Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Meminta bantuan dan pertolongan kepada jin atau malaikat untuk menolak keburukan, mendatangkan kebaikan, atau untuk melindungi diri dari kejahatan jin adalah kesyirikan terbesar yang membuat seseorang keluar dari Islam–semoga Allah melindungi kita dari hal ini–baik dengan cara memanggil atau menulis nama mereka dan menggantungkannya sebagai jimat, atau dengan membasuh (tulisannya) dengan air lalu meminum air […]


Tidak ada toleransi bagi seorang Muslim jika dia menyembah selain Allah, mempersembahkan kurban dan bernazar untuk selain-Nya, serta bentuk-bentuk ibadah sejenis yang sejatinya hanya khusus bagi Allah. Kecuali, jika dia berada di negara non-Islam dan dakwah Islam tidak sampai kepadanya. Dalam kondisi terakhir ini dia dimaklumi karena dakwah memang belum sampai kepadanya, bukan sekadar karena […]


Pertama, berdoa kepada selain Allah, yaitu kepada para wali dan orang-orang saleh untuk menghilangkan kesulitan, menyembuhkan penyakit, atau mengamankan perjalanan yang mengkhawatirkan, adalah kesyirikan terbesar yang membuat pelakunya keluar dari Islam. Allah Ta’ala berfirman, وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di […]


Berdoa kepada orang-orang mati dan orang-orang yang gaib (tidak ada) seperti para nabi dan wali serta selainnya semata atau (menyekutukan) bersama Allah adalah syirik besar meskipun pelakunya berpuasa, mengerjakan shalat, dan mengeluarkan zakat. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: وَلاَ تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لاَ يَنْفَعُكَ وَلاَ يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ […]


Berdoa kepada selain Allah adalah syirik besar, Allah Ta’ala berfirman: وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ لاَ بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ إِنَّهُ لاَ يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ “Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir […]


Sesungguhnya hanya Allah Ta`ala yang tidak diserang rasa kantuk dan tidur. Hanya Dia yang dapat mendengar doa manusia di mana pun mereka berada, dan memahami bahasa apa pun yang mereka gunakan. Bahkan Allah juga yang mengabulkan doa yang mereka sampaikan dalam kondisi apa pun, baik mereka adalah makhluk yang berakal atau bukan. Hanya Dia yang […]


Barangsiapa meminta bantuan kepada para wali sesudah mereka wafat atau pada saat mereka tidak hadir, maka ia termasuk orang musyrik besar, berdasarkan firman Allah Ta’ala: وَلاَ تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لاَ يَنْفَعُكَ وَلاَ يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلا رَادَّ […]


Asy-Sya’bi rahimahullah mengatakan, ما أدري أيهما أبعد غورا في جهنم : البخل أو الكذب “Aku tidak tahu mana di antara keduanya yang lebih jauh kedalamannya di neraka Jahanam, (dosa karena) bakhil (kikir) atau dusta.” [Masawiul Akhlaq lilKhoroithi 1/133]


Kewajiban ini merupakan pondasi yang menjadi penentu diterima atau tidaknya amalan seorang hamba. Tanpanya berbagai amalan seorang hamba bagaikan debu tanpa makna. Apa kewajiban tersebut? Mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala dalam segala bentuk peribadatan atau yang sering disebut dengan tauhid. Tauhid adalah kewajiban pertama dan ibadah yang paling agung, Allah mewajibkan tauhid ini kepada manusia […]


Pertama, tidak diragukan lagi bahwa syirik adalah dosa yang paling besar, bidah yang dibuat-buat adalah kejahatan yang paling buruk, dan zina adalah perbuatan maksiat dan termasuk dosa besar. Orang yang melakukan dosa-dosa di atas wajib menyingkir, menjauhi, memohon ampun kepada Allah, dan bertobat dari kejahatan-kejahatan yang dilakukannya karena telah melampaui batas. Mudah-mudahan Allah menerima tobatnya. […]


Jika Anda yakin bahwa orang yang menjadi imam itu meminta tolong kepada kuburan atau bernazar untuk mereka, maka Anda tidak boleh shalat sebagai makmumnya karena dia musyrik. Orang musyrik tidak sah menjadi imam dan shalatnya juga tidak sah. Karena itu, seorang Muslim tidak diperkenankan menjadi makmum baginya, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, وَلَوْ أَشْرَكُوا […]