Faedah Umum
Perintah Shalat 5 Waktu Ada Dalam Al-Qur’an

Salafy Temanggungby Abu Ubay Afa
November 6, 2021•1 min read

Ringkasan Artikel
Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.
Login sekarang →أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
“Dirikanlah shalat sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).’ [QS. Al-Isra’ : 78]
Jalaludin as-Suyuuthi rahimahullah mengatakan,
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ أي من وقت زوالها. إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ إقبال ظلمته أي الظهر والعصر والمغرب والعشاء. وَقُرْآنَ الْفَجْرِ صلاة الصبح. إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا تشهده ملائكة الليل وملائكة النهار
“Dirikanlah shalat dari tergelincirnya matahari sampai gelapnya malam, maksudnya adalah shalat Zuhur, Ashar, Maghrib dan Isya.
Adapun ‘Qur’anul Fajr’ adalah shalat Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh disaksikan oleh para malaikat, yaitu para malaikat malam dan siang hari.”
[Tafsirul Jalalain 5/116]