Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Hadits yang disebutkan oleh penanya adalah kandungan hadis yang diriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan redaksi yang berbeda-beda. Di antaranya hadis yang diriwayatkan dari Abu Dzar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ليس من رجل ادعى لغير أبيه وهو يعلمه إلا كفر “Tidaklah seorang mengaku (sebagai anak) dari bukan bapaknya padahal dia […]


Setelah melakukan pengkajian (atas permasalahan yang diajukan), maka Komite menjawab sebagai berikut, Anak asuh tersebut namanya harus tetap dengan Ghassan Abdul Aziz bin Abdullah Muhammad tanpa diubah. Hal ini berdasarkan kepada fatwa yang dikeluarkan oleh Mufti Besar dari Kerajaan Arab Saudi yang telah diisyaratkan tadi. Alasan lainnya, pengubahan nama anak asuh tersebut kepada nama baru […]


Dibolehkan menasabkan diri kepada kakek, sebab dia adalah juga ayah, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أنا النبي لا كذب أنا ابن عبد المطلب “Aku adalah seorang nabi, dan ini bukan dusta. Aku adalah anak Abdul Muththalib.” Perlu diketahui bahwa Abdul Muththalib adalah kakeknya (Rasululullah), dan nama beliau yang sesungguhnya adalah Muhammad bin Abdullah […]


Wajib hukumnya menasabkan anak kepada ayahnya, dan tidak diperbolehkan menasabkannya kepada ibunya, berdasarkan firman Allah Ta’ala, ادْعُوهُمْ لآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ “Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka itulah yang lebih adil pada sisi Allah.” (QS. Al-Ahzab: 5) Apabila tidak diketahui ayahnya maka dia hendaklah dinasabkan kepada nama yang tepat, seperti […]


Anda wajib mengubah nama Anda menjadi nama yang benar, berdasarkan riwayat dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda, ليس من رجل ادعى لغير أبيه وهو يعلمه إلا كفر “Tidaklah seorang mengaku (sebagai anak) dari bukan bapaknya padahal dia mengetahuinya melainkan ia telah kafir.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, al-Bukhari, dan […]


Puasa merupakan ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Dengan itu mereka mengharapkan pahala besar yang Alloh persiapkan untuk hamba hambanya yang berpuasa. Tahukah kamu, bahwa berpuasa juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kutipannya. Beliau rahimahullah berkata, […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, “أن إصابة الإنسان بالمصائب تعتبر تكفيرا لسيئاته و تعجيلا للعقوبة في الدنيا، و هذا خير من تأخيرها له في الآخرة.” “Tertimpanya seseorang dengan berbagai musibah teranggap sebagai penebus dosa dosanya dan hukuman yang disegerakan di dunia. Dan itu lebih baik baginya daripada ditunda hukuman tersebut di akhirat nanti.” […]

Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya? Sebagai pepatah yang sering dipakai, buah jatuh tak jauh dari pohonnya, selalu dimaknai tentang kemiripan pola pikir, kebiasaan, perilaku, dan sikap, antara anak dengan orang tua nya. Sebagai faktor, hal ini bukanlah satu-satunya. Pola pikir dan kebiasaan pada an…


Anda tidak boleh tinggal dengan ayah angkat Anda atau menampakkan wajah kepadanya karena ia bukan mahram bagi Anda. Adopsi tidak memberikan konsekuensi hukum seperti hubungan nasab. Sesungguhnya Allah Ta’ala telah mengharamkan hal ini dengan firman-Nya, مَا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِنْ قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ وَمَا جَعَلَ أَزْوَاجَكُمُ اللائِي تُظَاهِرُونَ مِنْهُنَّ أُمَّهَاتِكُمْ وَمَا جَعَلَ أَدْعِيَاءَكُمْ أَبْنَاءَكُمْ ذَلِكُمْ […]


Adopsi tidak lantas menjadikan Anda sebagai anak bagi orang yang mengadopsi Anda, seperti layaknya pada zaman Jahiliyah. Tujuan adopsi adalah untuk berbuat baik, merawat anak, dan memenuhi kebutuhannya, sampai dia tumbuh dewasa, berakal, dapat mengurus dirinya sendiri, dan dapat hidup secara mandiri. Oleh karena itu, kami berdoa semoga Allah membalas kebaikan orang yang telah berbuat […]


Mengadopsi dan mencatatkan anak angkat sebagai anak kandung dalam surat resmi (akte kelahiran) agar dia mendapatkan warisan dari Anda merupakan kesalahan fatal. Itu juga termasuk pelanggaran terhadap batas-batas yang telah ditentukan Allah, serta berbohong kepada para pejabat negara dengan melaporkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Sebab, adopsi tidak dibolehkan dalam Islam berdasarkan […]


Adopsi pernah menyebar pada zaman Jahiliyah, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengadopsi Zaid bin Haritsah sebelum Islam datang, sehingga ia dipanggil dengan nama Zaid bin Muhammad sebagai pengganti dari Zaid bin Haritsah. Orang tersebut bernasab kepada selain ayahnya. Setelah Islam datang kemudian mengingkari hal tersebut dan mengharamkannya, dan memerintahkan kepada setiap orang untuk […]