Artikel Akhlak

Berbakti Kepada Orang Tua Meskipun Telah Wafat

Ukhuwah Anak Kuliah
Ukhuwah Anak Kuliahby timartikel
February 21, 20202 min read
Berbakti Kepada Orang Tua Meskipun Telah Wafat

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →

✍Dari shahabat Abu Usaid as-Sa’idi radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

 

بَيْنَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – إِذْ جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِيْ سَلَمَةَ فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ: هَلْ بَقِيَ مِنْ بِرٍّ أَبَوَيَّ شَيْءٌ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا؟ فَقَالَ: “نَعَمْ: الصَّلَاةُ عَلَيْهِمَا، وَالاِسْتِغْفَارُ لَهُمَا، وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا، وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِيْ لَا تُوْصَلُ إِلَّا بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيْقِهِمَا »

 

“Ketika kami sedang duduk-duduk di sekitar Rasulullah , tiba –tiba datang seorang laki-laki dari Bani Salamah seraya mengatakan, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada suatu amalan yang dapat aku kerjakan untuk berbakti kepada kedua orang tuaku setelah mereka wafat?’

 

🔊 Rasulullah menjawab: “Tentu. (engkau) mendoakan kedua orang tuamu, memintakan ampun untuk keduanya, menunaikan janji (wasiat-wasiat) keduannya setelah mereka wafat, menyambung hubungan silaturrahmi kepada karib kerabatnya yang (sering) melakukan hubngan silaturahmi dengan keduanya (semasa hidupnya), dan memuliakan sahabat-sahabatnya.”

 

📚 (HR. Abu Dawud no. 5142, Dhaif)

 

☝🏻Setelah dicek status hukum hadits yang disebutkan di dalam fatwa di atas, ternyata hadits tersebut Dhaif. Namun, makna hadits tersebut shahih (benar) sebagaimana di dalam dalil yang lain. Al-Imam al-Bukhari di dalam al-Adabul Mufrad mengatakan, “Bab disyariatkannya berbuat baik kepada kedua orang tua setelah keduanya wafat.” Kemudian beliau membawakan beberapa hadits, diantaranya ⤵

 

عن أبى هريرة – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ: (إِذَا مَاتَ العبدُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُه إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ)

 

✍🏻 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Ketika seorang hamba meninggal dunia, terputuslah darinya amalan-amalannya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak shalih yang mendo’akan kebaikan kepadanya.”

 

📚 (HR. Bukhari no.38 di dalam kitab Al Adabul Mufrad, Shahih).

 

⤵⤵⤵

 

عن أبى هريرة – رضي الله عنه – قال:تُرْفَعُ لِلْمَيِّتِ بَعْدَ مَوْتِهِ درجَتُه فَيَقُولُ: أَيْ رَبِّ أَيُّ شَيْءٍ هَذِهِ؟ فَيُقال: ولدُك استغفَرَ لك

 

✍🏻 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,”Derajat seorang mayit diangkat setelah kematiannya. Kemudian dia berkata,” Wahai Rabbku, Kenapa bisa seperti ini?” Maka dikatakan kepadanya,” Anakmu telah memintakan ampun untukmu.”

 

📚 (HR. Bukhari no. 36 di dalam kitab Al Adabul Mufrad, Hasan)

 

•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•

 

🔎 Isi artikel ini dinukil dari :

https://bit.ly/2OX0VSh

 

🔰 UKHUWAH ANAK KULIAH

http://Kontakk.com/@medsosuak

HomeRadioArtikelPodcast