Artikel Islami

Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Antara Harapan dan Kenyataan
Atsar.id
Atsar.id

Antara Harapan dan Kenyataan

ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN&nbsp. Manusia mana yang tidak pernah mempunyai harapan dan impian, hidup terasa lebih semangat demi mengejar sebuah impian, bahkan terkadang rela melanggar syariat hanya demi impian yang diinginkan Namun terkadang hati menjadi sesak, dada terasa sempit tatkala apa yang diimpikan tidak seperti harapan. Pernahkah anda mengalami hal yang demikian ? Yang lebih membuat sesak dihati tatkala usaha yang dilakukan diiringi dengan doa, namun belum juga dikabulkan Ingatlah doa itu adalah Ibadah sebagai mana Rasul bersabda “الدعاء هو العبادة” Doa Itu adalah Ibadah  (HR.Abu Dawud dan AT Tirmidzi) Lalu apa kiranya kalau harapan yang sudah diiringi doa tak kunjung nampak? INGAT ❗️❗️ Allah tidak menyia-nyiakan doa seorang mukmin,, terlebih lagi Allah akan malu jika ada seorang hamba yang menengadahkan tangannya ke atas dan allah tidak meng ijabahi doa hamba tersebut. Dalam hadist Nabi bersabda “Sesungguhnya Allah  malu bila seorang hamba-Nya membentangkan kedua tangannya untuk memohon kebaikan kepada-Nya lalu ia mengembalikan kedua tangan itu dalam keadaan hampa/gagal.” (HR. Ahmad 5/438, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 1757) Ada 3 cara Allah mengabulkan doa seorang hamba: 1. Allah kabulkan doa tersebut di dunia 2. Allah gantikan dgn musibah yang tidak jadi menimpa hamba tadi 3. Allah simpan doa tersebut di Syurga Coba kita renungkan firman Alloh berikut ﻭَﻋَﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﺗَﻜْﺮَﻫُﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻜُﻢْ ﻭَﻋﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﺗُﺤِﺒُّﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺷَﺮٌّ ﻟَﻜُﻢْ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻻ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥ (البقرة  216) Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.( Al Baqoroh 216 ) Solusinya Jika harapan tak kunjung nampak didepan mata, maka ber husnudzonlah kepada Allah Bertawakallah kepada Allah,, karena Allah yang menciptakan kita, dan Allah pula mengetahui apa yang dibutuhkan seorang hamba. Teruslah berusaha, mungkin Allah sedang menguji kesabaran kita. ***************** Antara harapan dan kenyataan bagian 2  Setiap kita pasti memiliki harapan, dan tentunya harapan yang kita inginkan, yang kita gambarkan adalah harapan yang baik, yang indah Karena ada rasa harap muncul sebuah tindakan untuk merealisasikan harapan yang diidam idamkan Bahkan terkadang sebagian mereka mencurahkan segala daya dan upaya untuk mendapatkan harapannya,, Iya,, harapan,, Harapan yang sifatnya dunia, seperti harta, istri, anak keturunan, 🏼️Ataupun harapan yang sifatnya akhirat, dan ini yang utama,, harapan untuk mendapat ridho ilahi, dengan dimasukkan kedalam syurga dan dijauhkan dari api neraka Namun terkadang semua itu musnah tatkala harapan itu jauh dari kenyataan . Mungkin dada terasa sesak fikiran tak enak tidurpun tidak nyenyak, namun yakinlah Allah telah menyiapkan hal yang indah pada kita Teteplah berbaik sangka pada ketetapan Allah walaupun pahit terasa Coba kita renungkan firman Alloh berikut ﻭَﻋَﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﺗَﻜْﺮَﻫُﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻜُﻢْ ﻭَﻋﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﺗُﺤِﺒُّﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺷَﺮٌّ ﻟَﻜُﻢْ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻻ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥ (البقرة  216) Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.( Al Baqoroh 216 ) Solusinya Jika harapan tak kunjung nampak didepan mata, maka ber husnudzonlah kepada Allah Bertawakallah kepada Allah,, karena Allah yang menciptakan kita, dan Allah pula mengetahui apa yang dibutuhkan seorang hamba. Teruslah berusaha, mungkin Allah sedang menguji kesabaran kita. ***************** @L Marony Forum Ilmiyah Karanganyar http//bit.ly/forum_ilmiyahKarangAnyar Dipublikasikan oleh www.happyislam.com Bandung, 14 Jumadil Akhir 1437 H 23 Maret 2016

Nasehat
Mar 23, 20164 min read
Hadits: Meninggalkan Sesuatu yang Tidak Penting
Atsar.id
Atsar.id

Hadits: Meninggalkan Sesuatu yang Tidak Penting

MUTIARA HADITS عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْه [حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا] Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, ia Berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Bersabda: Di antara Kebaikan Islam Seseorang ialah Meninggalkan Sesuatu yang Tidak Penting (Berguna) Baginya. (Hadits Hasan riwayat Tirmidzi dan lainnya). PENJELASAN : Keislaman Seseorang Ada yang Baik dan Ada yang Tidak Baik. Salah satu Bentuk Kebaikan Islam Seseorang adalah Meninggalkan Hal-hal yang Tidak Bermanfaat (Berguna) Baginya dalam Kehidupan Dunia maupun Akhirat. Apa Hasil yang akan Dicapai jika Keislaman Seseorang Semakin Baik? Semakin Seseorang Membaguskan dan Menyempurnakan Keislamannya, maka Semakin Besar Pahala yang Diterima Setiap ia Beramal Sholeh. إِذَا أَحْسَنَ أَحَدُكُمْ إِسْلَامَهُ فَكُلُّ حَسَنَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ Jika Seseorang Membaguskan Keislamannya, maka Setiap Kebaikan yang ia Perbuat akan Tercatat 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. (H.R Al Bukhari dan Muslim). Baiknya Keislaman Seseorang Berbeda-beda dan Bertingkat-tingkat satu sama lain. Setiap Orang yang Berbuat Kebaikan, secara Asal akan Mendapat kelipatan Kebaikan 10 kali lipat. Ini Berlaku untuk Semua orang. مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ Barangsiapa yang Datang dengan membawa Kebaikan maka bagi Dia akan Mendapatkan 10 kali lipat. Barangsiapa yang Datang dengan membawa Keburukan, Tidaklah ia Dibalas kecuali Sama Dengannya dan Mereka Tidak Didzhalimi. (Q.S Al-An’am:160). Khusus Orang yang Baik Keislamannya, kelipatan Kebaikan yang ia Perbuat akan lebih dari 10 kali lipat, yaitu hingga 700 kali. إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا Sesungguhnya Allah Tidaklah Berbuat Dzhalim Meski sebesar Dzarrah. Jika ada Kebaikan yang Diperbuat, Allah akan Melipatgandakannya dan Memberikan padanya Pahala yang Agung. (Q.S AnNisaa:40). Itu adalah Penjelasan dari Sahabat Nabi Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu, Bahwa secara Asal setiap Orang akan mendapatkan Kelipatan 10 kali dari Kebaikan yang Diperbuat. Hanya untuk Orang-orang yang Bagus Keislamannya, maka Kelipatan Pahala akan Semakin Banyak. Perkataan Para Ulama Al-Imam Asy-Syafi’i Rahimahullah berkata : Barangsiapa yang ingin Allah Membukakan dan Menerangi Hatinya, Hendaknya ia Meninggalkan Ucapan yang Tidak Berguna dan Menjauhi Kemaksiatan. (Tahdziibul Asmaa’ karya Al-Imam anNawawy (1/79). Saif al-Yamani Rahimahullah menyatakan : Sesungguhnya Salah satu Tanda bahwa Allah Berpaling dari Seorang Hamba adalah Allah Jadikan Kesibukannya pada Hal-hal yang Tidak Berguna. (Thobaqoot AlMuhadditsiin bi Asbahaan karya Abusy Syaikh al-Asbahaany (3/150). Malik bin Dinar Rahimahullah berkata : Jika Engkau melihat Hatimu menjadi Keras, Badanmu Lemah dan Kekurangan pada Rezekimu, Ketahuilah bahwa Engkau telah Berbicara Sesuatu Hal yang Tidak Perlu. (Faidhul Qodiir karya AlMunawi (1/369). ____ Dikutip dari Buku 40 HADITS PEGANGAN HIDUP MUSLIM (Syarh Arbain AnNawawiyah). &nbsp.Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah. http://telegram.me/alistiqomah Bagusnya Keislaman Seseorang Adalah Meninggalkan Apa Yang Tidak Bermanfaat Dan sungguh Nabi shallallahu alaihi wasallam telah mengumpulkan sifat wara' (berhati-hati, menjaga dari perkara yang membahayakan akhirat) pada satu kalimat, Rasulullah bersabda: من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه _"Termasuk bagusnya keislaman seseorang ialah dia meninggalkan apa saja yang tidak bermanfaat,"_ Ini umum mencakup meninggalkan segala sesuatu yang tidak bermanfaat dari: -Berucap -Melihat -Mendengar -Bertindak -Berjalan -Berfikir Dan semua tindakan, gerakan baik yang dhohir nampak terlihat dan yang batin tak terlihat. Maka hadits ini merupakan ungkapan yang sangat mencakup dalam memahami wara' Ibnul Qoyyim Madarijus Salikin || [2/21] Bergabunglah bersama kami di chanel telegram pada link berikut ini http://bit.ly/penuhduniailmu Untuk faedah lain kunjungi www.jendelasunnah.com -------------------------------------- 🖼 *Jendela Sunnah* 🖼

Hadits
Mar 22, 20164 min read
Melawan Hawa Nafsu
Atsar.id
Atsar.id

Melawan Hawa Nafsu

Silsilah Mutiara Hikmah —————————————————— MELAWAN HAWA NAFSU. —————————————————— Berkata Al-Imām Ibnul Qoyyim råhimahulläh: Apabila engkau amati tentang 7 kelompok orang yang Allâh 'Azza wa Jalla naungi mereka dalam naungan 'Arsy-Nya di hari tiada naungan kecuali naungan-Nya maka engkau temukan mereka mendapatkan naungan itu hanyalah dengan jalan menyelisihi hawa nafsu, ① maka seorang imam (penguasa) yang memimpin lagi berkuasa tidaklah mungkin dapat berlaku adil kecuali dengan menyelisihi hawa nafsunya. ② Dan seorang pemuda yang giat beribadah kepada Allâh mendorong masa mudanya (melakukan itu) kalaulah bukan karena menyelisihi hawa nafsunya tentulah tidak akan kuasa melakukan itu. ③ Seorang pria yang hatinya terikat dengan masjid-masjid yang mendorongnya melakukan itu hanyalah karena menyelisihi hawa nafsu yang mengajaknya menuju tempat-tempat yang menyenangkan. ④ Orang yang bersedekah yang menyembunyikan sedekahnya dari tangan kirinya kalaulah bukan karena dia paksakan hawa nafsunya tentulah tidak mampu untuk melakukan itu. ⑤ Dan pria yang digoda (berbuat zina) oleh wanita cantik nan terpandang kemudian dia takut kepada Allâh Àzza wa Jalla lalu dia lawan nafsunya. ⑥ Dan orang yang mengingat Allâh Àzza wa Jalla dikala sendirian kemudian kedua air matanya berlinang karena takut kepada Allâh yang menghantarkannya kepada kondisi tersebut hanyalah karena menyelisihi hawa nafsunya, maka tidak ada jalan bagi kebebasan bersikap, bahagia dan duka atas mereka di hari kiamat nanti, sedangkan para pengikut hawa nafsu telah sampai pada puncak kebebasan mereka, dan kebahagiaan yang memuncak dalam keadaan mereka menanti-nanti setelah ini masuk ke dalam penjara hawa nafsu. Maka Allâh Subhānahu wa Ta'āla tempat meminta agar melindungi kita dari berbagai hawa nafsu kita yang selalu memerintahkan kepada kejelekan dan agar menjadikan hawa nafsu kita tunduk kepada apa yang dicintai-Nya serta diridhoi-Nya karena sesungguhnya Dia atas segala sesuatu maha kuasa dan untuk mengabulkan (segala permintaan) sangatlah mungkin dapat terwujudkan. Råwdhåh Al-Muhibbīn, halaman (485-486). —————————————————— قال الإمام ابن القيم رحمه الله تعالى: ﺇﺫا ﺗﺄﻣﻠﺖ اﻟﺴﺒﻌﺔ اﻟﺬﻳﻦ ﻳﻈﻠﻬﻢ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻓﻲ ﻇﻞ ﻋﺮﺷﻪ ﻳﻮﻡ ﻻ ﻇﻞ ﺇﻻ ﻇﻠﻪ ﻭﺟﺪﺗﻬﻢ ﺇﻧﻤﺎ ﻧﺎﻟﻮا ﺫﻟﻚ اﻟﻈﻞ ﺑﻤﺨﺎﻟﻔﺔ اﻟﻬﻮﻯ ﻓﺈﻥ اﻹﻣﺎﻡ اﻟﻤﺴﻠﻂ اﻟﻘﺎﺩﺭ ﻻ ﻳﺘﻤﻜﻦ ﻣﻦ اﻟﻌﺪﻝ ﺇﻻ ﺑﻤﺨﺎﻟﻔﺔ ﻫﻮاﻩ ﻭاﻟﺸﺎﺏ اﻟﻤﺆﺛﺮ ﻟﻌﺒﺎﺩﺓ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺩاﻋﻲ ﺷﺒﺎﺑﻪ ﻟﻮﻻ ﻣﺨﺎﻟﻔﺔ ﻫﻮاﻩ ﻟﻢ ﻳﻘﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻭاﻟﺮﺟﻞ اﻟﺬﻱ ﻗﻠﺒﻪ ﻣﻌﻠﻖ ﺑﺎﻟﻤﺴﺎﺟﺪ ﺇﻧﻤﺎ ﺣﻤﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻣﺨﺎﻟﻔﺔ اﻟﻬﻮﻯ اﻟﺪاﻋﻲ ﻟﻪ ﺇﻟﻰ ﺃﻣﺎﻛﻦ اﻟﻠﺬاﺕ ﻭاﻟﻤﺘﺼﺪﻕ اﻟﻤﺨﻔﻲ ﻟﺼﺪﻗﺘﻪ ﻋﻦ ﺷﻤﺎﻟﻪ ﻟﻮﻻ ﻗﻬﺮﻩ ﻟﻬﻮاﻩ ﻟﻢ ﻳﻘﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻭاﻟﺬﻱ ﺩﻋﺘﻪ اﻟﻤﺮﺃﺓ اﻟﺠﻤﻴﻠﺔ اﻟﺸﺮﻳﻔﺔ ﻓﺨﺎﻑ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻭﺧﺎﻟﻒ ﻫﻮاﻩ ﻭاﻟﺬﻱ ﺫﻛﺮ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﺧﺎﻟﻴﺎ ﻓﻔﺎﺿﺖ ﻋﻴﻨﺎﻩ ﻣﻦ ﺧﺸﻴﺘﻪ ﺇﻧﻤﺎ ﺃﻭﺻﻠﻪ ﺇﻟﻰ ﺫﻟﻚ ﻣﺨﺎﻟﻔﺔ ﻫﻮاﻩ ﻓﻠﻢ ﻳﻜﻦ ﻟﺤﺮ اﻟﻤﻮﻗﻒ ﻭﻋﺮﻗﻪ ﻭﺷﺪﺗﻪ ﺳﺒﻴﻞ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻭﺃﺻﺤﺎﺏ اﻟﻬﻮﻯ ﻗﺪ ﺑﻠﻎ ﻣﻨﻬﻢ اﻟﺤﺮ ﻭاﻟﻌﺮﻕ ﻛﻞ ﻣﺒﻠﻎ ﻭﻫﻢ ﻳﻨﺘﻈﺮﻭﻥ ﺑﻌﺪ ﻫﺬا ﺩﺧﻮﻝ ﺳﺠﻦ اﻟﻬﻮﻯ ﻓﺎﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ اﻟﻤﺴﺆﻭﻝ ﺃﻥ ﻳﻌﻴﺬﻧﺎ ﻣﻦ ﺃﻫﻮاء ﻧﻔﻮﺳﻨﺎ اﻷﻣﺎﺭﺓ ﺑﺎﻟﺴﻮء ﻭﺃﻥ ﻳﺠﻌﻞ ﻫﻮاﻧﺎ ﺗﺒﻌﺎ ﻟﻤﺎ ﻳﺤﺒﻪ ﻭﻳﺮﺿﺎﻩ ﺇﻧﻪ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﺷﻲء ﻗﺪﻳﺮ ﻭﺑﺎﻹﺟﺎﺑﺔ ﺟﺪﻳﺮ. روضة المحبين صـ ٤٨٥-٤٨٦ --------------------- Broadcast by Ahlus Sunnah Karawang. Channel MutiaraASK, http://bit.ly/MutiaraASK Website ASK, http://bit.ly/BlogASK BBM Mutiara Salaf, Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

Kata Mutiara
Mar 22, 20163 min read
«»
HomeRadioArtikelPodcast