Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Wanita adalah bagian penting dari masyarakat manusia. Baiknya wanita akan membaikkan masyarakat dan sebaliknya. Bila wanita rusak, maka masyarakatnya pun akan menemui kehancuran. Karena itulah wanita harus terus beroleh bimbingan dan arahan sepanjang perjalanan kehidupan. Upaya ulama yang dahulu dan belakangan tidak kurang-kurang dalam hal ini, termasuk salah seorang alim rabbani yang walhamdulillah masih ada […]

Acapkali seorang pendidik -baik orang tua maupun guru- harus menghadapi anak didiknya dengan menjatuhkan hukuman. Tentu saja disertai harapan, tindakannya ini bisa menghentikan kesalahan sang anak. Alangkah baiknya bila setiap pendidik memerhatikan metode pengajaran yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sekarang, kembali kita telaah nasihat asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah. Ada […]

Pernikahan dalam Islam sebagai satu sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia memiliki banyak tujuan yang bermanfaat bagi insan. Di antara tujuannya yang paling agung adalah mendapatkan keturunan. Mengapa dikatakan paling agung? Karena anak-anak yang terlahir dari pernikahan yang syar’i akan melanggengkan keberadaan manusia di muka bumi, selama umur bumi masih ada. […]

Kisah ini terjadi setelah Bani Israil menyeberang lautan dan dihancurkannya patung anak sapi dari emas yang disembah oleh sebagian besar mereka. Kemudian, Bani Israil dibawa oleh Nabi Musa ‘alaihissalam menuju Tanah Air mereka yang telah dijanjikan oleh Allah ‘azza wa jalla untuk mereka, yaitu Palestina. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Hai kaumku, ingatlah […]

Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu mengatakan, “Islamnya ‘Umar adalah pembukaan, hijrahnya adalah kemenangan, dan kepemimpinannya adalah rahmat.” Pada edisi yang lalu telah dinukil sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengisyaratkan bahwa ‘Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhu tidaklah meninggal dunia kecuali setelah dia meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya. Pada edisi ini, kita akan menelusuri sebagian liku-liku […]

Bismillah. Pada Asy-Syariah edisi 94 halaman 42 dinyatakan, apabila lupa terkena najis, dimaafkan dan shalatnya sah. Akan tetapi, apabila lupa berwudhu, tidak dimaafkan dan shalat wajib diulang. Apa yang membedakan kedua hukum ini padahal penyebabnya sama, yaitu lupa syarat shalat? Apakah ada lupa yang dimaafkan dan yang tidak? Mohon penjelasan. Dijawab oleh al-Ustadz Abu Abdillah […]

Renungan Ketujuh Tak jarang, seseorang berpikir pendek ketika akan melakukan suatu perbuatan. Apalagi terdorong hawa nafsu, seolah ia menjadi buta karenanya. Yang penting tujuannya tersampaikan, meski kenikmatan sesaat. Ternyata perbuatan itu berbuntut panjang, penderitaan, kegelisahan, dan tanggung jawab di dunia ataupun akhirat. Asy-Syaikh Abdurahman al-Mu’allimi mengatakan, “Seseorang hendaknya merenungi apa yang menjadi harapan bagi […]

Di antara tradisi yang masih tersisa di tengah-tengah masyarakat Jawa ialah tradisi terkait kelahiran. Semenjak jabang bayi masih dalam kandungan, kaum tradisionalis Jawa telah melakukan sebuah prosesi yang disebut dengan tingkeban. Prosesi ini dilakukan saat janin berada dalam kandungan berusia tujuh bulan. Setelah janin yang masih di dalam perut sang ibu mendekati kelahiran, ditunaikanlah upacara […]

Abu Rafi’ radhiallahu ‘anhu berkisah, “Aku menyaksikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumandangkan azan seperti azan untuk shalat di telinga al-Hasan bin Ali ketika dilahirkan Fathimah.” Seputar Hadits Hadits di atas dikeluarkan oleh al-Imam Ahmad (6/9), Abu Dawud (5105), at-Tirmidzi, (1/286), al- Hakim (3/179), al-Baihaqi (9/305), dan Thabarani dalam al-Mu’jam al-Kabir (1/121/2). Seluruh […]

Ar-Rahmah adalah salah satu sifat Allah ‘azza wa jalla yang mulia, sempurna, dan terkandung dua nama dari nama-nama-Nya yang husna, yaitu ar-Rahman dan ar-Rahim. Sifat rahmah-Nya sangat luas, meliputi seluruh makhluk-Nya yang ada di langit dan di bumi. Allah ‘azza wa jalla mengabarkan kepada para hamba-Nya, “Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.” (al-A’raf: 156) Para […]

Manusia Hamba yang Terhormat Manusia adalah makhluk Allah ‘azza wa jalla yang paling terhormat di muka bumi ini karena Allah ‘azza wa jalla mengangkat martabat mereka serta memosisikan pada tempat yang tinggi dan terhormat di hadapan makhluk yang lain, memuji dan menyanjung mereka dalam banyak kesempatan. Merekalah yang telah dinobatkan oleh Allah ‘azza wa jalla […]

TENTANG KONTROVERSI BACAAN AL-QUR'AN DENGAN LANGGAM JAWA Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah ditanya tentang membaca al-Qur'an dengan langgam-langgam tertentu? Beliau menjawab : "Itu adalah BID'AH, tidak boleh didengar!!!" Thabaqat al-Hanabilah 1/57 al-Atsram berkata,  .Aku bertanya kepada Abu 'Abdillah al-Imam Ahmad bin Hanbal tentang membaca al-Qur'an dengan langgam-langgam/model/cara-cara tertentu? Al-Imam Ahmad rahimahullah menjawab : "Segala sesuatu yang muhdats (bid'ah) tidak membuatku kagum dengannya, kecuali kalau itu asli bawaan suara seseorang tanpa direkayasa " Thabaqat al-Hanabilah 1/67 'Abdullah putra al-Imam Ahmad mengatakan, "Aku mendengar ayahku (yakni al-Imam Ahmad, pen) ditanya tentang membaca al-Qur'an dengan cara/model/langgam?" Beliau menjawab : Itu adalah Muhdats (Bid'ah)!!! " Thabaqat al-Hanabilah 1/183 --------- ففي ( طبقات الحنابلة 1/57 ) : سئل أحمد عن القرآن بالألحان فقال: بدعة لا تُسمع . وفيه ( 1/67 ) : قال الأثرم : سألت أبا عبد الله ( الإمام أحمد ) عن القراءة بالألحان فقال: كل شيء محدث فانه لا يعجبنى إلا أن يكون صوت الرجل لا يتكلفه. وفيه أيضا ( 1/183 ) : قال عبدالله بن أحمد بن حنبل : سمعت أبي وسئل عن القراءة بالألحان فقال: محدث http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=28376 -------------- HUKUM MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN CARA SEPERTI YANG DILAKUKAN PARA PENYANYI al-'Allamah asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah ------------------ Tanya : "Apa pendapat Anda terkait dengan orang yang membaca Al-Qur'an dengan tangga-tangga nada yang menyerupai tangga-tangga nada lagu,bahkan memang diambil darinya?" Jawab: "Alhamdulillah. TIDAK BOLEH bagi seorang mukmin membaca Al-Qur'an dengan nada-nada nyanyian atau cara-cara yang dilakukan oelh penyanyi Namun, WAJIB untuk membaca Al-Qur'an sebagaimana cara bacaan para salafus shalih dari kalangan para shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para ulama yang mengikuti mereka dengan baik. Maka hendaknya dia membaca Al-Qur'an dengan BACAAN TARTIL, PENUH RASA TAKUT, dan KHUSYU' sehingga memberikan pengaruh dalam hatinya bacaan yang dia dengar, sehingga diapun merasakan pengaruhnya. Adapun bila dia membacanya seperti sifat dan cara-cara penyanyi maka TIDAK BOLEH." Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah 9/290 -------------------- HUKUM TANGGA-TANGGA NADA DALAM MEMBACA AL-QUR'AN al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah ----------- Tanya : "Banyak di kalangan para penuntut ilmu mempelajari apa yang dinamakan dengan tangga-tangga nada dalam (membaca) Al-Qur'an Al Kariim). Apa hukum mempelajari tangga-tangga nada tersebut?" Jawab : "Kita meminta kepada Allah keselamatan. Ini termasuk istilah para penyanyi. Ini adalah nada tangga nyanyian. Orang yang mempelajari hal ini,berarti dia ingin menjadikan kedudukan Al-Qur'an sebagai nyanyian. Mereka membaca Al Qur'an dengan kaedah-kaedah nyanyian. ولا حول ولا قوة الا بالله dari muhadharah : "Sebab-sebab Kecintaan Allah kepada hamba" Lihat http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=28376 ••••••••••••• Majmu'ah Manhajul Anbiya