shalat

Sebagian Orang Berpendapat Bahwa Shalat Tarawih Selama Ramadhan Bilangan Rakaatnya Sama

Fatwa Ulama
Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
March 28, 20233 min read
Sebagian Orang Berpendapat Bahwa Shalat Tarawih Selama Ramadhan Bilangan Rakaatnya Sama

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →
Kami sudah terbiasa melakukan shalat Tarawih selama dua puluh hari pertama bulan Ramadan sebelas rakaat. Namun pada sepuluh malam terakhir, kami melakukan sepuluh rakaat di awal malam dan sepuluh rakaat di akhir malam. Kami melakukan witir tiga rakaat sehingga jumlah rakaat seluruhnya pada sepuluh malam terakhir adalah dua puluh tiga rakaat. Kemudian seorang mahasiswa mengatakan bahwa perbuatan ini, yaitu membedakan antara dua puluh malam pertama dan sepuluh malam terakhir pada jumlah rakaat adalah bid'ah. Dan hukum asalnya adalah sama pada jumlah rakaat, sebulan penuh. Dia berkata, "Jika Anda shalat sebelas rakaat pada awal bulan maka Anda harus shalat seperti itu hingga akhir bulan. Jika Anda shalat dua puluh tiga rakaat pada awal bulan maka Anda harus shalat dua puluh tiga rakaat hingga akhir bulan". Dan dia berkata, "Dan termasuk bid'ah juga adalah kalian membedakan antara shalat di awal malam dan di akhir malam pada sepuluh malam itu sendiri. Kalian meringankan shalat pada sepuluh rakaat pertama dan memperpanjangnya pada sepuluh rakaat terakhir kemudian kalian menamakan shalat yang sepuluh rakaat pertama sebagai shalat Taraweh dan yang kedua "qiyamu-al-lail". Kami mohon Anda dapat menguraikan jawaban secara terperinci. Semoga Allah menjadikan ilmu Anda bermanfaat serta meninggikan kedudukan Anda.
HomeRadioArtikelPodcast