Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Tidak boleh berpuasa pada hari raya, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits sahih, mengenai larangan berpuasa pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Para ulama telah sepakat tentang keharamannya. Bagi orang yang terlanjur melakukannya wajib bertobat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak mengulanginya lagi. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad […]


Dengan kondisi yang telah disebutkan puasanya tetap sah, namun tidurnya sepanjang hari itu merupakan sebuah kelalaian. Apalagi Ramadhan adalah bulan mulia yang mesti dimanfaatkan oleh seorang Muslim untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti memperbanyak bacaan Alquran, mencari rezeki, dan menuntut ilmu. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Anda boleh meng-qashar shalat yang bilangannya empat rakaat ketika dalam perjalanan, dan menjamak Zuhur dengan Asar, atau Magrib dengan Isya, di salah satu waktunya. Anda juga boleh tidak berpuasa ketika melakukan perjalanan di bulan Ramadhan, namun wajib mengganti puasa yang Anda tinggalkan pada bulan Ramadhan, berdasarkan firman Allah Ta’ala, وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ […]


Ya, dia boleh tidak berpuasa ketika dalam perjalanan, sebagaimana dia dibolehkan meng-qashar shalat, baik dalam perjalanan maupun menetap di suatu daerah. Menetap di suatu daerah tidak menghilangkan hukum safar (perjalanan) dengan catatan bahwa dia menetap selama empat hari atau kurang. Jika dia berniat menetap lebih dari empat hari, maka dia tidak boleh meng-qashar shalat dan […]


Pertama, orang yang melaksanakan umrah pada bulan Ramadhan disunahkan untuk tidak berpuasa. Sebab, Allah telah memberikan rukhsah (keringanan) dalam hal ini dan Dia mencintai orang yang menjalankan rukhsah tersebut, sama seperti Dia membenci orang yang bermaksiat kepada-Nya. Namun, jika dia berpuasa pun tidak masalah. Kedua, Tidak diragukan lagi bahwa menetap di Makkah untuk melaksanakan shalat […]


Tidak berpuasa ketika melakukan perjalanan adalah rukhsah (keringanan) yang Allah berikan sebagai kemudahan bagi hamba-Nya. Jika penyebab rukhsah sudah tidak ada, maka secara otomatis rukhsah tersebut juga hilang. Orang yang tiba di daerahnya pada siang hari setelah melakukan perjalanan, maka dia wajib menahan diri (untuk tidak makan dan minum). Sebab, dia masuk dalam keumuman firman […]


Banyak hadits sahih baik yang berupa perkataan atau perbuatan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menunjukkan bahwa tidak berpuasa lebih utama bagi seorang yang bepergian, baik dia menemukan kesulitan ataupun tidak karena hukum puasa baginya boleh, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullah dari Hamzah bin `Amr al-Aslami bahwasanya dia berkata, يا رسول الله، […]


Seorang musafir boleh tidak berpuasa ketika melakukan suatu perjalanan yang (jarak tempuhnya) membolehkan qashar shalat, baik berjalan kaki atau dengan kendaraan apapun seperti mobil, pesawat terbang, atau lainnya. Tidak jadi soal apakah perjalanannya sangat meletihkan hingga membuatnya tidak mungkin berpuasa, ataupun tidak sama sekali. Tidak masalah apakah dia merasa haus dan lapar, atau tidak sama […]


Jika jarak antara kota tempat tinggal Anda dengan perkebunan seperti yang disebutkan di atas, maka Anda dibolehkan untuk tidak puasa di siang hari Ramadhan ketika melakukan perjalanan dan meng-qadha puasa yang Anda tinggalkan sebelum datang Ramadhan berikutnya, baik ketika musim dingin atau waktu lainnya. Ini berdasarkan keumuman dalil dari firman Allah Ta’ala , وَمَنْ كَانَ […]


Jika kondisinya seperti yang Anda sebutkan bahwa Anda melakukan perjalanan (dengan jarak) yang membolehkan Anda untuk meng-qashar shalat, kemudian di sela-selanya Anda berniat untuk menetap selama tiga hari, maka Anda dianjurkan untuk tidak berpuasa dan meng-qashar shalat yang bilangannya empat rakaat, selama tiga hari Anda menetap. Sebab, menetap selama masa tersebut tidak menghilangkan hukum safar […]


Tidak berpuasa ketika melakukan perjalanan adalah rukhsah (keringanan) yang Allah Jalla wa ‘Ala berikan sebagai kemudahan hamba-Nya dan dan menghilangkan kesulitan dari mereka. Mengambil rukhsah yang Allah berikan termasuk perbuatan yang dicintai oleh Allah Tabaaraka wa Ta’ala. Sebab, sesungguhnya Allah mencintai orang yang mengambil rukhsah yang diberikan-Nya, sebagaimana Dia membenci orang yang maksiat kepada-Nya. Jika […]


Jika jarak yang mereka tempuh dalam perjalanan membolehkan untuk meng-qashar shalat, maka dianjurkan bagi mereka untuk tidak puasa, namun wajib meng-qadha puasa yang ditinggalkan selama Ramadhan sebelum datang Ramadhan berikutnya. Ini berdasarkan keumuman firman Allah Ta’ala , وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ “Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia […]