Buletin

Menyongsong Kematian (Buletin Permata Sunnah, Edisi 5)

Salafy Cirebon
Salafy Cirebonby
February 6, 20202 min read
Menyongsong Kematian (Buletin Permata Sunnah, Edisi 5)

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →

MENYONGSONG KEMATIAN

Buletin Permata Sunnah, edisi ke-5

Oleh : Al Ustad Muhammad bin Umar as-Sewed -hafidzahullah-

Pada edisi “Agar Hidup Tak Sia-Sia”. Sudah dijelaskan, kematian adalah suatu kepastian. Tidak bisa dimajukan. Tidak bisa dimundurkan. Semua telah tertulis. Dalam catatan takdir. Maka, orang beriman akan mempersiapkan diri. Menyambut datangnya kematian.
Bertaubatlah sekarang, wahai saudaraku kaum muslimin dan beramallah! Minta ampunlah kepada Allah -subhanahu wa ta’ala-. Dari dosa-dosa yang telah lalu. Tempuh hidup baru di jalan Allah . Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, akan menerima taubat hamba-Nya. Sebesar apa pun dosanya. Dalam sebuah hadis Qudsi, riwayat Anas bin malik -radhiallahu ‘anhu-, beliau berkata, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa salam- bersabda :

Baca selengkapnya di sini:

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab
HomeRadioArtikelPodcast