Aqidah

Berbuka Sebelum Matahari Terbenam

Fatwa Ulama
Fatwa Ulamaby al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-'Ilmiah wal Ifta'
April 27, 20221 min read
Berbuka Sebelum Matahari Terbenam

Ringkasan Artikel

Anda harus login untuk membuat ringkasan otomatis menggunakan AI.

Login sekarang →
Seseorang bepergian pada bulan Ramadhan dari Dhahran ke Inggris, kemudian singgah di kota Bermith yang jaraknya dari London 200 kilometer. Tidak ada seorang pun muslim di tempat itu. Dia tetap meneruskan puasa ketika sampai di kota itu. Dia bertanya tentang perbedaan waktu dan ada yang menjawab bahwa selisihnya adalah dua jam. Untuk lebih berhati-hati, dia bahkan menambahkan setengah jam lebih lambat. Hari-hari yang dia jalani bercuaca mendung sehingga dia tidak mampu mengetahui kapan terbenam matahati akibat terhalang awan di langit. Dalam keadaan ini, dia bertanya kepada penduduk daerah setempat dan dan mereka pun menjawabnya. Namun, lima hari kemudian terbukti bahwa jawaban tersebut salah. Tepatnya, ketika langit cerah, dia yakin bahwa selama itu dia berbuka satu jam setengah sebelum waktunya. Berilah kami penjelasan. Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan. Apakah orang ini wajib qadha atau tidak? Sesungguhnya dia telah berupaya keras mencari informasi tentang waktu berbuka, menggunakan jam untuk mengetahuinya, bertanya tentang perbedaan waktu, dan bertanya kepada orang-orang yang dijawab "Benar" namun mereka berdusta. Selain itu, langit pun tertutup awan sejak dia tiba di sana dan mendung baru hilang lima hari kemudian. Dengan semua keadaan ini, apakah dia wajib meng-qadha atau tidak?
HomeRadioArtikelPodcast