Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Ketika rukuk, Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam meluruskan punggung beliau dan meletakkan kedua telapak tangan beliau di kedua lutut beliau. Dan setelah salam beliau selalu beristighfar tiga kali dan mengucapkan اللهم أنت السلام ومنك السلام، تباركت يا ذا الجلال والإكرام “Ya Allah, Engkaulah keselamatan, dan dari-Mulah segala keselamatan. Maha Agung Engkau wahai Dzat yang memiliki […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “أما شعبان فنعم يمتاز عن غيره بأن النبي ﷺ كان يكثر صومه. بل كان يصومه كله إلا قليلاً. فينبغي الإكثار من الصيام في شعبان.” “Adapun bulan Sya’ban adalah sebaik-baik bulan yang teristimewakan dari bulan yang lainnya dengan banyaknya puasa yang dilakukan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Bahkan […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, إذا أصبت بضر فقل اللهم أعني على الصبر عليه، حتى يعينك الله فتصبر ويكون ذلك لك خيرا. Jika anda tertimpa musibah, maka katakanlah اللهم أعني على الصبر عليه ‘Ya Allah tolonglah aku agar dapat sabar dalam menghadapinya.’ Sehingga Allah Ta’ala akan membantu agar anda dapat bersabar dan hal […]

Pertanyaan: Apa doa yang bisa dipanjatkan agar terlepas dari waswas setan? Jawaban: Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab sebagai berikut. Seseorang dapat berdoa dengan doa yang Allah azza wa jalla mudahkan baginya. Misalnya, ia mengatakan, اللَّهُمَّ أَعِذْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ، اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ […]


✍️ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Segala musibah yang terjadi disebabkan oleh dosa para hamba dan perbuatan mereka. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka hal itu disebabkan oleh perbuatan tangan-tangan kalian sendiri, dan Allah telah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan kalian).” وَالْمَصَائِبُ: بِسَبَبِ ذُنُوبِ الْعِبَادِ […]


✍️ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Segala nikmat, meskipun disebabkan karena ketaatan yang dilakukan oleh seorang hamba, lalu Allah memberinya pahala karenanya; maka Dialah Subhanallahu wa Ta’ala yang sebenarnya Sang Pemberi nikmat kepada si hamba, juga memberinya kenikmatan ketaatan dan kenikmatan ganjaran karena ketaatan tersebut. Karena Dialah Subhanallahu wa Ta’ala yang telah menciptakan si […]


Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah mengatakan, : ” الدنيا ليست دارًا للمسلم؛ إنما دار المسلم هي الجنة؛ وهو وُجد في الدنيا من أجل أن يعمل للجنة.” “Dunia bukanlah negeri seorang muslim. Namun tiada lain negeri seorang muslim adalah surga. Dia ada di dunia ini agar beramal untuk meraih surga.” [Syarah al-Arba’in an-Nawawiyah 285]


Pertama, agama yang diakui di sisi Allah adalah agama Islam. Sementara itu, hukum dibangun berdasarkan Al-Quran dan Sunnah serta hal-hal lain yang merupakan cabang dari keduanya. Para imam empat mazhab yang terkenal dan para mujtahid di kalangan kaum Muslimin, bertugas menyimpulkan hukum-hukum dari dalil-dalil tersebut sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap agama ini. Pendapat […]


Ayat إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَى مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِينَ مَعَكَ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ عَلِمَ أَنْ لَنْ تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ “Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya engkau berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang […]


Ketika shalat Subuh pada hari Jumat, disunnahkan untuk membaca surat as-Sajdah pada rakaat pertama, dan membaca surat هَلْ أَتَىٰ عَلَى ٱلْإِنسَٰنِ حِينٌۭ مِّنَ ٱلدَّهْرِ “Bukankah telah datang kepada manusia satu waktu dari masa” (QS. Al Insaan : 1) pada rakaat kedua. Dan, ketika shalat Jumat membaca surat al-A’la dan surat al-Ghasyiyah. Dan, hendaknya terkadang membaca […]


Kita mengerjakan demikian demi mengikuti Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Maka kita harus membaca tanpa suara ketika beliau membaca tanpa suara dan mengeraskan suara ketika beliau mengeraskan suara, berdasarkan firman Allah `Azza Wa Jalla, لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” (QS. […]


Jawaban 1: Anda harus membaca dua rakaat yang Anda qada setelah imam salam pada shalat Isya dengan suara lirih, karena yang benar adalah dua rakaat tersebut merupakan akhir rakaat shalat Anda. Jawaban 2: Pada waktu mengqada rakaat yang tertinggal, Anda boleh membaca al-Fatihah dan ayat Alquran yang mudah bagi Anda dengan suara keras dengan catatan […]