Fiqih

Mempergunakan Barang Titipan Tanpa Meminta Izin Kepada Pemiliknya

Fatwa Ulama
Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
August 5, 20221 min read
Mempergunakan Barang Titipan Tanpa Meminta Izin Kepada Pemiliknya

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →
Ibu saya menjual sebidang tanah miliknya, lalu menitipkan uang hasil penjualannya kepada saya sebagai amanah. Dia berkata, "Simpanlah uang tersebut atas nama kamu di salah satu bank agar ada keuntungan bulanan yang masuk." Saya menuruti perintahnya. Padahal, jika kami menyimpan uang itu di bank, maka kami baru boleh mengambilnya setelah berlalu satu tahun penuh. Saya adalah anak bungsu dan memiliki beberapa kakak. Mereka tinggal di rumah masing-masing dan mempunyai anak. Saya memiliki kakak laki-laki yang terus-menerus memaksa ibu saya untuk memberikan uang tersebut sebagai modal berdagang karena kondisi ekonominya kurang baik. Kami semua mengetahui bahwa dia memang berada dalam kehidupan yang sulit. Namun ibu saya menolak untuk memberinya uang sehingga dia tetap berada dalam kondisi yang membuat iba. Dia memang betul-betul membutuhkan uang tersebut mengingat kondisi ekonominya. Suatu hari dia datang menemui saya dan meminta uang tersebut dari saya, dengan kondisi finansialnya yang sudah saya ketahui. Dia berjanji untuk memberikan bagian kepada saya dari keuntungan yang didapat melalui uang tersebut, dan akan mengembalikan pinjaman itu secara penuh kepada saya sebelum genap satu tahun seperti yang dijanjikan bank agar ibu saya tidak curiga. Dia juga berjanji untuk memberi saya nilai keuntungan seperti yang saya terima dari bank, untuk saya berikan kepada ibu setiap awal bulan. Akhirnya saya pun setuju. Bagaimana hukum Islam tentang hal itu? Apakah saya boleh menyembunyikan masalah ini dari ibu saya mengingat bahwa seandainya dia tahu hal itu tentu dia akan marah kepada saya? Saya tidak menginginkan hal itu terjadi. Apa hukum uang (keuntungan dagang) yang diberikan oleh kakak kepada saya? Semoga Allah memberi taufik kepada Anda atas hal yang mengandung kebaikan.
HomeRadioArtikelPodcast