Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Jika permasalahannya seperti yang telah disebutkan oleh penanya, bahwa ayahnya telah berkata kepada salah seorang istrinya (M. A) : “Bagi saya, kamu seperti ibu saya.” Jika hanya perkataan itu yang dia ucapkan, maka itu dianggap sebagai zihar. Zihar tidak memutuskan hubungan suami istri, tetapi istri tersebut masih tetap berada dalam perlindungan suaminya. Namun, dia tidak […]


Jika suami berkata kepada istrinya: “Saya adalah saudaramu dan kamu adalah saudariku” atau “Kamu adalah ibu saya atau seperti ibu saya” atau “Kamu bagi saya seperti ibu saya atau seperti saudari saya,” jika perkataan suami tersebut dimaksudkan untuk menyamakan istri dengan mereka dalam sifat kemuliaan, hubungan kedekatan, kebaikan, penghormatan dan dia tidak berniat untuk menzihar […]


Setelah mempelajari masalah tersebut, dewan komite memberi jawaban sebagai berikut: Sesuai dengan pernyataan penanya bahwa dia telah menceraikan istrinya (N. M. A) dan sang istri telah menikah dengan laki-laki lain dan kemudian dicerai. Setelah itu dia menikahinya lagi dan lantas dia menziharnya karena menyangka bahwa istrinya adalah penyebab rusaknya pernikahan anak perempuannya, tetapi kemudian terbukti […]


Tentang perkataannya “Kamu saya talak,” maka itu membuatnya telah menjatuhkan talak satu kepada istrinya. Jika talak tersebut bukan talak ketiga, maka rujuknya dianggap sah, dan tidak perlu persetujuan istri atau akad baru. Namun, jika talak tersebut adalah talak ketiga, maka istri tersebut tidak halal bagi suami yang telah menceraikannya kecuali sang istri menikah, digauli, ditalak […]

HUKUM MEMBELI MOTOR BODONG Pertanyaan, . Bismillah. Afwan ustadz izin bertanya apa hukum membeli motor bodong (tidak memiliki surat menyurat)? Jawaban, al-Ustadz Abu Fudhail 'Abdurrahman bin 'Umar hafizhahullah, Jual belinya halal selama tidak ada padanya tiga perkara yang disebut…


Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkisah, “أن أبواب النبي صلى الله عليه وسلم كانت تقرع بالأظافير.” “Dahulu pintu-pintu Nabi shalallahu alaihi wa sallam diketuk dengan menggunakan kuku.” 📓 Al-Adab al-Mufrod 1080 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam ash-Shahihah 2092.


Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ta’ala pernah ditanya tentang makna hadits “Innallaha khalaqa Adam ‘ala shuratihi”, beliau menjawab: “Adapun yang pertama*, semoga Allah memberikan keberkahan kepada anda, hadits: «إن الله خلق آدم على صورته» “Sesungguhnya Allah menciptakan nabi Adam sesuai bentuknya.” telah dikatakan padanya beberapa pendapat yang tidak bisa diterima, seperti: “Sesungguhnya Allah menciptakan […]


Al-Hasan al-Bashri rahimahullah menyatakan, “يا معشر المسلمين، الخشب تَحِنُّ إلى رسول الله ﷺ شوقًا إليه، أفليس الرجال الذين يرجون لقاءه أحق أن يشتاقوا إليه؟ “Wahai sekalian kaum muslimin, kayu pun merintih karena rindu kepada Rasulullah ﷺ, bukankah para lelaki yang mengharap pertemuan dengan Rasul lebih berhak untuk rindu kepada beliau?.” [Az-Zuhdu wa ar-Raqaiq 1/361]


Syaikh Muhammad Amin as-Syinqithi rahimahullah menegaskan, تفاوت الناس في الأرزاق والحظوظ سُنة من سنن الله السماوية الكونية القدرية، لا يستطيع أحد من اهل الأرض البتة تبديلها ولا تحويلها بوجه من الوجوه “Keberagaman manusia dalam hal rezeki dan keberuntungan merupakan sebuah ketetapan dari berbagai ketetapan Allah dari langit untuk alam semesta. Tidak ada seorangpun dari kalangan […]


Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata, “كلما عمل العبد معصية نزل إلى أسفل درجة، و لا يزال في نزول حتي يكون من الأسفلين.” “Setiap kali seorang hamba melakukan kemaksiatan, maka dia akan turun ke tingkat yang paling rendah. Dan akan terus turun hingga dia menjadi bagian dari orang-orang yang rendah.” Ad-Da’ wa ad-Dawa 80


Al-Hasan al-Bashri rahimahullah menyatakan, “يا معشر المسلمين، الخشب تَحِنُّ إلى رسول الله ﷺ شوقًا إليه، أفليس الرجال الذين يرجون لقاءه أحق أن يشتاقوا إليه؟ “Wahai sekalian kaum muslimin, kayu pun merintih karena rindu kepada Rasulullah ﷺ, bukankah para lelaki yang mengharap pertemuan dengan Rasul lebih berhak untuk rindu kepada beliau?.” Az-Zuhdu wa ar-Raqaiq 1/361