shalat

Membaca “Inna-llaaha wa Malaa’ikatahu Yushalluuna `ala-N-Nabiy” Setelah Adzan

Fatwa Ulama
Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
March 16, 20233 min read
Membaca “Inna-llaaha wa Malaa’ikatahu Yushalluuna `ala-N-Nabiy” Setelah Adzan

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →
Apakah boleh seorang muadzin mengucapkan ayat ini setelah adzan, yaitu firman Allah Ta'ala yang maknanya,
إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." Apakah hal itu termasuk sunah, sangat dianjurkan atau bid'ah? Dan bolehkah seorang muadzin sebelum iqamah mengucapkan, "allaahumma ajirnaa min khizyi-d-dunyaa wa `azaabi-l-aakhirah ya kariim, rahimani-llahu ta`aalaa ma`a ashhaabi rasuulillaah ajma`iin" (Ya Allah selamatkan kami dari kehinaan dunia dan azab akhirat wahai Yang Maha mulia, dan semoga Allah melimpahkan ramhat-Nya kepadaku bersama para sahabat Rasulullah semuanya) ?
HomeRadioArtikelPodcast