Mana Yang Didahulukan Antara Haji Dan Melunasi Hutang


Ringkasan Artikel
Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.
Login sekarang →✈ MANA YANG DIDAHULUKAN ANTARA HAJI DAN MELUNASI HUTANG💰
✒Fadilatus Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله تعالى.
☎السائل:
أنا إنسان متزوج، وأريد أن أحج لكن عليَّ دين، هل يصح لي أن أحج، أم لا؟
🌐Aku seorang yang sudah menikah dan ingin melaksanakan ibadah haji.
Akan tetapi aku mempunyai tanggungan hutang.
Apakah hajiku dibenarkan atau tidak
(dalam keadaan seperti ini)?
📌الجواب:
الأفضل لمن عليه الدين أن يقضي الدين أولاً.
💰📝
Yang lebih utama bagi yang mempunyai tanggungan hutang adalah dia melunasi hutang-hutangnya terlebih dahulu.
📌لماذا؟
لأن الحج لا يجب على الإنسان الذي عليه دين.
وإن كان في يده مال يستطيع أن يحج به، هو كالإنسان الذي ليس عنده مال.
✅Mengapa demikian❓
Karena ibadah haji tidaklah wajib bagi orang yang mempunyai tanggungan hutang.
Walaupun ada uang di tangan yang dapat berhaji dengan uang tersebut, namun (hakikatnya) dia seperti orang yang tidak mempunyai uang
(karena sebab tanggungan hutangnya).
📌والدين قضاؤه واجب، والحج على المدين، ليس بواجب.
فلا ينبغي للإنسان أن يقدم ما ليس بواجب على ما كان واجباً.
❌Melunasi hutang hukumnya wajib, sedang melaksanakan ibadah haji bagi yang mempunyai tanggungan hutang tidaklah wajib.
Maka tidak sepantasnya seseorang mendahulukan yang tidak wajib di atas perkara yang wajib.
📌فنقول: لا تحج، حتى تقضي الدين الذي عليك.
ودرهم تصرفه في دين عليك خير من درهم تصرفه في حج لا يجب عليك.
✋❌
Kami katakan
“Janganlah kamu berhaji sampai kamu menyelesaikan tanggungan hutangmu itu.
Dan uang yang kamu pergunakan untuk melunasi hutangmu, itu lebih baik daripada melaksanakan ibadah haji yang tidak wajib (karena ketidak mampuan).
📚المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [14]
📚Sumber:
Silsilah Liqoat Albabul Maftuh 14.
رابط المقطع الصوتي
🖊 Tim Redaksi
🔰 UKHUWAH ANAK KULIAH