Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Radaksi hadits tentang istikharah berbunyi, اللهم إن كنت تعلم أن هذا الأمر خـير لي في ديني ومعاشي “Ya Allah, bila Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik untukku, agamaku, kehidupanku.” Hadits tersebut menjelaskan bahwa Allah mengetahui dan Maha meliputi segala-segalanya. Seorang hamba tidak mempunyai sedikit pun dari ilmu tersebut, kecuali sesuai dengan apa yang diajarkan dan […]


Cara berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui pengucapan nama-nama-Nya adalah Anda berdoa kepada-Nya dengan satu nama dari Asmaul Husna atau lebih, seperti mengucapkan Yang Maha Pengasih, kasihilah aku Yang Maha Pengampun, ampunilah aku; dan seterusnya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


🌺🌼🌺🌼🌺🌼🌺🌼🌺 🔗 Silsilah Ambillah Aqidahmu Berdasarkan Al-Qur’an & As-Sunnah (Bahagian 48) 📝 Bab: Jihad, Wala&#…


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “أذن الله سبحانه لها في الأحيان بالتنفس فتحدث فيها الزلازل العظام فيحدث من ذلك لعباده الخوف والخشية والإنابة والإقلاع عن المعاصي والتضرع إلى الله سبحانه والندم.” “Adakalanya Allah Ta’ala memberikan izin kepada bumi pada sebagian kesempatan untuk bernafas sehingga terjadilah gempa bumi yang besar. Akhirnya memunculkan pada diri para hamba […]

Engkau Menangis, Aku Pun Ikut Menangis Mau dibikin-bikin dan dibuat-buat kuat, manusia tetap saja makhluk yang lemah. Menangis menjadi salah satu pembawaan yang tak terpisahkan. Pernah menangis, bukan? Sebab dan latar belakang menangis ada banyak macam. Tidak semua tangisan bisa disamakan. Minimal, ada tangis sungguhan dan ada tangis berpura-pura. Menurut Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma'ad (1/176), tangisan ada 10 macam. Tangis ketakutan, tangis kasihan, tangis karena cinta, tangis bahagia, tangis menahan sakit, tangis kesedihan, tangis karena lemah tak berdaya, tangis kemunafikan, tangis bayaran, dan tangis ikut-ikutan. Di sini, tangis suami atau istri yang hendak dibicarakan. Tangis yang menandakan cinta. Tangis yang dihapus dengan basuhan cinta. Apapun sebab tangisan itu. Ibnul Jauzi ( Shifatus Shofwah 1/233 ) menukil riwayat tentang sahabat Abdullah bin Rawahah yang sedang menangis. Mengetahui hal itu, istrinya ikut menangis. Abdullah bertanya, " Kenapa engkau menangis? " Istrinya menjawab, " Aku melihat dirimu menangis, maka aku pun ikut menangis karena tangisanmu " Istri yang luar biasa! Berusaha merasakan apa yang dirasakan suami. . Jika suami sedang susah, bukan malah menambah susah, namun ia memahami kesusahan suami. Apabila suami bersedih, ia berupaya membuatnya tertawa. Karena, sedihnya suami adalah sedihnya dia juga sebagai istri. Agar keharmonisan rumah tangga terjaga, chemistry suami istri haruslah dibangun sebaik mungkin. Dibuatlah frekuensi yang sama untuk saling memahami dan saling mengerti. Ritme dan irama dirancang senada. Langkah dan derapnya saling melengkapi. Bahkan, sekadar tatapan mata saja sudah bisa mewakili seribu kata. Al Imam An Nasa'i ( As Sunan Al Kubra no.9117 ) meriwayatkan cerita sahabat Anas bin Malik tentang Ibunda Shafiyyah, istri Nabi Muhammad ﷺ. Saat itu dalam sebuah perjalanan, unta yang dinaiki Ibunda Shafiyyah jalannya lambat. Sambil menangis, Ibunda Shafiyyah mengatakan kepada Rasulullah ﷺ yang sedang menyambutnya: " Anda membawaku dengan unta yang berjalan lambat " Kata Anas : فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ بِيَدَيْهِ عَيْنَهَا ، وَيُسْكِتُهَا " Rasulullah ﷺ pun mengusap air mata Ibunda Shafiyyah dengan kedua tangan beliau dan menenangkannya " Subhanallah! Suami yang baik adalah suami yang membasuh kesedihan istri. Ia selalu hadir di saat istri memerlukan. Tanpa diminta, suami adalah penopang agar istri tidak goyang. Ia lah tawa candanya, hingga istri tak merasa sepi. Ia pengisi ruang kosong dalam hidupnya. Suami harus menjadi pahlawan. Sebaliknya, jangan ada tangis pura-pura dalam rumah tangga. Sambil menangis bilang cinta, padahal di hati tidak suka. Katanya sayang, tetapi selalu menyakiti dengan kata-kata tanpa pikir panjang. Mengaku rindu, namun rindu yang menipu. Semoga Allah Ta'ala menjadikan cinta karena- Nya sebagai pondasi rumah tangga. Ke arah gerbang 303, 14 Rajab 1444 H/05 Februari 2023 t.me/anakmudadansalaf


Sebagian salaf menyatakan, قد زلزلت الأرض إن ربكم يستعتبكم “Sungguh bumi telah berguncang (terjadi gempa), sungguh Rabb kalian hendak memberikan kesempatan kepada kalian untuk bertaubat.” Miftah Daaris Sa’adah 1/221


Doa-doa yang disusun untuk belajar dan meraih kesuksesan, dan diklasifikasikan menurut kondisi siswa saat belajar merupakan doa bidah yang tidak ada dalil dari Alquran dan sunah Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam mengenai pengkhususannya untuk waktu-waktu tersebut. Ayat-ayat Alquran, hadits Nabi, atau atsar yang disebutkan dalam doa tersebut sejatinya diturunkan karena sebab-sebab tertentu baik sebab khusus […]


🔈💽 Pendusta Itu Lebih Buruk Dari Ahli Bid’ah 🎙Al-Ustadz Qomar Su’aidi حفظه الله 📥 Pautan audio rakaman (05:08): https://drive.google.com/file/d/1vaJpIV2Z4FO6qE6csVlf7XvPUZmVZqUT/view?usp=drivesdk…


Berzikir kepada Allah dengan membaca takbir dan yang lainnya saat terjadi kebakaran adalah disyariatkan. Hal itu dapat membantu memadamkan api atau mencegah bahayanya. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Maksudnya adalah membaca “Subhānallahi wa bihamdih (Maha Suci Allah dan dengan hanya memuji-Nya)” sebanyak 100 kali. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Anda harus berdoa kepada Allah Jalla wa `Ala agar Dia memudahkan Anda dalam melunasi hutang. Allah Ta`ala berfirman, ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al-Mu’min: 60) Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Asma Allah Ta’ala sifatnya “tauqifiyah” (harus ada dalilnya). Oleh karena itu, Allah tidak boleh dinamai kecuali dengan Asma-asma yang terdapat dalam Al-Qur’an atau diriwayatkan secara sahih dalam sunah Nabi. Dengan demikian, kata “al-Hannan” tidak termasuk Asma Allah Ta’ala. Ia hanyalah sifat fi’il (sifat dari kata kerja) yang artinya adalah: Yang Maha Penyayang. Ia berasal dari […]