Aqidah
Sakit Menghapus Dosa

Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
March 2, 2023•4 min read

Ringkasan Artikel
Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.
Login sekarang →Kami mohon penjelasan Anda tentang kesahihan dan penjelasan hadits berikut, dari Abu Hurairah Radhiyallahu `Anhu, ia berkata,
جاء أعرابي، فقال النبي صلى الله عليه وسلم: هل أخذتك أم ملدم؟ قال: وما أم ملدم؟ قال: حر بين الجلد واللحم قال: لا. قال: فهل صدعت؟ قال: وما الصداع؟ قال: ريح تعترض في الرأس، تضرب العروق قال: لا. قال: فلما قام قال: من سره أن ينظر إلى رجل من أهل النار
"Seorang Arab badui (orang Arab yang nomaden) mendatangi Nabi Shallallahu laihi wa Sallam, lalu Nabi Shallallahu laihi wa Sallam bersabda: “Apakah kamu pernah sakit ummu milldam?” Dia menjawab: “Apa itu ummu milldam?” Nabi Shallallahu laihi wa Sallam bersabda: “(Penyakit yang) panasnya di antara kulit dan daging (kita)” Dia menjawab: “Tidak” Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bertanya lagi: “Apakah engkau pernah sakit Shad’u ?” Dia menjawab: “Apa itu Shad’u ?” Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjawab: “(Penyakit yang disebabkan oleh) angin yang menekan urat kepala” Dia berkata: “ Tidak pernah ” Ketika orang tersebut pergi, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: “Siapa yang ingin melihat seorang penghuni neraka (maka lihatlah orang ini)."
Maksudnya lihatlah orang ini. Hadits ini dikeluarkan oleh Bukhari dalam kitab (Al-Adab Al-Mufrad). Nomer hadits di dalam kitab (Sahih Al-Adabul Mufrad) adalah 381.
Hadits ini dipandang hadis shahih oleh al-Albani dan Fuad Abdul Baqi berkata: ia tidak ada dalam kitab hadis yang enam. Apakah dari hadits ini kami dapat menyimpulkan bahwa orang yang tidak terkena penyakit adalah penghuni neraka?
Mohon jelaskan kepada kami. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada Anda.