Fiqih
Shalawat Kepada Para Nabi

Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
February 6, 2023•1 min read

Ringkasan Artikel
Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.
Login sekarang → Sebagaimana diketahui bahwa perkataan kita "shallallahu `alaihi wa aallam (semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya)" itu khusus untuk Nabi kita, Muhammad. Apakah boleh berdoa dengan lafal ini untuk para nabi yang lain?
Siapakah yang dikhususkan dengan lafal-lafal berikut ini radhiyallahu `anhu (semoga Allah meridainya), karramallahu wajhah (semoga Allah memuliakan wajahnya), rahimahullah (semoga Allah merahmatinya), sallamahullah (semoga Allah menyelamatkannya)?
Dan bolehkah berdoa untuk seorang alim agung yang berjuang sepanjang hidupnya untuk mengajak manusia kepada Allah dan Rasul-Nya, seperti Yang Mulia Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dengan lafal radhiyallahu `anhu atau `alaihis salam, dan untuk para alim seperti beliau pada zaman sekarang ini apabila mereka sudah wafat?