Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Salat Istisqa’ dan shalat Idain (Idulfitri dan Iduladha) boleh dilaksanakan di lokasi ini. Namun akan lebih baik, jika dimungkinkan shalat ini dilaksanakan di lokasi lain. Perlu diketahui bahwa perayaan maulid merupakan bidah yang harus ditinggalkan, karena Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, Khulafaurrasyidin dan para sahabat lainnya radhiyallahu `anhum, serta para pengikut mereka pada tiga abad […]


Jawaban 1: Jika imam lupa melakukan takbir setelah takbiratulihram sampai dia membaca al-Fatihah , maka yang paling afdal baginya adalah meneruskan bacaan dan tidak kembali untuk melakukan takbir. Sebab, takbir adalah perbuatan sunah tanpa diperdebatkan oleh para ulama, sepanjang pengetahuan kami. Jawaban 2: Yang disunahkan adalah mengarahkan bagian dalam kedua telapak tangannya ke langit dan […]


Jawaban 1: Waktu gerhana bulan dan matahari dapat diketahui melalui perhitungan pergerakan benda langit. Dengan perhitungan ini juga dapat diketahui bentuk gerhana total atau sebagian. Ini tidak mengherankan, karena bukan termasuk hal gaib (tersembunyi) bagi setiap orang. Ini menjadi hal gaib bagi orang yang tidak mengetahui sistem perhitungan pergerakan benda langit. Namun, bagi orang yang […]


Pertama, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang pernikahan secara rahasia (diam-diam) dan memerintahkan untuk mengumumkan acara pernikahan. Resepsi dan tasyakur pindah ke rumah suami termasuk bentuk mengumumkan pernikahan. Dengan demikian, ini dianjurkan oleh agama. Kecuali, jika dalam acara tersebut terdapat nyanyian yang tidak baik, bercampurnya laki-laki dan perempuan, atau perbuatan haram lainnya. Kedua, hari raya […]


Salah satu tuntunan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah tidak memanggil untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha di masjid, ataupun untuk memberitahu hukum shalat. Tidak sepantasnya melakukan itu baik dengan mikrofon atau tidak. Sebab, waktunya telah diketahui bersama. Alhamdulillah. Allah Ta’ala telah berfirman, لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ […]


Allah Ta’ala memerintahkan untuk berzikir secara mutlak (tanpa dibatasi waktu) selama hari-hari Tasyriq, Allah berfirman, وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ “Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang” (QS. Al Baqarah : 203) Tidak disebutkan dalam Alquran ataupun Sunah penjelasan mengenai jumlah dan cara berzikir setelah melaksanakan shalat lima waktu, selama hari-hari Tasyriq. […]


Takbir mutlak terus dilakukan hingga waktu terakhir dari hari Tasyriq. Tidak ada perbedaan antara orang yang sedang melaksanakan haji atau tidak. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala, وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ “Supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan” (QS. Al Hajj : 28) Serta firman Nya, وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ […]


Salat Id adalah fardu kifayah, jika telah dilaksanakan maka sebagian yang lain tidak akan berdosa. Pada kontek kejadian yang ditanyakan, maka kewajiban menunaikan shalat Id telah dijalankan oleh jemaah yang awal. Orang yang ketinggalan shalat dan ingin mengqadhanya, maka hal itu dianjurkan. Caranya adalah shalat sunah Id seperti biasa, tanpa harus ada khutbah setelahnya. Ini […]


Jika kaum Muslimin menunaikan shalat Id atau istisqa` di tanah lapang di luar daerah mereka, maka tidak disyariatkan bagi orang yang mendatangi tempat tersebut untuk shalat sunah, baik itu tahiyyatul masjid maupun yang lainnya. Ini dalam rangka mengamalkan hadits Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu `anhuma, أن النبي صلى الله عليه وسلم خرج يوم […]


Kami tidak mengetahui ada doa khusus yang disyariatkan bagi kaum Muslimin ketika shalat Id atau di hari rayanya. Akan tetapi, kaum Muslimin disyariatkan membaca takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid, pada malam Idul Fitri dan Idul Adha hingga subuh keesokan harinya. Pada hari raya Idul Fitri, zikir tersebut berakhir hingga selesai khutbah shalat Id. Sedangkan pada […]


Dalam pelaksanaan shalat Id disyariatkan takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Takbir pertama adalah takbir iftitah (pembuka). Pada rakaat kedua disyariatkan takbir sebanyak lima kali, selain takbir bangkit dari sujud. Setiap takbir disyariatkan mengangkat kedua tangan. Disyariatkan juga membaca tahmid, tasbih, takbir, dan shalawat kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di sela-sela dua takbir. […]


Asal ibadah itu adalah tauqif (mengikuti perintah Allah). Hendaknya kita beribadah sesuai dengan perintah Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, baik kita mengetahui hikmah di balik ibadah tersebut maupun tidak. Khususnya tata cara shalat, puasa, dan haji. Dalam hal itu, akal tidak mempunyai peranan sama sekali. Di antaranya adalah ibadah yang telah disyariatkan […]