Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, وترك الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر سببٌ لعقوبة الدنيا قبل الآخرة، فلا يظُنَّ الظانُّ أنها تصيبُ الظالم الفاعل للمعصية دونَه مع سكوته “Meninggalkan amar makruf dan nahi mungkar merupakan sebab datangnya hukuman di dunia sebelum di akhirat. Maka janganlah seseorang menyangka bahwa hukuman itu hanya akan mengenai orang yang […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menegaskan, “ومن هاهنا وصّْى أطباء القلوب بالإعراض عن أهل البدع ، وأن لا يسلًّم عليهم ، ولا يريهم طلاقة وجهه ولا يلقاهم إلا بالعبوس والإعراض.” “Dari sinilah para dokter kalbu berwasiat agar berpaling dari ahli bid’ah, tidak salam kepada mereka, tidak memperlihatkan keceriaan wajah kepada mereka dan agar bertemu mereka dengan […]

 .(138) Jangan Mengulangi Kesalahan Yang Sama Anak-anak kita mesti sering diberi pemahaman tentang realita kehidupan yang pasti akan dihadapi. Dunia tidak sesempit ruang keluarga. Dunia tak sesederhana pesantren. Ibarat hutan, kehidupan dunia sangatlah liar dan buas. Sampai-sampai di be…

 .(137) Efek Sosial Santri Nakal Sekilas, santri diidentikkan dengan sosok yang saleh, rajin beribadat, dan benci pada hal-hal yang buruk. Walau begitu, realita tidak selalu demikian. Tetap saja, meski prosentasenya kecil, ada santri yang berpredikat nakal. Menurut KBBI, nakal diartikan : su…

BAGAIMANA KRITERIA HUJAN YANG BISA MENJADI UZUR UNTUK MENINGGALKAN SALAT BERJAMAAH? . Pertanyaan, Bismillah, Afwan ustadz ijin bertanya. Apakah hujan yang deras saja menjadi uzur meninggalkan salat berjamaah ke masjid atau cukup hujan saja? Jawaban, al-Ustadz Abu Fudhail 'Abdurrahman bin 'Umar hafizhahullah, Pendapat yang kuat adalah hujan merupakan sebab yang menjadikan seorang muslim disyariatkan melakukan ibadah salat wajib di rumah baik hujan tersebut deras ataupun hanya sekadar gerimis, baik seorang muslim terganggu dengan beceknya jalan untuk berangkat ke masjid atau pun tidak, yang jadi tolok ukurnya adalah hujan. Al-Imam Ibnu Hibban rahimahullah menyebutkan di dalam kitab shahihnya, ذكر البيان بأن حكم المطر القليل وإن لم يكن مؤذيا فيما وصفنا حكم الكثير المؤذي منه "Penjelasan tentang bahwa hukum hujan yang gerimis sekalipun tidak mengganggu, maka hukumnya sama dengan hujan deras yang mengganggu." Lalu beliau menyebutkan hadis, أخبرنا الحسن بن سفيان، قال: حدثنا حبان بن موسى، قال: أخبرنا عبد الله، عن شعبة، عن، قتادة، عن أبي المليح، عن أبيه، قال: كنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم زمن الحديبية، فأصابنا سماء لم تبل أسافل نعالنا، فأمر رسول الله صلى الله عليه وسلم مناديه: «أن صلوا في رحالكم». "Telah mengabarkan kepada kami al-Hasan bin Sufyan, telah menceritakan kepada kami Hibban bin Musa, telah mengabarkan kepada kami Abdullah, dari Syu'bah, dari Qatadah, dari Abu al-Malih, dari ayahnya, dia berkata, 'Kami dahulu bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di waktu Hudaibiyah, lalu kami kehujanan dengan hujan yang tidak sampai membasahi bagian bawah sandal-sandal kami. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan muazinnya untuk mengumandangkan lafal, Shalluu fii rihaalikum (hendaknya kalian salat di rumah)'" (Shahīh Ibnu Hibbān, no. 2083). Di dalam hadis yang agung di atas menunjukkan kepada kita dengan sangat jelas bahwa hujan yang sangat rintik sekalipun yang tidak membasahi telapak kaki kita sudah termasuk disyariatkannya bagi seorang muslim untuk mengerjakan salat di rumah. Wallahua'lam 📃 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫: 𝐌𝐚𝐣𝐦𝐮'𝐚𝐡 𝐚𝐥-𝐅𝐮𝐝𝐡𝐚𝐢𝐥 ✉️ 𝐏𝐮𝐛𝐥𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢: https://t.me/TJMajmuahFudhail


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “وهذا شأن المُبطِلين، إذا غُلِبوا وقامت عليهم الحُجّة ؛ همّوا بالعُقوبة.” “Demikianlah kondisi para pembawa kebatilan. Jika mereka kalah dan hujjah (bukti) telah tegak atas mereka, mereka pun bertekad untuk melakukan penyiksaan (terhadap pembawa kebenaran).” [Jala’ al-Afham 275]


Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah menyatakan, الذي إذا ابتلي جزع وتسخط وقنط من رحمة الله فهذا يزاد ابتلاء إلى ابتلاء ومصائب إلى مصائب “Orang yang diuji lalu berkeluh kesah (tidak sabar), marah dan berputus asa dari rahmat Allah Ta’ala, maka ini hanya akan menambah berat ujian dan musibah.” ✍️ Syarh al-Qowaid al-Arba’ 9 #faedah #sabar


🔊💽 Khutbah Jumaat – Tiga Wasiat Penting Dari Rasulullah ﷺ 🎙️Al-Ustadz Abdush Shomad Bawazer حفظه الله 📅 Masjid Al-Istiqomah Ma’had As-Sunnah ll Batu …


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menuturkan, ﺃﺣﺐ ﺷﻲء ﺇﻟﻰ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﻔﺮﻕ ﺑﻴﻦ اﻟﺮﺟﻞ ﻭﺑﻴﻦ حبيبته ﻟﻴﺘﻮﺻﻞ ﺇﻟﻰ ﺗﻌﻮﻳﺾ ﻛﻞ ﻣﻨﻬﻤﺎ ﻋﻦ ﺻﺎﺣﺒﻪ ﺑﺎﻟﺤﺮاﻡ . “Perkara yang paling disukai setan adalah memisahkan seorang suami dengan istrinya sebagai sarana agar keduanya terjatuh dalam perkara yang haram (zina).” 📓 Raudhatul Muhibbin 218 #faedah #setan


✍️ Asy-Syaikh Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata: “Apabila engkau merasa berat untuk menegakkan shalat, walaupun itu shalat sunnah, maka ketahuilah bahwa di dalam hatimu ada sifat kemunafikan. Karena hal itu merupakan keadaan orang-orang munafik. Allah Ta’ala telah menyebutkan keadaan mereka dalam ayat-Nya, وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ ” Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri […]


Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah menjelaskan, “وأكثر العلماء على أنه لا يكون مدركاً للركعة إلا إذا كبر وركع قبل أن يرفع إمامه، ولم يشترط أكثرهم أن يدرك الطمأنينة مع الإمام قبل رفعه”. “Mayoritas ulama berpendapat seseorang tidak akan mendapatkan satu rekaat kecuali apabila dia dapat bertakbir dan rukuk sebelum bangkitnya imam (dari rukuk). Dan […]