Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Dalil Nama Allah Ar-Rafiq Di antara Asmaul Husna adalah nama Allah الرفيق ar-Rafiq. Nama Allah subhanahu wa ta’ala ini tidak terdapat dalam ayat Al-Qur’an, tetapi dalam hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dari Aisyah radhiallahu anha, ia berkata, اسْتَأْذَنَ رَهْطٌ مِنَ الْيَهُودِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ، فَقَالُوا: السَّامُ عَلَيْكَ. فَقُلْتُ: بَلْ عَلَيْكُمُ السَّامُ […]

Menggali Keberanian Tersembunyi “He, apa yang sedang kalian obrolkan?” ,tanya saya kepada sejumlah anak yang sedang duduk melingkar di ruang utama sebuah masjid. Melihat anak-anak yang sedang berkumpul, ada dorongan tersendiri untuk menyapa mereka. Sambil sedikit berbincang ringan. . Se…




🔈💽 Perbanyakkan Teman Yang Baik 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Pautan audio rakaman (1:43): https://drive.google.com/file/d/1qialw73ZJEGcpj8dcEEoO2LiJWPKboyA/view?usp=drivesdk…

Dalil Nama Allah Al-Hayiy Di antara Asmaul Husna adalah al-Hayiy. Arti al-Hayiy ialah Yang memiliki sifat al-haya’, yang berarti malu. Jadi, makna nama Allah al-Hayiy adalah Yang Maha Pemalu. Nama Allah al-Hayiy disebutkan dalam hadits dari Salman al-Farisi radhiallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, إِنَّ اللهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحِي إِذَا رَفَعَ […]

Tinggal di Yang Tak Kekal Bercerita walau berkenang, Andalus adalah kisah besar dalam sejarah Islami. . Walau kini tak semua ingin mengerti dan mau peduli. Namun, Andalus tetap cerita yang tersimpan dalam sanubari. Di sana, di semenanjung Iberia, yang kini didominasi Spanyol dan Portugal, Islam terpancang kuat sejak pertempuran di Lembah Lakah di bawah komando panglima Thariq bin Ziyad. Sejak itu, sejarah Islam di Andalus mengalir dengan dinamika dan gerak cerita yang berwarna. Di semenanjung Andalus, ada kisah kepahlawanan, perjuangan, ilmu, adab, teknologi, dan cerita-cerita keadilan Islam yang luar biasa. Kini, lebih banyak cerita yang tersisa dibandingkan yang nyata. Dan lebih banyak reruntuhan material yang tertinggal, bukan kejayaan yang kekal. Selama lebih dari 500 tahun, dari abad ke 7 hingga 12, Islam kokoh menghujam di bumi Andalus. Namun, akhirnya sedikit demi sedikit tergerus. Hingga, berujung pada kesedihan dan tangisan terus menerus. Seorang pujangga kelahiran Rondah, Andalus bagian selatan, Abul Baqa ar Rundi namanya, bercerita tentang pedih perih Andalus di penghujung kejayaan Islam. Hampir setiap buku tentang Andalus, menyebutkan untaian syair kesedihan yang digubah oleh Abul Baqa. Kumpulan bait syair itu dikenal dengan judul "Ritsaul Andalus" (Ratap Tangis Untuk Andalus) Abu Al-Baqa termasuk saksi jatuhnya sebagian besar kota-kota strategis di Andalusia. Cadiz , Cordoba, Sevilla dan kota lainnya di tangan kerajaan Katolik. Inilah bait-bait pembuka Abul Baqa : لِـكُلِّ شَـيءٍ إِذا مـا تَمّ نُقصان فَـلا يُـغَرَّ بِـطيبِ العَيشِ إِنسانُ هِـيَ الأُمُـورُ كَما شاهَدتُها دُوَل مَـن سَـرّهُ زَمَـن سـاءَتهُ أَزمانُ وَهذهِ الدارُ لا تُبقي عَلى أَحدٍ ولا يَدومُ عَلى حالٍ لهـا شــانُ Segala sesuatu jika telah di puncak, akan bertahap berkurang Janganlah seseorang terlena indahnya hidup Seperti yang aku saksikan sendiri, segala hal selalu bergulir Satu waktu ia senang, namun di waktu-waktu lain bersedih Dunia ini tidak akan menyisakan apapun Dan tidak ada satu pun keadaan yang kekal di dunia Dari semua cerita panjang Andalus, sudah lebih dari cukup jika kita mencatat pelajaran dan kita pahat dalam hati bahwa ; tak ada yang kekal di dunia ini. Reruntuhan bangunan sangat banyak ditemukan. Peninggalan kerajaan-kerajaan kuno hanya dipajang. Artefak kraton-kraton masa lalu dimuseumkan. Dinding-dinding istana yang dulu megah dan telah roboh sebatas diteliti. Dulu yang dibanggakan dan disombongkan, akhirnya tinggal cerita bahkan dilupakan. Engkau yang kini berencana membuat bangunan, apapun itu bentuk dan tujuannya. Sadarilah bahwa akan ada suatu masa, bangunan itu hilang dan roboh. Bukankah kenyataan di sekelilingmu telah mengatakannya? Engkau yang sedang membangun rumah. Engkau yang sedang membuat tempat usaha. Engkau yang sedang merancang taman dan kebun. Engkau yang sedang mendirikan tempat ibadah. Engkau yang sedang merenovasi lokasi pendidikan. Engkau yang sedang memperbaiki sarana fisik. Janganlah lupa dan terlena! Ingat, itu semua hanya sementara. Tiap-tiapnya ada batas akhir yang telah ditentukan oleh- Nya. Maka, perbaikilah niatmu! Lurus dan tulus lah dalam membangun! Untuk kepentingan duniamu, secukupnya saja lah. Jika engkau semangat membangun rumah di dunia, lebihlah semangat untuk membangun istana di surga. Dengan ibadahmu. Dengan sedekahmu. Dengan infakmu. Dengan taatmu. Bangunlah rumah yang akan kekal ditempati, bukan bangunan yang akan ditinggal pergi. Semoga Allah Ta'ala melimpahkan istiqamah untuk kita hingga akhir hayat nanti. Koridor ruang MRI di sebuah rumah sakit yang megah. Jumat pagi 10 Sept 2021 t.me/anakmudadansalaf


🔈💽 Enam Perkara Yang Wajib Dijaga Untuk Menjaga Ukhuwah 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Pautan audio rakaman (13:44): https://drive.google.com/file/d/1qYHSax_soqaTHJhMpkPCOhYu6Ie4ajaU/view?usp=drivesdk…



Dalil Nama Allah Al-Hayyu Di antara Asmaul Husna adalah الحي (al-Hayyu), Yang Mahahidup. Nama Allah al-Hayyu ini telah disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, di antaranya, ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوۡمٌۚ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ […]

Mengejar Yang Menghindar Ibn Katsir (Al Bidayah 12/361) meriwayatkan tentang raja Nuruddin Mahmud. . Bersama rombongan, beliau suatu hari ingin berkuda. Sinar matahari memancar dari arah belakang, sehingga bayang-bayang rombongan terlihat di depan. Secepat apapun mereka berkuda, tetap sa…

Dalil Nama Allah Al-Hamid Salah satu nama Allah subhanahu wa ta’ala adalah al-Hamid (الْحَمِيدُ), yakni Yang Maha Terpuji. Nama ini tersebut dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala, وَيَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبۡتُمۡ وَمِمَّآ أَخۡرَجۡنَا لَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِۖ وَلَا تَيَمَّمُواْ ٱلۡخَبِيثَ مِنۡهُ تُنفِقُونَ وَلَسۡتُم بَِٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغۡمِضُواْ فِيهِۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ […]

Dalil Nama Allah Al-Halim Salah satu Asmaul Husna (nama-nama Allah subhanahu wa ta’ala Yang Mahabagus) adalah Al-Halim (الْحَلِيمُ). Hal itu berdasarkan firman-Nya, قَوۡلٌ مَّعۡرُوفٌ وَمَغۡفِرَةٌ خَيۡرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتۡبَعُهَآ أَذًىۗ وَٱللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Mahakaya lagi […]