Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Tidak pernah ada riwayat tentang doa ini dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam atau salah seorang shahabat. Doa tersebut terkenal di kalangan sufi yang berlebihan. Itu tidak sejalan dengan syariat karena bertentangan dengan dalil yang ada, di antaranya firman Allah Ta`ala, أَمْ مَنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ “(Apakah […]


Tindakan Umar mengumpulkan kaum muslimin untuk salat di belakang satu imam dilakukan berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Sesungguhnya Nabi pernah melakukan hal serupa di bulan Ramadhan, yaitu menjadi imam salat (tarawih) dengan makmum para shahabat. Di hari kedua dan ketiga, jumlah shahabat yang ikut salat semakin banyak. Hingga akhirnya di hari keempat, […]


Doa yang dilakukan oleh imam dan diamini oleh makmum setelah shalat adalah bid’ah. Akan tetapi, (yang seharusnya dilakukan) setiap orang adalah berdoa sendiri-sendiri tanpa mengeraskan suara dan tanpa mengangkat tangan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Amal perbuatan yang dilakukan seorang muslim harus sesuai dengan sunnah Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Doa-doa yang disebutkan di atas mengandung banyak sekali unsur-unsur bid`ah, seperti membaca Surat al-Ikhlash seratus kali, berdoa dengan keagungan rahasia Nabi Muhammad, rahasia antara Allah dan Nabi-Nya, dan unsur-unsur bid`ah lainnya. Atas dasar itulah, tidak boleh memohon dengan doa-doa dan […]


Doa yang disebutkan dalam pertanyaan adalah doa bidah (doa yang diada-adakan). Apa yang telah disebutkan, yaitu anjuran untuk menyebarkan doa ini dan janji-janji yang akan diberikan kepada orang yang mau berdoa dengan doa ini dan menyebarkannya, adalah bohong semua dan harus ditolak dan tidak disebarkan. Wallahu A`lam Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi […]


Membiasakan berdoa setelah selesai membaca Al-Quran termasuk bid’ah, karena hal itu tidak ada dalilnya. Adapun jika kadang-kadang berdoa dan tidak terus menerus, maka itu dibolehkan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Di antara sebab terbesar dikabulkannya doa adalah bertakwa kepada Allah `Azza wa Jalla. Allah Ta’ala berfirman, إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ “(Berkata Habil) :”Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Maaidah: 27) Selain itu, makanan, minuman, dan pakaian (sehari-hari) harus halal dan berasal dari usaha yang baik. Ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu […]


Semua tradisi yang dilakukan sebelum dan setelah kedatangan orang yang menunaikan ibadah haji seperti ini adalah munkar dan haram. Muslim tidak boleh melakukannya (berpartisipasi) atau menyetujuinya. Ini adalah perilaku Jahiliyah yang wajib dilarang dan ditinggalkan. Dasarnya adalah sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد “Siapa pun yang melakukan […]


Pertanyaan di atas menjelaskan perayaan sebelum dan sesudah perjalanan, termasuk tabuhan gendang, permainan seruling, nyanyian, dan bercampurnya lelaki dengan perempuan, ketika ada orang yang datang dari haji. Semua itu diharamkan karena mengandung banyak kerusakan dan bermacam-macam kemungkaran. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Perbuatan yang disebutkan di atas tidak diperbolehkan karena tidak ada dalilnya dan merupakan sarana menuju kesyirikan. Yang disyariatkan terkait hak Ka’bah al-Musyarrafah adalah menghadap ke arahnya ketika salat, tawaf di sekelilingnya, dan menghormatinya secara wajar, tanpa berlebih-lebihan dan tidak diiringi bid`ah. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Tidak ada dzikir baik dari ayat Al-Quran atau lainnya yang dilantunkan sebelum adzan. Sebab, tidak ada riwayat tentang hal ini dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Yang wajib adalah cukup mengikuti lafazh azan sesuai riwayat Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, yaitu seperti azan Bilal yang diterimanya dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam di Madinah. Adzannya […]


Semua yang disebutkan di atas termasuk bid’ah yang diada-adakan. Oleh karena itu, wajib meninggalkan dan melarangnya. Ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد “Siapa yang melakukan suatu perbuatan tidak berdasarkan urusan (agama) kami, maka perbuatan tersebut tertolak.” Beliau bersabda, كل محدثة بدعة، وكل بدعة ضلالة “Setiap […]