Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

MERAIH SERIBU KEBAIKAN DALAM SEHARI Dari Sa'ad bin Abi Waqash Radhiallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda, كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَكْسِبَ، كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ حَسَنَةٍ؟» فَسَأَلَهُ …

Kisah Pencari Ilmu Yang Sejati Source: i.kinja-img.com Pada suatu hari Baqi’ bin Makhlad melakukan perjalanan dari Andalus menuju Baghdad dengan berjalan kaki, melewati daratan, lautan, serta gunung–gunung. Ketika itu umur beliau baru 20 tahun. Tujuan beliau melakukan perjala…

KERLIPAN INDAH Al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu’anhu berkata: ” Tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkanku kecuali seorang pemuda. Suatu kali aku ingin melamar seorang wanita, lalu aku meminta saran kepada pemuda tadi tentang wanita ini. Maka pemuda tadi berkata: “Wahai Amir, s…

MENGAMBIL PELAJARAN DARI SEEKOR SEMUT Al-Allaamah Ibnul Utsaimin rahimahullah berkata: Syaikh kami yang penyabar Abdurrahman As-Sa’diy rahimahullah mengkabarkan kepada kami: Bahwasanya beliau menyebutkan kisah tentang Al-Kisaa’i, seorang imam Ahli Kufah di bidang ilmu nahwu, bahwasanya …

Hukum Makan di Masjid Dari Abdullah bin Harits az-Zubaidi radhiallahu ‘anhu, ia berkata: كُنَّا نَأْكُلُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ الْخُبْزَ وَاللَّحْمَ ثم نصلي ولا نتوضأ “Dahulu di masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kami…

LANDASAN BATHIL AHLI TAMYII' YANG MENYELISIHI AHLU SUNNAH [ BAGIAN 1 ] Para Mumayiin mempunyai beberapa landasan yang menyelisihi Ahlu Sunnah wal Jamaah dan diantaranya adalah: TIDAK MENGINGKARI, TIDAK MENCELA dan TIDAK MENGHARUSKAN pada permasalahan yang masih ada khilaf diantara Ul…

FATWA-FATWA PENDIDIKAN ANAK KAMI NASEHATKAN KEPADAMU UNTUK TERUS MENERUS MENASEHATI ANAK-ANAKMU Fatwa no 21596 Al-lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-Ilmiyyah wa Al-Ifta' ditanya : Saya sampaikan kepada kalian bahwa saya sudah mencapai usia tua, sedangkan saya mempunyai dua anak laki-laki k…

SIKAP UMAT ISLAM TERHADAP PENGEBOMAN BRUSSEL BELGIA Asy-Syaikh Salim Bamuhriz hafizhahullah المحد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين. Amma ba’du: Orang-orang yang suka berbuat jahat dan melakukan makar, serta tindakan-tindakan terorisme, mereka…

MEMULIAKAN TETANGGA Tetangga adalah Orang yang Tinggalnya Berdekatan dengan Kita. Ia memiliki Hak untuk Dimulyakan, Dijaga Haknya dan Tidak Diganggu (Disakiti). Sebagian Ulama di antaranya al-Imam anNawawy Rahimahullah menjelaskan bahwa berdasarkan Kedekatannya, Tetangga terbagi menjadi 4, yaitu : 1). Orang yang tinggal satu rumah dengan kita. 2). Orang yang rumahnya berdampingan dengan rumah kita. 3). Orang yang rumahnya dalam radius 40 rumah dari rumah kita. 4). Orang yang tinggal dalam satu negeri dengan kita. Semakin dekat, semakin besar haknya sebagai tetangga. Tetangga, meski seorang yang kafir, ia memiliki Hak untuk dimulyakan sebagai tetangga dalam Islam. Sahabat Nabi Abdullah bin Amr bin al-Ash Radhiyallahu Anhu ketika disembelihkan kambing untuknya berkata : Sudahkah kamu menghadiahkan kepada tetangga kita Yahudi? Saya mendengar Rasulullah Shollallaahu Alaihi Wasallam Bersabda: Senantiasa Jibril mewasiatkan kepadaku terhadap tetangga, sampai-sampai aku mengira bahwa ia akan memberikan hak waris kepadanya. (H.R alBukhari dalam Adabul Mufrad no 105). Minimal, seseorang harus menjaga dirinya untuk tidak Mengganggu, Menyakiti atau Mendzhalimi tetangganya. Sebagaimana dalam lafadz riwayat yang lain: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ Dan barangsiapa yang Beriman kepada Allah dan hari akhir janganlah Menyakiti tetangganya. (H.R Abu Dawud). Dosa mendzhalimi tetangga lebih besar dibandingkan mendzhalimi orang lain. Rasulullah Shollallaahu Alaihi Wasallam bersabda: لَأَنْ يَسْرِقَ الرَّجُلُ مِنْ عَشْرَةِ أَبْيَاتٍ أَيْسَرُ عَلَيْهِ مِنْ أَنْ يَسْرِقَ مِنْ جَارِهِ Seandainya seseorang mencuri pada 10 rumah, itu lebih ringan dibandingkan mencuri dari tetangganya. (H.R Ahmad dan atThobarony, al-Haitsamy menyatakan bahwa perawi-perawinya terpercaya). Nabi Muhammad Shollallaahu Alaihi Wasallam ditanya: Wahai Rasulullah! Sesungguhnya seorang wanita melakukan sholat malam, berpuasa di siang hari, melakukan ini dan itu, serta bershodaqoh, tetapi ia menyakiti tetangga dengan lisannya? Rasulullah Shollallaahu Alaihi Wasallam bersabda: Tidak ada kebaikan padanya. Ia termasuk penduduk Neraka. Para Sahabat berkata: sedangkan seorang wanita lain melakukan sholat wajib dan bershodaqoh dengan beberapa potong keju tetapi ia tidak pernah menyakiti siapapun? Rasulullah Shollallahu Alaihi Wasallam bersabda: Dia termasuk penghuni Surga. (H.R al-Bukhari dalam Adabul Mufrad no 119). Tingkatan yang lebih utama lagi dibandingkan sekedar tidak mengganggu tetangga adalah Berbuat Baik kepada tetangga. Memberikan bantuan kepada mereka. Hak tetangga di antaranya: Jika mereka butuh pinjaman, pinjamkanlah, jika mereka butuh pertolongan tolonglah, jika sakit jenguklah, jika meninggal iringi jenazahnya, jika mendapat kebaikan berikan ucapan selamat dan turut senang (tidak dengki), jika mendapat musibah hiburlah, jika ada kelebihan makanan berilah hadiah, jika membeli makanan dan tidak mampu untuk dihadiahkan, masukkan ke dalam rumah secara diam-diam (tidak menampakkan di hadapannya), jangan membangun bangunan yang menghalangi aliran udara untuknya kecuali jika diijinkan (hadits-hadits tentang ini lemah, namun kata Ibnu Hajar karena perbedaan (banyaknya) jalur periwayatan menunjukkan bahwa hal itu memiliki asal. (Fathul Baari (10/446)). Pemulyaan terhadap tetangga bertingkat-tingkat serta berbeda pada tiap orang dan keadaan. Adakalanya hukumnya Fardlu ‘ain (Wajib), bisa juga Fardlu kifayah, dan bisa pula mustahab (Sunnah). ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Dikutip dari Buku 40 HADITS PEGANGAN HIDUP MUSLIM (Syarh Arbain anNawawiyah). Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah. ===================== http://telegram.me/alistiqomah

MENJAGA LISAN Seseorang yang menjaga Lisannya tidak berkata kecuali Perkataan yang Baik, Ucapan yang Haq, Adil dan Jujur. Jika Seseorang senantiasa Menjaga Lisannya, niscaya Allah akan senantiasa Membimbing dia pada Perbuatan-perbuatan yang Baik dan Mengampuninya. يَا أَيُّهَا الَّذِي…

Masuk Masjid dan Mendapati Jamaah Salat sedang Tasyahud, Apakah Dia Harus Menunggu atau Langsung Mengikuti Jamaah? Pertanyaan Ketujuh dari Fatwa Nomor7371 Pertanyaan 7: Orang yang sempat mengikuti tasyahud akhir sebelum imam salam, apakah dia terhitung mendapatkan keutamaan salat berjama…

Buang Penat Dalam Tugas Dengan Ikhlas! Oleh : Abu Nasim Mukhtar “iben” Rifai La Firlaz Anggap saja tulisan ini sebagai cara saya untuk menyapa Panjenengan semua.Hanya beberapa dari Panjenengan yang pernah saya berjumpa dan bertemu dengannya.Selain itu,hanya sekedar mengetahui …