Adab & Akhlak

Banyak Diam Dan Tidak Banyak Bicara Adalah Sifat Ulama

Thoriqussalaf
Thoriqussalafby admin
August 22, 20232 min read
Banyak Diam Dan Tidak Banyak Bicara Adalah Sifat Ulama

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →

️️❌ Banyak Diam Dan Tidak Banyak Bicara Adalah Sifat Ulama

• Abu Hurairah رضي الله عنه berkata, “Tidak ada baiknya banyak bicara.” (Mushonaf Ibnu Abi Syaibah 7/127)

• Al-Imam al-Ajuriy رحمه الله berkata, “Akhlak ulama itu mereka selalu menghafal sunnah-sunnah, atsar dan fiqh, agar tidak terabaikan apa yang diperintahkan kepadanya dan agar dia beradab dengan adab-adab ilmu, iaini banyak diam pada perkara yang tidak berguna baginya, sehingga temannya rindu kepada perkataannya.” (Akhlak Ulama, al-Ajuriy 49)

• Al-Imam Abu Sufyan Soleh bin Mihron رحمه الله (beliau digelari al-Hakim kerana tidak banyak bicara, namun jika beliau bicara, kata-kata beliau ibarat untaian mutiara dan ditulis oleh murid-muridnya) dan dari perkataan beliau, “Diam merupakan perhiasan bagi seorang alim dan merupakan tabir bagi orang jahil.” (Thobaqot Muhaditsin bi Ashbahan, Abu Syaikh 2/54)

• Makna ucapan beliau adalah diam merupakan sifat ulama, tidak suka banyak bicara dan itu perhiasan bagi mereka. Sekaligus diam juga menjadi tabir bagi orang jahil kalau saja mereka diam akan tertutupi kejahilannya, kerana begitu dia bicara apalagi banyak bicara akan tampak bagimu kejahilan dia. Semoga ini menjadi ibroh (pelajaran) bagi mereka yang banyak bicara di media sosial, status-status atau profil-profilnya.

نسأل الله العافية

✍ Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله

ll مجموعة طريق السلف ll
www.thoriqussalaf.com
http://telegram.me/thoriqussalaf

HomeRadioArtikelPodcast