Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, تجد أهل الآخرة لا يهتمون بما يفوتهم من الدنيا إن جاءهم من الدنيا شيء قبلوه، وإن فاتهم شيء لم يهتموا به “Anda akan menjumpai ahli akhirat (hamba yang mengutamakan kehidupan akhirat) tidak akan peduli dengan dunia yang terlewatkan dari mereka. Jika datang suatu keuntungan dunia, mereka pun menerimanya. […]


Jika imam salah dalam bacaan yang hukumnya wajib, seperti bacaan surat al-Fatihah, maka makmum wajib membenarkannya. Namun jika kesalahan terjadi pada bacaan yang hukumnya Sunnah (selain surat al-Fatihah), maka kita lihat. Apabila kesalahan tersebut merubah makna, maka harus dibenarkan. Akan tetapi jika kesalahannya tidak sampai merubah makna, maka tidak wajib dibenarkan.


Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “حب العلم وطلبه أصل كل طاعة وحب الدنيا والمال وطلبه أصل كل سيئة.” “Cinta ilmu agama dan mencarinya adalah pangkal semua ketaatan. Sedangkan cinta dunia dan harta serta upaya mencarinya adalah pangkal segala kejelekan.” [Miftah Daaris Sa’adah 1/129]


Syaikh Zaid al-Madkhaly rahimahullah berkata, إن اهل السنة أصحاب ورع لايكفرون ولا يفسقون ولا يبدعون الا من هو يستحق ذلك بأدلة الكتاب والسنة وبفهم سلف هذه الأمة “Sesungguhnya Ahlus sunah adalah orang yang sangat berhati-hati. Mereka tidaklah mengkafirkan, tidak menuduh fasik dan tidak memberikan vonis bid’ah kecuali kepada orang yang memang pantas mendapatkan vonis itu […]


Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam rahimahullah menyatakan, “Khusyuk adalah ruh dan inti shalat. Banyak dan sedikitnya pahala shalat tergantung kepada sejauh mana orang yang shalat bisa memahami kekhusyukannya dalam shalat.” [Taisirul Allam Syarh Umdatul Ahkam 1/292]

AL-USHUL ATS-TSALATSAH 3 PILAR POKOK KEYAKINAN MUSLIM . ✍🏻 Al-Ustadz Abu Abdirrahman Hammamحفظه الله تعالى Kitab ini sudah tidak asing lagi. Dipelajari hampir di seluruh penjuru negeri, di berbagai belahan bumi. Al Ushul Ats Tsalatsah, itulah judul kitab kecil yang membahas seputar aki…


🔈💽 Jangan Melampaui Batas Dalam Mencintai Atau Membenci Seseorang 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Pautan audio rakaman (03:08): https://drive.google.com/file/d/1Poiy50jh6vUHH42ISMgCerVSS9nCPBzw/view?usp=drivesdk…


بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلاً “Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.” (QS. al-Kahfi : 50) Suara artis tidak pantas untuk ditirukan dan jangan engkau mendengarkan suara mereka. Tidak ada kebaikan padanya. Demikian pula suara-suara binatang. Apa yang mau ditirukan manusia? Suara anjing yang menggonggong atau suara keledai yang meringkik. Bahkan suara […]


🔈💽 Jangan Berteman Dengan Orang Yang Ahmaq (Dungu) 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Pautan audio rakaman (02:12): https://drive.google.com/file/d/1OXuyUaPLK778bz_ZDkfJWYC6cqqEOBWz/view?usp=drivesdk…


Syaikh Shalih Alu Syaikh hafidzahullah mengatakan, ” كان السلف في الفتن يُكثرون الصمت، ويُقلّون الكلام، ولهذا كانت كلماتهم تُحفظ فتنقل.” “Sikap para salaf dimasa fitnah adalah banyak diam dan sedikit bicara. Oleh karena itu ucapan-ucapan mereka bisa dihafal dan dinukilkan.” [An-Nubugh al-Ilmi 309]


“Suatu saat pernah ditanyakan kepada al-Fudhail bin ‘Iyadh ما الزّهدُ؟ ‘Apa itu Zuhud?’ قَال: القُنُوع. Beliau pun menjawab, ‘Zuhud adalah qona’ah (merasa cukup dengan pemberian Allah Ta’ala).’ قِيل: ما الوَرَع؟. Beliau ditanya lagi, ‘Apa itu Wara’?’ قَال: اجتِنَاب المَحَارِم. Maka beliau menjawab, ‘Wara’ adalah menjauhi perkara-perkara yang haram.” [Siyar A’lamin Nubala 8/434]