Pustaka Hudaya, halaman 136-138. Penulis: Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله. Salafy Kendari || http://bit.ly/salafy-kendari

BERBURU WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUM’AT Pada hari jum’at ada satu waktu yang mustajab, bila mana seorang hamba meminta kebaikan kepada Allah pasti akan dikabulkan. Tahukah anda bahwa ternyata waktu mustajab tersebut ada di antara waktu ashar hingga terbenamnya matahari. Shahabat Anas bin Malik Radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shalllallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

BERSIKAP HATI HATI PADA PERKARA YANG BELUM JELAS Asy Syeikh Al Utsaimin rohimahullah: Ini adalah perkara yang harus dilakukan oleh seseorang didalam ucapannya dan sikapnya, yaitu ketika perkaranya masih diantara dua pilihan membuat dia selamat atau akan memghancurkannya maka yang diutam…

Tema pembahasan Majalah Asyariah edisi 111 Kali ini ialah tentang Berniaga di dunia maya

Tema pembahasan Majalah Asyariah edisi 110 Kali ini ialah tentang Cara salah cari Berkah