Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Syaqiq al-Balkhiy rahimahullah menyatakan, طلبنا ترك الذنوب فوجدناها في صلاة الضحى “Kami mencari upaya untuk meninggalkan dosa, kami pun mendapatkannya pada shalat Dhuha.” [Al-Buhur az-Zakhirah 1/208]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, إن هذا المقدر قدر باسباب، ومن أسبابه الدعاء، فلم يقدر مجردا عن سببه، ولكن قدر بسببه “Sesungguhnya kejadian yang sudah ditetapkan ini telah ditentukan bersama dengan penyebabnya. Dan di antara penyebabnya adalah doa sehingga tidaklah ditetapkan begitu saja tanpa adanya sebab. Akan tetapi telah ditetapkan bersamaan dengan penyebabnya.” [Ad-Da’ […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “اعلم أن العذاب والنعيم في القبر على عكس العذاب أو النعيم في الدنيا فإن العذاب أو النعيم في الدنيا على البدن وتتأثر به الروح وفي البرزخ يكون النعيم أو العذاب على الروح ويتأثر به البدن.” “Ketahuilah bahwa siksa dan nikmat kubur berlawanan dengan siksa dan nikmat dunia. Karena […]


Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan, إذا صلى وفي ثوبه نجاسة ولكن لم ينتبه إلا بعد السلام فصلاته صحيحة؛ لأنه ثبت عن النبي ﷺ أنه صلى ذات يوم وعليه نعلاه، فجاءه جبرائيل وذكر له أن فيها قذرًا فخلعهما ثم أتم الصلاة ولم يعد الصلاة عليه الصلاة والسلام “Apabila seseorang shalat dan pada pakaiannya ada […]


Imam asy-Syaukani rahimahullah menyatakan, “من أكثر الأذكار أجورا وأعظمها جزاء : الأدعية الثابتة في الصباح والمساء ؛ فإن فيها من النفع والدفع ما هي مشتملة عليه.” “Di antara dzikir yang paling banyak pahalanya dan paling agung balasannya adalah doa-doa yang telah shahih pada waktu pagi dan sore hari. Karena sesungguhnya pada doa-doa tersebut terkandung kemanfaatan […]


Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan, الغناء والملاهي في المجتمع من أعظم الأسباب لزوال النعم وحلول النقم، وخراب الدولة وزوال الملك وكثرة الفوضى والتباس الأمور “Nyanyian dan alat musik di tengah masyarakat termasuk sebab terbesar sirnanya nikmat, datangnya bencana, runtuhnya negeri, hilangnya kekuasaan, banyaknya kekacauan dan kerancuan berbagai perkara.” [Majmu’ul Fataawa 4/162]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan, الصلاة التي تنهى عن الفحشاء والمنكر هي الصلاة الكاملة، التي تكون على وفق ما جاء عن النبي -صلى الله عليه وسلم- باستحضار القلب، وأداء العمل كما جاءت به السنة “Shalat yang mencegah dari perbuatan keji dan mungkar adalah shalat yang sempurna. Yaitu shalat yang sesuai dengan apa yang […]


Ibnul Jauzi rahimahullah menyatakan, “يا كثير الذنوب، قليل البكاء ابكِ على عدم بكائك، كانوا يبكون مع التقوى وأنت تضحكُ مع الذُّنوب.” “Wahai hamba yang banyak berdosa dan sedikit menangis, tangisilah ketidakmampuanmu untuk menangis. Para pendahulu kita banyak menangis padahal mereka bertakwa. Sementara anda banyak tertawa padahal banyak dosa.” [Al-Khowatim 254]


Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah mengatakan, ما دام العلم باقيا فالناس في هدى وبقاء العلم بقاء حملته فإذا ذهب حملته ومن يقوم به وقع الناس في الضلال. “Selama ilmu agama ada di bumi, manusia akan berada dalam petunjuk. Dan eksistensi ilmu agama adalah dengan keberadaan para pembawanya. Jika para pembawa dan penegak ilmu telah pergi, […]


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan, ﻭﻻ ﻳﺠﻮﺯ اﻟﻤﻘﺎﻡ ﺑﻴﻦ ﻧﺼﺎﺭﻯ ﺃﻭ ﺭﻭاﻓﺾ ﻳﻤﻨﻌﻮﻥ اﻟﻤﺴﻠﻢ ﻋﻦ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺩﻳﻨﻪ . “Tidak boleh tinggal di antara orang-orang Nasrani atau Rafidhah (Syi’ah) yang menghalangi seorang muslim untuk menampakkan agamanya.” [Majmu’ul Fataawa 27/55]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “الذين يتحيلون على الربا بالطرق الملتويةأشد إثما من الذين يأتون الربا على وجه صريح لما في فعلهم من الوقوع في محظور الربا من وجه ومن مخادعة الله سبحانه وتعالى من وجه آخر.” “Orang-orang yang melakukan tipu muslihat untuk riba dengan cara yang terselubung lebih besar dosanya daripada pelaku […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, ﻭﻓﻲ ﺷﻌﺮ اﻟﺮﺃﺱ ﻣﻨﺎﻓﻊ ﻭﻣﺼﺎﻟﺢ ﻣﻨﻬﺎ ﻭﻗﺎﻳﺘﻪ ﻋﻦ اﻟﺤﺮ ﻭاﻟﺒﺮﺩ ﻭاﻟﻤﺮﺽ ﻭﻣﻨﻬﺎ اﻟﺰﻳﻨﺔ ﻭاﻟﺤﺴﻦ . “Rambut kepala mempunyai berbagai manfaat di antaranya adalah menjaga kepala dari panas, dingin dan penyakit. Juga di antara fungsinya adalah sebagai perhiasan dan keindahan.” [At-Tibyan fi Aqsamil Qur’an 316]