shalat

Mengucapkan Shalawat Dengan Suara Keras Pada Saat Khatib Berkhutbah

Fatwa Ulama
Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
April 9, 20231 min read
Mengucapkan Shalawat Dengan Suara Keras Pada Saat Khatib Berkhutbah

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →
Pada saat khatib menyampaikan khutbah Jumat, khususnya pada saat ia menyebut Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, umpamanya ketika sang khatib membaca ayat:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya" (QS. Al Ahzab: 56) Maka dengan serempak dan suara yang nyaring para hadirin mengucapkan, "Allaahumma shalli `alaihi wa 'ala aalihi". Apakah hal ini termasuk perkara bid'ah, atau justru berdasarkan sabda mahluk Allah yang terbaik, yaitu Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, maupun berdasarkan riwayat dari sahabatnya?
HomeRadioArtikelPodcast