Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Pertama, Anda tidak berdosa atas apa yang Anda rasakan ketika tidur, yaitu perasaan adanya seseorang yang menggauli Anda sebagaimana seorang suami menggauli isterinya, karena dosa dihapuskan dari orang yang sedang tidur. Namun, jika keluar air mani yang telah dikenal maka Anda harus mandi. Anda juga harus memberikan kesempatan suami Anda untuk menggauli sesuai kemampuan agar […]


Yang wajib dilakukan oleh kedua pasangan ini adalah bergaul dan bersikap baik kepada pasangannya. Sang suami tidak boleh bersikap buruk dengan ucapan-ucapannya kepada isterinya, dan disisi lain sang isteri tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Jadi, kedua belah pihak harus sama-sama bertakwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan mentaati batas-batas ajaran-Nya. Semoga […]

Kemudian Beliau Tertawa Baiknya memang sering-sering membaca kisah kesabaran Nabi Muhammad ﷺ. . Ibarat tanaman, kisah-kisah itu adalah airnya. Sementara kita, bagai tanaman yang akan kering lalu mati tanpa air. Kesabaran dapat berkurang kualitasnya. Bisa tergerus lalu habis. Bisa menyusut dan surut. Maka, agar sabar tidak menurun, harus disuntik dengan kisah-kisah Nabi Muhammad ﷺ yang menakjubkan. Kisah tentang itu sangat banyak! Anas bin Malik ( Bukhari 3149 Muslim 1057 ) pernah menemani Nabi Muhammad ﷺ berjalan-jalan. Saat itu, pakaian dari negeri Najran yang dikenakan. Bagian tepi kainnya kasar. Pakaian itu menutupi bagian atas tubuh Nabi Muhammad ﷺ. Dari arah belakang, seorang Arab badui menyusul. Seolah sengaja mengejar. Tanpa kata-kata, tiada kalimat pembuka, badui itu menarik keras pakaian Nabi Muhammad ﷺ. Kata Anas, " Saya perhatikan, bagian leher Nabi Muhammad sudah memerah lecet, terkena bagian tepi kain yang kasar. Saking kerasnya badui itu menarik " Tidak berhenti di situ. Seakan belum merasa cukup, badui itu berbicara tanpa kesopanan. Bukannya memanggil dengan : wahai Rasulullah, atau wahai Nabiyullah, atau panggilan hormat lainnya, badui itu langsung menyebut nama , " He, Muhammad!' Apa yang dimaukan si badui? " He, Muhammad! Suruh orangmu untuk memberikan kepadaku harta milik Allah yang ada padamu! ", bentaknya. Kira-kira, jika hal itu terjadi pada kita, apa yang akan kita lakukan? Oh, bukankah malah sudah pernah terjadi, bahkan beberapa kali? Bayangkan! Ada orang tidak dikenal, melukai dan menyakiti, sikapnya kasar, bahasanya tanpa etika, lalu ia meminta harta secara paksa. Oh, tak perlu sampai separah itu. Ada yang berbicara kasar, marah langsung tak terkendali. Ada dendam yang sulit padam, karena pernah disakiti. Ingin membalas berlebih bila ada yang memaki. Mari belajar sabar dari Nabi Muhammad ﷺ dari kisah di atas. Anas bin Malik melanjutkan kisahnya. Setelah si badui menarik keras pakaian Nabi, melukai, dan berkata kasar, Nabi Muhammad ﷺ justru : فَالْتَفَتَ إلَيْهِ فَضَحِكَ " Nabi Muhammad menoleh ke belakang. Kemudian Beliau tertawa " Setelah mengetahui orang itu datang dari pemukiman badui, orang Arab gunung yang memang kulturnya apa adanya, budayanya yang bersikap blak-blakan, dan adat mereka yang suka berterusterang, Nabi Muhammad ﷺ justru tertawa. Bahkan, Nabi Muhammad ﷺ memerintahkan agar orang badui itu diberi apa yang ia mau. Tertawa di sini bukan untuk menghina. Tidak bertujuan merendahkan. Beliau tertawa karena senang, geli, dan terhibur. Sebenarnya, banyak orang di sekitar kita yang berperilaku dan berperangai badui. Pandanglah mereka sebagaimana Nabi Muhammad memandang. Bersikaplah dengan sabar. Ibunda Aisyah ( Tirmidzi 2016) bercerita tentang sifat Nabi Muhammad ﷺ : ولا يَجْزِي بالسيئةِ السيئةَ، ولكن يَعْفُو ويَصْفَحُ " Tidak pernah membalas keburukan, dengan keburukan. Akan tetapi beliau memaafkan dan mengampuni " Semoga saja sifat sabar kita semakin meningkat. Lebih baik dan lebih berkualitas. TRK, 10 Jumadal Akhir 1444 H/02 Jan 2023 http://t.me/anakmudadansalaf


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata: إذا رأيت مُصاباً في عقله أو بدنه، فبكيت رحمةً بهِ، فهذا دليلٌ على أنَّ الله تعالى جعل في قلبك رحمة، وإذا جعل الله في قلب الإنسان رحمةً كان من الرُّحماء الذين يرحمهم الله عزَّ وجل. “Apabila engkau melihat orang yang tertimpa musibah pada akal dan badannya, lalu engkau […]


Seorang isteri wajib taat kepada suaminya dalam melaksanakan perbuatan-perbuatan baik. Oleh karena itu, wajib baginya untuk tidak memotong rambut sebagai tanda ketaatan kepada suaminya karena itu termasuk tindakan kebaikan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Jika faktanya seperti yang telah disebutkan, maka nasihatilah dia dan jelaskan kepadanya dengan lemah lembut tentang hak-hak suami terhadap istri dan hak-hak anak terhadap seorang ibu. Juga jelaskanlah bahwa keluar rumah tanpa seizin suami itu tidak diperbolehkan. Gunakalah taktik dan sikap yang lembut dalam membimbingnya agar dia mau mengerjakan kewajibannya. Anda sendiri harus menunaikan kewajiban […]


Pertama: Hendaknya seorang perempuan menjaga shalat malam dan mengajak suaminya untuk melaksanakannya juga. Abu Dawud dan an-Nasa’i meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, رحم الله رجلا قام من الليل فصلى وأيقظ امرأته، فإن أبت نضح في وجهها الماء، رحم الله امرأة قامت من الليل فصلت وأيقظت زوجها، فإن أبى نضحت في وجهه الماء […]


Jika keadaannya adalah seperti yang disebutkan maka ia tidak mendapatkan dosa karenanya, tapi ia wajib menasehati suaminya. Jika suaminya bertaubat maka alhamdulillah, tapi jika ia enggan dan terus melakukan kemaksiatannya maka hendaknya isterinya menuntut talak guna menjauhi kemungkaran itu. Jika suaminya menolaknya maka hendaknya ia mengadukan masalah itu kepada pengadilan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina […]


Anda harus mentaati suami dalam hal kebaikan. Jika tindakan suami Anda mengajak bergadang dapat melewatkan salat Subuh pada waktunya atau menyebabkan Anda menyaksikan kemungkaran maka janganlah Anda mentaatinya. Adapun jika tidak, maka wajib mentaatinya meskipun dapat mengakibatkan terlewatnya salat malam, karena ibadah ini sunah sementara ketaatan terhadap suami adalah wajib. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina […]


Seorang istri tidak boleh menolak jika suami mengajaknya ke tempat tidur kecuali ada uzur yang sesuai syariat seperti haid misalnya. Dalam kitab Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu `anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إذا باتت المرأة هاجرة فراش زوجها لعنتها الملائكة حتى ترجع “Apabila seorang isteri di waktu malam […]


Hak masing-masing suami-istri sangat besar. Masing-masing harus memenuhi kewajibannya sesuai dengan tuntunan agama. Jika apa yang Anda lakukan tersebut bukan atas kemauan Anda, maka kami berharap hal itu tidak berakibat dosa. Namun, apabila hal itu dengan kemauan Anda, berarti Anda berdosa. Anda harus bertobat, meminta ampun kepada Allah Ta’ala, dan memperbanyak doa untuk suami Anda. […]


Pertama, kewajiban perempuan di rumah suaminya adalah memasak, mencuci pakaian dan alat makan, membersihkan rumah dan tempat tidur, dan sebagainya. Hal itu bervariasi sesuai tingkat kehidupan, kebiasaan, dan adat masing-masing orang. Kedua, suami tidak berhak mencegah istrinya untuk membeli aksesoris pakaian dan makanan dari uang pribadi istrinya, kecuali jika boros dan membeli barang haram, maka […]