Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Terdapat dalil yang diriwiyatkan dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwasanya ia membaca (jahr) dalam dua rakaat shalat subuh dan dua rakaat pertama pada shalat Magrib dan Isya dan ia membaca secara sirr (tidak bersuara) dalam shalat Zuhur dan Asar, rakaat ketiga shalat Magrib, dan dua rakaat terakhir shalat Isya. Jahr adalah apa yang dibaca […]


Apabila kenyataannya seperti yang disebutkan, maka apa yang dilakukan sang imam dalam bacaan tersebut adalah kesalahan dan kelupaan. Allah Azza Wa Jalla telah menghapus dosa umat ini akibat salah dan lupa. Shalat tersebut tetap sah dan tidak mesti diulang apabila hal seperti itu terjadi pada imam atau makmum, tetapi ia harus menyempurnakan shalatnya karena (sesuai) […]


Surah tidak boleh dibaca sebelum al-Fatihah dalam shalat karena ini menyalahi sunah Rasulullah Shallallahu ‘Alai Wa Sallam bahwa ia bertakbir takbiratul ihram kemudian membaca doa iftitah, berlindung diri kepada Allah dari setan terkutuk, membaca bismillah, membaca al-Fatihah kemudian ia dan orang yang di belakangnya mengucapkan: Amin, pada shalat Jahr (dengan bacaan keras) kemudian setelah itu […]


Apabila seorang imam atau orang yang shalat sendiri lupa membaca al-Fatihah dan setelah rukuk dia ingat, maka ia wajib berdiri kembali dan membaca al-Fatihah serta beberapa ayat Al-Qur’an jika hal itu terjadi sebelum tasyahud awal. Namun, jika hal itu terjadi setelah tasyahud awal, maka ia wajib membaca al-Fatihah saja kemudian rukuk dan menyempurnakan shalatnya serta […]


Jika seorang Muslim bisa mempelajari bahasa Arab, maka dia wajib mempelajarinya agar bisa membaca zikir-zikir dalam shalat, baik membaca Al-Qur’an, takbir atau doa-doa yang lain dengan bahasa Arab. Jika tidak bisa mempelajarinya, maka dia boleh melaksanakan shalat sesuai kemampunya dan membaca zikir-zikir dalam shalat dengan bahasanya serta kewajibannya membaca Al-Qur’an gugur karena dia tidak mampu. […]


Dalam shalat jahriyah (dengan suara keras) seorang makmum hanya membaca al-Fatihah di sela-sela imam diam lalu mendengarkan bacaan imam saja. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala, وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ “Dan apabila al-Quran dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-A’raf: 204) Adapun dalam shalat […]


Makmum wajib membaca surah al-Fatihah pada jeda bacaan imam, baik dalam shalat Jahr maupun Sirr (suara bacaannya pelan), berdasarkan sabda Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam, لا صلاة لمن لم يقرأ بفاتحة الكتاب “Orang yang tidak membaca surah al-Fatihah salatnya tidak sah.” Apabila imam tidak memberikan jeda bacaan dalam shalat Jahr, maka makmum wajib membaca […]


Tidak ada pertentangan antara hadis tentang wajib membaca surah al-Fatihah dalam shalat dan hadis tentang mendapati rakaat dengan rukuk karena makmum yang masbuk (tertinggal) tidak wajib membaca al-Fatihah akibat waktu membacanya telah lewat, yaitu saat berdiri. Al-Fatihah merupakan rukun setiap rakaat dalam shalat bagi imam atau orang yang shalat sendiri dan wajib bagi makmum, tetapi […]


Jika Anda sebagai makmum dan ragu atau lupa membaca al-Fatihah, maka Anda tidak wajib mengulang shalat karena bacaan imam sudah mewakili bacaan Anda. Namun, jika Anda sebagai imam atau shalat sendiri dan ragu atau lupa membaca al-Fatihah sedangkan Anda dalam keadaan berdiri sebelum rukuk, maka Anda wajib membaca kembali al-Fatihah sebelum rukuk. Jika Anda ingat […]


Hadis tersebut dilaksanakan secara zahir seperti yang disebutan. Ibnu al Qayyim rahimahullah Ta’ala berkata setelah menyebutkan hadis tersebut dalam kitabnya “Zad al-Ma’ad” juz:3, hal: 29 sebagai berikut: Di antara faedah hadis ini adalah jika seorang hamba berta’awwudz (berlindung) dari gangguan setan yang terkutuk lalu meludah ke arah kiri, maka hal itu dibolehkan dan tidak membatalkan […]


Dalam hadis terdapat beberapa sifat doa istiftah, seperti: “Allahu akbar kabiira wa-l-hamdulillah katsiira wa subhaanallahi bukrata wa ashiila” sekali saja. Setelah itu orang yang salat disyariatkan membaca istiadzah (ta’awudz), basmalah kemudian al-Fatihah. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Menurut pendapat yang benar, basmalah tidak termasuk bagian dari surah al-Fatihah atau surah lainnya, tetapi dia adalah ayat Al-Qur’an terpisah yang terdapat dalam surah an-Naml, sebagaimana dalam firman Allah Ta’ala, السَّورَةَ مِنْ سُلْمَانَ وَإِنَّهَا (محتواها): “بذكر بسم الله الرحمن الرحيم “Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah […]