Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

KECEMBURUAN SEORANG KAKAK YANG TERPUJI Kecemburuan adalah padanan kata yang dirasa pas untuk menerjemahkan kata "ghirah" dalam bahasa Arab. Kecemburuan ini bisa berupa perasaan tidak rela yang terbungkus kemarahan dari seorang suami atau juga ayah, kakak kandung, dan semisalnya ketika melihat seo…

SEPUTAR POTONG RAMBUT BAYI Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah ditanya dengan pertanyaan berikut "Apakah benar bahwa di antara hukum terkait dengan bayi yang dilahirkan adalah potong rambut dan bersedekah sesuai dengan beratnya? Beliau menjawab: "Adapun yang pertama yaitu tentang menggundul rambut, maka ini khusus berlaku untuk bayi laki-laki saja bukan bayi perempuan Adapun bayi perempuan maka tidak digundul rambutnya. Kemudian setelah dipotong, maka bersedekah dengan perak seberat rambutnya yang dipotong. Inilah pendapat yang benar." Selesai jawaban beliau. (Sumber: Liqa al-Bab al-Maftuh 89) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintah putrinya, Fatimah radhiallahu ‘anha, untuk menyedekahkan perak atas nama anaknya seberat rambut bayi yang digundul. Ini disebutkan oleh hadits Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu. Ia mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi al-Hasan radhiallahu ‘anhu dengan seekor kambing, lalu bersabda, “Wahai Fatimah, gundullah kepalanya dan bersedekahlah seberat rambutnya berupa perak.” Ali radhiallahu ‘anhu berkata, "Kami menimbang (rambut)nya. Beratnya satu dirham atau beberapa dirham.” (Shahih Sunan at- Tirmidzi no. 1519) Maka dari itu, menjadi keharusan bagi yang memiliki keluasan untuk menyedekahkan perak seberat rambutnya. Jika tidak mampu, Allah ‘azza wa jalla tidak membebani suatu jiwa lebih dari kemampuannya. Hal lain yang perlu diperhatikan, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Hajar rahimahullah dalam at-Talkhis (4/148), seluruh riwayat sepakat menyebutkan (sedekah dengan) perak. Tidak ada satu riwayat pun yang menyebutkan emas. Bersedekah dengan perak ini dilakukan pada hari ketujuh, sebagaimana yang dipahami dari hadits. Ini adalah pendapat al-Imam Ahmad rahimahullah. (Ahkamul Maulud fis-Sunnah al-Muthahharah 79—80) Sebagian ulama berpendapat, jika pada hari ketujuh tidak ada tukang cukur yang bisa menggundul kepalanya, berat perak yang disedekahkan bisa ditentukan dengan perkiraan. (asy-Syarhul Mumti’ 7/321) Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله pada kesempatan lain ditanya "Apakah tsabit (ada hadits  .shahih) dalam sunnah yang shahih bahwasannya bayi dicukur rambutnya pada hari yang ketujuh kelahirannya dan bersedekah seberat emas? Jika benar, apakah ini dilakukan terhadap anak lelaki saja ataukah anak lelaki dan perempuan keduanya sama pada yang demikian itu?" Jawaban: Telah datang hadits dalam sunnah pada perbuatan tersebut yang dijadikan landasan ulama untuk mencukur di hari yang ketujuh dan bersedekah seberat perak, namun itu khusus untuk anak lelaki saja, maksud bersedekah waraq seberat rambut yakni perak dan bukan emas . Adapun perempuan tidak dicukur kepalanya -- Majmu' Fatawa wa Rasail (25/244) Dan Syaikh al-'Utsaimin berkata: "Mencukur rambut anak pada hari yang ketujuh itu sunnah, telah datang hadits dari Nabi صلى الله عليه و سلم: (Dicukur dan bersedekah seberat waraq) yakni perak namun dengan syarat dilakukan oleh pencukur rambut yang profesional, sehingga tidak melukai kepala dan tidak terjadi bahaya atas bayi pada pencukuran tersebut, adapun jika tidak didapati pencukur yang profesional, saya berpendapat hendaknya tidak mencukur dan tidak bersedekah dengan sesuatupun yang berwujud perak seberat rambutnya." -- Liqa' al-Bab al-Maftuh (120) http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=133757 Siapa yang dicukur? Bayi laki-laki saja atau perempuan juga? Dalam hal ini ada dua pendapat ulama. 1. Ada yang mengatakan dimakruhkan untuk bayi perempuan, dan ini adalah pendapat al-Mawardi. 2. Ada juga ulama yang mengatakan sama seperti bayi laki-laki. Ini adalah pendapat sebagian ulama Hanbali. (lihat Fathul Bari 9/595) Pendapat yang mengatakan digundul lebih kuat berlandaskan hadits, “Hanyalah wanita itu sama seperti laki-laki.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan at-Tirmidzi dari hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Asy-Syaikh al-Albani menyatakan sahih dalam Shahih al-Jami’ no. 333) Dengan demikian, tidak dibedakan antara laki-laki dan perempuan kecuali jika memang ada dalil yang membedakannya. Misalnya, untuk tahallul (keluar) dari amalan haji dan umrah serta beberapa kondisi yang lain, wanita tidak boleh menggundul kepalanya berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wanita tidak ada keharusan menggundul, hanyalah bagi mereka memendekkan (rambut).” ( HR. Abu Dawud dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, dinyatakan sahih oleh al-Albani dalam Shahih al- Jami’) Asy Syeikh Al Utsaimin rahimahullah memberikan faedah dalam Fatawa Ahkamil Maulud (14-15): Rambut bayi yang baru lahir dicukur pada hari ke tujuh jika bayinya laki laki. Adapun bayi perempuan maka tidak dicukur rambutnya. Apabila rambut bayi laki laki dicukur maka setelah itu ditimbang seharga perak sebagaimana datang didalan hadist. Beliau juga berkata: "Dengan syarat ada tukang cukur yang bisa mencukur rambut bayi yang sekiranya tidak melukai kepala bayi dan tidak memudhoroti si bayi. Kalau tidak ada maka aku berpandangan si bayi tidak dicukur rambutnya, hanya dianjurkan untuk disedekahkan seharga perak dengan dikira kira berat rambut sang bayi. Begitupula Syaikh bin Baz rahimahullah menjelaskan bahwa yang dianjurkan dipotong rambutnya adalah bayi laki-laki, namun tidak untuk perempuan. (Fatawa Tarbiyatul Aulad) Allahu a'lam bishshawab Foto: baby-handle-tiny-father-family | Sumber : Pixabay Referensi : - Channel telegram : t.me/KajianIslamTemanggung - Channel telegram : t.me/ukhwh - Channel telegram : t.me/tarbiyatulaulad - Web : http://asysyariah.com/mencukur-rambut-bayi/ - Web : www.ilmusyari.com - Web : direktori.ahlussunnahkendari.com - Web : fawaaidwa.blogspot.co.id

BIOGRAFI IBNU JARIR ATH-THABARI Oleh: Ustadz Abu Hafiy Abdullah -hafizhahullah- Sumber gambar : Pixabay NASAB DAN KELAHIRAN Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir Ath-Thabary. Adz Dzahabi mengatakan bahwa beliau adalah seorang imam, mujtahid, ulama…

SALAH KAPRAH MENYIKAPI DUNIA DAN AKHIRAT Berkata Yahya bin Mu’adz رحمه الله : Wahai manusia...engkau mencari dunia dalam keadaan engkau bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya... Dan engkau mencari akhirat dalam keadaan seperti orang yang tidak membutuhkannya (malas-malasan)...‼️ Padahal d…

SEBAB KEMUNDURAN DAN KETERBELAKANGAN KAUM MUSLIMIN SERTA SEBAB KEMAJUAN ORANG-ORANG KAFIR Asy-Syaikh Doktor Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan حفظه الله ورعاه Anggota Badan Persatuan Ulama Besar Saudi Arabia dan Anggota Komite Tetap Untuk Penelitian Ilmiah &. Fatwa "Allah ﷻ memberika…

CINTA TERHADAP ALLAH ﷻ DAN AGAMA-NYA LEBIH DIDAHULUKAN DARIPADA CINTA TERHADAP TANAH AIR . Asy-Syaikh Doktor Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan حفظه الله ورعاه Anggota Badan Persatuan Ulama Besar Saudi Arabia dan Anggota Komite Tetap Untuk Penelitian Ilmiah & Fatwa 🔬📜 Perta…

BEBERAPA HUKUM DAN ADAB BAGI PARA PEZIARAH MADINAH NABAWIYYAH 1. Hukum Menziarahi Madinah : Menziarahi Madinah hukumnya sunnah dikarenakan Nabi shallallahu alaihi wasallam menganjurkan untuk melakukan shalat di masjidnya yang mulia. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu bahwasanya Nabi shalla…

MENYEMBUNYIKAN AMALAN KETAATAN LEBIH UTAMA DARIPADA MENAMPAKKANNYA Foto: Camera | Sumber : Pixabay ( Renungan Bagi Yang Suka Memotret Amalan Baik Yang Dilakukannya Kemudian Mempostingnya Di Media Sosial) Sebelum engkau memotret ibadah umrahmu atau ibadah hajimu atau perjalananmu menuju masjid atau sumbanganmu untuk orang miskin. Dan sebelum engkau meletakkan kamera fotomu di depan mihrab, lalu kau sebarkan foto-foto tersebut di media sosial.... Sebelum engkau lakukan hal itu semua, hendaklah engkau ingat wahai saudaraku muslim, bahwasanya ikhlas adalah syarat bagi amalan shalih. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ " Maka beribadahlah pada Allah satu-satunya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya" (Q.S. Az-Zumar:2) Dan tidak akan diterima suatu amalan yang tidak ikhlas karena Allah seperti apapun amalan tersebut. Bahkan walaupun seorang yang berjihad mempertaruhkan jiwanya sampai dia terbunuh, Allah tidak akan menerima darinya amalan jihadnya dan syahadahnya (mati syahidnya). Bahkan sungguh dia termasuk orang yang pertama yang an-Nar (neraka) dinyalakan untuk mereka sebagaimana terdapat dalam hadits yang shahih ¹. Oleh karenanya, menyembunyikan amalan shalih yang tidak disyariatkan untuk ditampakkan, itu lebih utama daripada menampakkannya. Sebab hal itu lebih jauh dari riya'. Allah Ta’ala berfirman: ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ "Berdoalah pada Rabbmu dengan merendahkan diri dan dengan sembunyi-sembunyi" . (Q.S. Al-A'raf: 55) Dan perhatikanlah hadits tentang 7 golongan yang Allah beri naungan di bawah naungan ('arsy)-Nya di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan dari-Nya. Engkau akan dapati diantara mereka adalah: 1. Seseorang yang berdzikir mengingat Allah di saat sendiri lalu air matanya mengalir 2. Dan orang yang bershadaqah dalam keadaan dia menyembunyikan shadaqahnya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. Bahwasanya menampakkan ibadah-ibadah nafilah (sunnah) terkadang lebih utama dibandingkan dengan menyembunyikannya, apabila dalam menampakkan tersebut terdapat maslahat yang lebih kuat. Seperti dalam rangka mengajari orang-orang yang bodoh dengan cara mempraktekkan amalan (dihadapannya). Demikian pula seperti berniat memotivasi manusia agar mereka menjadikan engkau sebagai contoh, agar engkau menjadi teladan bagi mereka dalam amalan yang mereka lalaikan atau mereka bermalas-malasan dalam melakukannya. Adapun semata-mata memotret amalan taat (yang dia lakukan) dan menyebarkannya di grup-grup dan akun-akun (medsos), maka sungguh hal itu dikuatirkan bahwasanya maksud dari perbuatan tersebut tidak lain kecuali agar manusia melihatnya dalam keadaan shalat atau sedang thawaf atau sedang bersa'i atau sedang membaca al-Qur'an atau dia sedang bershadaqah. Apabila memang niatnya seperti itu, maka dia telah membuat lelah dirinya, menyia-nyiakan pahala (amalan)nya, dan menyerahkan dirinya untuk mendapatkan adzab yang pedih. Dan hendaklah engkau mengingat, bahwasanya orang-orang yang engkau riya' pada mereka dan kau mengharapkan pujian mereka, mereka semua tidak bisa memberi manfaat kepadamu di hari semua rahasia dibuka, pahala orang-orang yang ikhlas dilipat gandakan, dan amalan orang-orang yang riya' dihapuskan (hari kiamat). Allah lah satu-satunya tempat memohon pertolongan. Dr. 'Ali bin Yahya al-Haddadi (hafizhahullah) 13/11/1438 H https://twitter.com/amri3232/status/893841507010191361 Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i (TwIS) Muraja'ah: Al-Ustadz Kharisman Abu 'Utsman hafizhahullah 🗓 17 Dzulqa'dah 1438 H / 10 Agustus 2017

Bullying? Berani Itu Ada Tempatnya, Bung ! Bullying sebuah istilah yang merujuk pada penindasan kepada seseorang yang dilakukan secara personal atau kelompok. Hal ini bukanlah hal yang baru sebuah bentuk kekerasan yang mencakup ancaman, pelecehan dan intimidasi. Bullying tak kenal medan, di mana pun kapan pur dan siapa pun seperti seekor kucing yang mencakar-cakar atau mengencingi tempat yang dia kuasai. Bullying memili tujuan yang sama, pelaku ingin menunjukkan eksistansi dirinya sebaga seorang pemberani. Merugikan dan dirugikan, yang di-bully jelas akan tertekan mentalnya dan terancam memiliki harga diri yang lemah. Yang mem-bully, selain ancaman dan azab Allah yang cepat atau lambat menimpa secara tak sadar ia juga mengalami tekanan jiwa. Perasaan bersalah menghantuinya dan semakin terpinggirkan dalam kehidupan sosial. Banyak faktor yang mendorong seseorang melakukan hal ini Di antara faktor terbesarnya adalah kelemahan (tidak mampu) mengekpresikan diri dengan cara yang positif. Pelaku mengira dengan ia menyerang dan menindas, orang lain akan menghargainya. Selain itu, kelemahannya untuk menghargai dan memandang orang lain dengan kacamata positif. Jadi sebenarnya, bullying itu lahir dari kelemahan. Luar biasa tapi sudah jadi hal yang biasa, jika korbannya adalah sesama siswa atau teman seusia. Tapi yang lebih mengherankan plus mencengangkan kalau korban bullyng-nya adalah mereka. orang orang tua nggak berdaya, apalagi notabenenya adalah orang-orang yang punya jasa dalam hidupnya seperti guru orang tua. Obat Untuk Bertobat "Tiap penyakit pasti ada obatnya," kata Rasulullah [H. R. Muslim]. Obat pertama yang harus ia telan adalah kesadaran diri dan muhasabah. Menyadari bahwa hal itu bukan akhak yang terpuji dan bahkan bukan akhlak orang beriman. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Bukanlah itu orang seorang mukmin suka yang suka mencela yang melaknat, bukan pula kotor suka keji dan ucapannya" Islam selalu mengajarkan akhlak yang mulia dan selalu memberikan yang berwibawa. jalan dalam agama. Pemberani berarti kita bukan dan serampangan sembarangan dalam bertindak. Selain penempatannya yang harus benar, Islam juga mengajarkan norma norma yang membuatnya bijaksana. Lihat bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan para sahabatnya saat berperang melawan orang-orang kafir, tidak boleh membunuh wanita dan anak-anak, tidak boleh mencincang mayat, dilarang membunuh dengan membakar. Berani namun berwibawa dan bijaksana, sebuah cerita yang selalu terngiang di benak penulis adalah cerita sahabat Hamzah bin Abdil Mutthalib radhiyallahu 'anhu, paman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Meski belum memeluk Islam, Hamzah adalah sosok yang ramah dalam hidup bertetangga Sebelum masuk Islam, diriwayatkan bahwa tidaklah ia berpapasan dengan orang Quraisy kecuali ia selalu menyapanya dan menanyakan kabar dan berbincang dengan mereka. Di suatu hari, ia pulang dari berburu dengan berkalungkan busur panah. Tiba-tiba ada hal yang mengejutkannya, seorang wanita memberitahunya bahwa Abu Jahal telah menyakiti kemenakannya (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam). Ia pun garang dan mendatangi Abu Jahal yang sedang duduk di tengah-tengah kaumnya. "Ya Mushaffira istahlil" tegurnya "Kau berani mencerca kemenakanku sementara aku berada di atas agamanya!?" Ia pun memukul Abu Jahal dengan busurnya hingga melukai kepalanya. Dan pukulannya itu cukup membuat Abu Jahal jera. "Ya Mushaffirallstah" artinya adalah wahai orang yang bersiul dari pantatnya; ucapan seseorang ketika mencerca orang lain. Sikap berani tidak harus -bahkan tidak benar- jika dilambangkan dengan tindakan-tindakan yang cenderung kurang ajar dan anarki, lihat bagaimana Hamzah memiliki keberanian namun juga sikap yang sopan dan santun dalam kehidupan bermasyarakat, padahal saat itu ia belum Islam. Berani itu ada tempatnya, Bung...! Hargai orang Lain Setiap kondisi memiliki solusi masing-masing, karena hak itu berbeda-beda. Islam menerangkan hak-hak semua kalangan dan solusi masing-masing dalam menghadapinya. "Bukan termasuk dari kami, orang yang tidak menyayangi anak kecil dan menghormati orang-orang tua" [HR. Tirmidzi] Hadis ini adalah sebuah petuah yang masyhur dari Rasulullah kepada umatnya. Bukan sekadar kata mutiara yang hampa tentunya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai panglima tertinggi dalam perang-perang besar adalah orang yang menggambarkan sendiri bagaimana kasih sayang itu. Dalam peperangan selalu berada di garda depan melindungi sahabatnya saat perang semakin genting berkecamuk. Namun, dalam potongan hidupnya beliau yang lain, adalah sosok yang hangat dan ramah bermasyarakat. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam adalah sosok pemberani yang selalu menghargai eksistensi orang lain, meskipun terhadap seorang anak kecil yang biasanya terabaikan. Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu melewati anak-anak dan mengucapkan salam kepada mereka. Masih cerita Anas bin Malik, adalah Rasulullah selalu mengunjungi rumah-rumah kaum Anshar. Maka, jika ia berhenti di satu rumah mereka. Anak-anak pun mengitarinya, maka mendoakan mereka, mengusap kepala kepala mereka dan mengucapkan salam pada mereka..." [H. R. Muslim] Terlebih dengan orang- orang tua kaum muslimin, di tengah hiruk-pikuk pembukaan kota Makkah. Abu Bakar datang kepada Rasulullah dengan menggendong ayahnya, Abu Quhafah yang telah renta, mengajaknya masuk Islam. Rasulullah mengatakan " Seandainya biarkan Asy- Syaikh (maksudnya Abu Quhafah), aku pasti yang akan mendatanginya". Panglima tertinggi yang berwibawa itu juga bercanda kepada mereka; anak-anak, para sahabat, sampai pun nenek-nenek tua untuk menghiburnya, shallahu alaihi wa sallam "Kama Tadinu Tudan..." Sebagaimana engkau berutang engkau akan dibayar. Amalan buruk tidak akan terlupa, amal baik tidak akan binasa. Hidup ini hanya sebentar dan terus berputar. Sekarang kita yang tinggi belum tentu esok terus meninggi, sekarang muda belia belum tentu esok bertua-ria. Semuanya ada di tangan Allah yang Mahakuasa dan Mahabijaksana. Pandangan seorang muslim bukan pandangan orang kafir yang hanya berorientasi pada dunia saja. Di sana ada hari esok yang menyapa, entah balasan di dunia atau di akhirat kelak, na udzubillah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda yang artinya, "Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?" Para menjawab, "Menurut kami, orang yang saha bangkrut adalah orang yang tak punya dirham dan harta". "Sungguh orang yang bangkrut dari umatku akan datang di hari kiamat dengan pahala salat, puasa dan zakatnya. Sementara dulu ia mencela ini dan menuduh ini memakan harta si ini, menumpahkan darah si ini dan memukul si ini. Maka, diberikan pada orang ini pahala kebaikannya dan kepada yang ini dari kebaikannya. Jika amal baiknya telah habis sebelum lunas seluruhnya, diambillah dari dosa-dosa mereka dan dilemparkanlah kepadanya, lalu ia dilemparkan ke neraka."[H. R. Muslim] Pungkasnya, itulah sedikit nasihat yang semoga bermanfaat, semoga bisa mengobati saudara-saudara kita yang suka mem- bully di "daerah kekuasannya". Buat yang di- bully, sabar aja, sebenarnya ingin nulis juga tips ketika dibully, tapi karena udah kepanjangan, kita cukupin dulu deh. Aduin aja sama orang yang bisa dipercaya untuk menyelesaikan masalah dan banyak berdoa, bisa juga kamu kasih majalah Tashfiyah sama pelakunya, semoga bisa membantu... Wallahu alam. [Ustadz Abu Hanifah Fauzi] Sumber: Majalah Tashfiyah Edisi 48 | Vol 04 | 1436 H Disalin oleh Tim Atsar ID dengan persetujuan redaksi Majalah Tashfiyah Foto: auto | Sumber: Pixabay

Manfaat Telur Omelet Untuk Kesehatan Anda Berikanlah diri Anda sarapan pagi yang energik dengan telur dadar kuning telur. Penelitian menunjukkan bahwa kuning telur adalah bagian sehat dari telur, karena mengandung kepadatan gizi vitamin dan protein yang kaya. Trik terbaik untuk mengurangi dan menghilangkan gejala depresi adalah dengan membuat rencana diet yang penuh dengan vitamin Bs. Vitamin B, khususnya B-6 dan B-12, telah terbukti sangat efektif dalam meningkatkan berfungsinya neurotransmiter, kemampuan otak untuk mengirim sinyal dan pengaruhnya yang paling utama pada suasana hati kita. Beberapa penelitian telah menemukan kaitan nyata antara kekurangan vitamin B dan gejala depresi. Anda bisa mendapatkan vitamin B dari sumber makanan yang tak terhitung jumlahnya, seperti unggas, kuman gandum, daging sapi dan ikan tanpa lemak. Sebuah studi baru-baru ini meneliti pola makan lebih dari 3000 orang dewasa untuk jangka waktu 12 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa individu yang memiliki konsumsi vitamin B yang rendah menempatkan dirinya pada risiko lebih besar untuk mengembangkan depresi. Telur dan daging tanpa lemak dipenuhi protein, nutrisi yang mudah terbakar yang tidak hanya menyediakan persediaan energi jangka panjang namun juga membantu mengatur tingkat gula darah normal. Anda bisa mengonsumsi telur di lebih dari seratus resep lezat. Misalnya, Anda bisa makan telur orak-arik, omelettes murahan, toasts Prancis, salad telur rebus dan cincang, sandwich telur dan banyak lagi. Pastikan untuk menambahkan beberapa potongan unggas atau daging untuk meningkatkan rasa, bagaimanapun, jauhi makanan yang mengandung banyak lemak jenuh, seperti mentega atau daging asap. Semoga bermanfaat. ~*÷°°°°°°°°°<.🥚>°°°°°°°°°÷*~ Telur sifatnya unsur dingin. Kuning telur bersifat panas , dan lembab , bisa menambah darah , mudah larut dalam lambung. Kuning telur bisa melegakan tenggorokan dan bronkus, baik untuk sakit tenggorokan , batuk , luka paru2 , ginjal dan kandung kemih. Putih telur nya bila di tetekan bisa menyembuhkan radang mata / bengkak mata , putih telur campur kayu cendana bisa menyembuhkan kulit terbakar, eksim dll. Telur ayam kampung. Meskipun telur bukan termasuk obat obatan maksimal namun bisa menguatkan jantung (kuning telur). Mudah larut dalam darah , sedikit ampasnya , bahwa darah juga berasal dari nya . Setidaknya unsurnya bisa berdampingan dengan darah yang bisa menjadi makanan jantung . Sumber: Thibbunabawy Ibnul Qoyim Rahimahullah Ramuan penyakit kulit (gatal , keriput wajah) : putih telur, kunyit, lidah buaya , bawang putih, henna . Aduk bahan menjadi satu. Oleskan pada kulit. _Barokalloh fiikum Channel Telegram: http://bit.ly/thibbunnabawy TEAM ATH-THIB HOLISTIC Foto: Egg Omelette | Sumber Pixabay

HUKUM-HUKUM ISLAM SEPUTAR SANDAL 1️⃣ MASALAH PERTAMA : .DEFINISI SANDAL Sandal dalam kamus Arab bermakna sesuatu yang bisa melindungi kaki dari tanah. Adapun dalam kamus KBBI adalah alas kaki yang dibuat dari kulit, karet, dan sebagainya. Ada juga yang mendefinisikan lebih detail, yait…

ORANG YANG BERILMU DENGAN SEBENARNYA ADALAH YANG MEMILIKI SIFAT TAWADHU' Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata: بعض طلاب العلم الآن أجفى من الأعراب، لا عنده بشاشة ولا تسليم ولا تواصع. بل بعض الناس كلما ازداد علما يزداد كبرا، والعياذ بالله. والعالم حقا هو الذي إذا ازداد …