Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan, المؤمن كلما اشتدت به الأزمات ازداد إيماناً بالله. لأنه يؤمن بأن النصر مع الصبر “Setiap kali krisis (ujian) yang dialami oleh seorang mukmin semakin menghebat, maka keimanannya akan semakin menguat. Karena dia yakin bahwa pertolongan itu (akan datang) seiring dengan kesabaran.” [Syarah Riyadhis Shalihin 1/85]


Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, ” وينبغي أن يكون الاجتهاد في أواخر الشهر أكثر مِنْ أوله لشيئين: أحدهما: لشرف هذا العشر وطلب ليلة القدر والثاني: لوداع شهرٍ لا يدرى هل يلقى مثله أم لا “. “Semestinya seorang muslim bersungguh-sungguh dalam beramal di akhir bulan Ramadhan melebihi awal Ramadan. Hal ini dikarenakan dua alasan, 1.Karena kemuliaan sepuluh […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, “هذا لا ينبغي، ينبغي إذا انتهي الإمام من صلاة الفريضة أن يذكر الناس ربهم عز وجل كما أمرهم: ﴿فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَى جُنُوبِكُمْ﴾• ثانياً: أن يصلي الناس الراتبة راتبة العشاء، ثم بعد ذلك نقوم لصلاة التراويح هذا هو الذي ينبغي في الترتيب.” “Ini sepantasnya […]


Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah pernah mengatakan dalam doanya, ‘اللهم من كان من هذه الأمة على غير حق ، وهو يظن أنه على الحق فرده إلى الحق ليكون من أهل الحق.” “Ya Allah, siapa saja dari kalangan umat ini yang berada di atas kebatilan sementara dia menyangka berada di atas kebenaran, maka kembalikanlah dia kepada […]


Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata, أنه سبحانه الذى تولى نصر دينه، لا كثرتكم “Sesungguhnya Allah Subhanahu yang telah menjamin pertolongan terhadap agama-Nya bukan karena banyaknya jumlah kalian.” [Mukhtasar Sirotir Rasul 214]


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata bahwa sebagian ulama salaf mengatakan, احذروا من الناس صنفين : صاحب هوى قد فتنه هواه ، وصاحب دنيا أعمته دنياه “Waspadailah dua golongan manusia, yaitu pengekor hawa nafsu yang terfitnah dengan hawa nafsunya dan budak dunia yang telah buta karena (fitnah) dunia.” [Iqtidha ash-Shirath al-Mustaqim 25]


Shalat Tarawih adalah Qiyamullail. Akan tetapi kaum muslimin melaksanakan shalat Tarawih pada awal malam. Karena yang demikian itu lebih mudah bagi mereka daripada melakukannya pada akhir malam. Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak melakukan Qiyamullail sepenuh malam kecuali pada sepuluh malam terakhir. Sungguh beliau melakukannya sepenuh malam. Adapun pada awal bulan beliau melakukan shalat malam […]


Ibnul Jauzi rahimahullah menyatakan, “سمي رمضان شهر الصبر، لأنّهُ شهر تحبس فيه النّفس عما تنازع إليه من المطعم والمشرب، والمنكح، والصابر حابس لنفسه عما تنازع إليه من المُشتهى.” ‘Ramadhan disebut dengan bulan kesabaran. Karena pada bulan itu, jiwa menahan diri untuk menentang keinginan jiwa. Baik berupa makanan, minuman ataupun jima’. Orang yang bersabar menahan jiwanya […]


Suasana Ramadhan semakin indah, doa dan ibadah semakin khusyuk. Namun, di tengah semuanya itu, ada satu musuh utama yang mengintai umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa yaitu syahwat. Syahwat bisa menjadi senjata ampuh bagi setan untuk memporak-porandakan ibadah puasa kita. Ketika keinginan duniawi memuncak, segala macam cara dilakukan untuk memuaskan nafsu. Salah satunya adalah […]


Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin rahimahullah, Pertanyaan: إذا تمضمض الصائم، أو استنشق فدخل الماء إلى جوفه هل يفطر بذالك ؟ ‘Apabila orang yang berpuasa berkumur kumur dan beristinsyaq (menghirup air ke hidung) lalu air itu masuk ke lambung apakah dia batal dengan sebab itu ?’ Jawaban: إذا تمضمض الصائم، أو استنشق فدخل الماء إلى […]


Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “يا بنىَّ إذا دخلْتَ على أهلِك فسلَّمْ ، فتكون بركةً عليك وعلى أهلِ بيتِك” “Wahai anakku, jika engkau masuk menemui keluargamu maka ucapkanlah salam. Sehingga salam tersebut akan menjadi keberkahan untukmu dan keluargamu.” [HR. At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, أن العبد قد يكون بعد التوبة خيرا مما كان قبل الخطيئة وأرفع درجة “Sesungguhnya seorang hamba terkadang setelah taubat lebih baik dan lebih tinggi derajatnya daripada sebelum melakukan kesalahan.” [Ad-Da’wad Dawa’ 139]