Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Apabila khatib sudah mulai menyampaikan khutbahnya pada hari Jumat, maka diwajibkan untuk diam dan dilarang berbicara, karena berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, إذا قلت لأخيك والإمام يخطب: أنصت، فقد لغوت “Jika engkau berkata kepada temanmu ‘diamlah!’ pada hari Jumat, saat imam sedang berkhutbah, maka engkau telah berbuat sia-sia” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim). […]


Membaca shalawat dengan suara yang keras pada saat khatib berkhutbah, merupakan perkara bid’ah yang tidak ada dalilnya. Yang diwajibkan adalah justru seorang Muslim membaca shalawat dengan suara yang pelan, ketika nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disebut. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Yang diwajibkan adalah diam tidak berbicara pada saat khutbah Jumat, karena perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang melarang berbicara dan bergerak pada saat itu. Oleh sebab itu, tidak diperbolehkan bertasbih dan tidak juga menggunakan tasbeh pada saat khutbah disampaikan. Di luar waktu tersebut, menggunakan tasbeh untuk menghitung jumlah tasbih boleh, asalkan itu tidak diyakini […]


Maksud dari larangan mengusap kerikil pada saat khatib menyampaikan khutbah Jumat itu adalah tidak bermain tanah, tidak bergerak, tidak berbicara dan hanya fokus mendengarkan khutbah Jumat, karena aktifitas seperti itu akan menghalangi untuk menyimak khutbah dan tidak bisa mengambil faedah dari isi khutbah. Meskipun demikian, larangan ini tidak mencakup apa yang disebutkan dalam pertanyaan, karena […]


Semua orang yang menghadiri pelaksanaan shalat Jumat, wajib diam dan menyimak khutbah yang disampaikan khatib, serta tidak boleh sibuk berbicara yang bisa menghalanginya untuk mendengarkan khutbah, termasuk bacaan istighfar, dzikir dan lain sebagainya, karena larangan berbicara ketika khatib sedang berkhutbah itu bersifat umum. Dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah hadits riwayat Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, […]


Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa memutuskan untuk mengeluarkan fatwa berikut: Dalam masalah ini terdapat beberapa hadis marfu` dan beberapa perkataan sahabat yang berstatus mawquf. Di antaranya: 1 – Hadis Zaid bin Arqam radhiyallahu `anhu : أن معاوية بن أبي سفيان رضي الله عنه سأله: هل شهدت مع رسول الله صلى الله عليه وسلم عيدين […]


Di antara syarat sah shalat Jumat adalah didahului oleh dua khutbah Jumat yang harus disampaikan secara langsung dan tidak cukup sekedar disimak melalui kaset. Mengenai orang yang cakap membaca Al-Qur’an, cukuplah imam yang bacaannya dalam shalat bagus. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Pada dasarnya seorang khatib mengangkat kedua tangannya ketika berdoa di atas mimbar tidak disyariatkan kecuali dalam doa istisqa’. Selain itu tidak ada dasarnya, karena mengangkat kedua tangan dalam berdoa adalah ibadah. Hal itu tidak dibenarkan melainkan dengan ketetapan yang bersumber dari syariah. Tidak ada riwayat yang sahih dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam bahwa beliau […]


Seorang imam boleh berdoa pada khutbah pertama dan kedua untuk jamaah shalat, kaum Muslimin dan untuk para pemimpin kaum Muslimin, dan makmum dibolehkan mengamini doa yang dibacakan dalam khutbah. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Khutbah Jumat tidak terbatas pada profil seseorang. Namun, khutbah mencakup perintah bertaqwa kepada Allah, nasihat yang baik, dan penjelasan mengenai hal-hal yang dibutuhkan umat dalam urusan agama mereka. Apabila biografi seseorang yang baik disebutkan sebagai contoh dan motivasi untuk menjadi teladan yang baik, maka hal itu dibolehkan, tetapi khutbah hendaknya tidak sebatas demikian. Wabillahittaufiq, wa […]


Petunjuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam berkhutbah adalah bahwa ia berkhutbah pada hari Jumat di atas mimbar sejak mimbar dibuat. Ketika naik mimbar, ia menghadap kepada jamaah seraya mengatakan: “Assalamualaikum.” Ketika ia berkhutbah, kedua matanya memerah, suaranya meninggi, dan rasa amarahnya bangkit. Seolah-olah ia sedang memperingatkan sebuah pasukan dan mengatakan “Musuh kalian akan datang […]


Sesuai sunah, seorang khatib menyampaikan khutbah di atas mimbar mengikuti Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Tinggi mimbar sedang sekadar dapat membantu menyampaikan khotbah kepada jamaah dan memudahkan mereka melihat khatib. Seorang khatib memegang tongkat dan sejenisnya sebagai alat untuk bersandar itu disyariatkan jika tidak ada mimbar. Hal itu untuk membuat khatib lebih tenang dan mengurangi […]