Dzikir dan Do'a

Hukum Mengucapkan Shodaqollohul ‘adhim

Problematika Umat
Problematika Umatby Abu Ismail Rijal
December 9, 20181 min read

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →

Soal:

Apa hukum mengucapkan shadaqallahul azhim setelah selesai membaca Al-Qur’an?

Jawab:

Ucapan shadaqallahul azhim setelah membaca Al-Qur’an adalah bid’ah karena Nabi shollallohu’alaihi wasallam tidak pernah melakukan dan mencontohkannya.

Demikian pula al-Khulafa’ ar-Rasyidun dan seluruh sahabat rodhiyallohu ‘anhum. Hal ini juga tidak pernah pula dilakukan oleh para imam (ulama) dari kalangan salaf, padahal mereka adalah orang-orang yang banyak membaca Al-Qur’an, penuh perhatian terhadap Al-Qur’an, dan mengetahui kadarnya.

Karena itu, mengucapkan kalimat itu dan terus-menerus mengucapkannya setiap selesai membaca Al-Qur’an adalah bid’ah yang diada-adakan.

Di sisi lain, telah pasti kabar dari Nabi n bahwa beliau bersabda:

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Siapa yang mengada-adakan dalam urusan kami ini apa yang bukan bagian darinya maka perkara yang diada-adakan itu tertolak.” (HR. al-Imam al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya)

Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam juga bersabda:

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak di atas perintah kami maka amalan tersebut tertolak.” (HR. al-Imam Muslim dalam Shahih-nya)
Wabillahit taufiq.

(Fatwa Lajnah Daimah no. 3303)

HomeRadioArtikelPodcast