Fiqih

Pohon-pohon Rindang Di Kuburan

Fatwa Ulama
Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
April 17, 20231 min read
Pohon-pohon Rindang Di Kuburan

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →
Segala puji hanya bagi Allah. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad yang tidak ada nabi setelahnya. Selanjutnya: Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa telah mengkaji pertanyaan yang layangkan kepada Mufti Umum dari Gubernur Ta'if, dengan nomor (1/2/1690), tertanggal 15/5/1419 H, yang kemudian dilimpahkan kepada Komite Sekretariat Jenderal Dewan Ulama Senior, dengan nomor (3133), tertanggal 18/5/1419 H. Ia memohon kepada Mufti Umum untuk mengkaji surat yang dilayangkan kepadanya dari direktur utama Dinas Pertanian dan Perairan di Ta'if, yang berisi permohonan pengkajian laporan yang diajukan oleh (H. A. 'A. Th.) tentang keberadaan pohon-pohon rindang di tanah pekuburan di samping tanah pribadinya di daerah Syafa (Daerah Talhat). Pohon-pohon tersebut merusak tanah pertaniannya dengan tumbangnya sebagian pohon di tanah miliknya. Untuk itu, dia memohon izin untuk menebang pohon-pohon tersebut. Sementara itu, direktur utama dinas pertanian dan perairan menjelaskan bahwa penebangan pohon-pohon itu bisa mempengaruhi (merusak) kuburan. Masalah ini membutuhkan fatwa syariah. Sebagai pendukung, ia menyertakan laporan dari Tim Khusus yang telah melakukan penelitian terhadap tanah pekuburan tersebut dan pohon-pohon yang ada di dalamnya. Berikut adalah laporannya: Berdasarkan laporan nomor (539), tertanggal 26/2/1419 H dan disertai berkas-berkas yang diajukan oleh (H. A. 'A. Th), ada tanah pekuburan yang dipenuhi pepohonan dan di dalamnya terdapat kuburan yang roboh (rusak) dan seterusnya. Berdasarkan waktu yang telah disepakati sebelumnya, Komite telah mengadakan pertemuan pada hari Rabu, 28/3/1419 H, dengan dihadiri oleh (H. A. 'A. TH) untuk meneliti tempat yang disebutkan. Akhirnya Komite menyimpulkan sebagai berikut: 1 - 7 batang pohon akasia. 2 - 3 makam yang hancur (rusak). Inilah hasil pengamatan Komite di lapangan. Bedasarkan data-data tersebut, wakil kami dan wakil kepolisian asy-Syifa kemudian membuat laporan.
HomeRadioArtikelPodcast