Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


✍️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan: ?فلو أن رجلا أذنب خمسين يوماً، ثم تاب وأصلح خمسين يوماً؛ ? فالعدل أن نعذبه عن خمسين يوماً، ونجازيه بالثواب عن خمسين يوماً، ?Seandainya seseorang berbuat dosa selama lima puluh hari, lalu ia bertaubat dan memperbaiki selama lima puluh hari, maka sebagai keadilan adalah kami mengazabnya lima […]


✍ Asy syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al Madkhali rahimahullah berkata : “Semua sebab turunnya rahmat, dasar dan sumbernya ialah mengesakan Allah -tabaraka wa ta’ala- dalam ibadah. Dengan sesorang masuk ke dalam agama Islam dan menegakkan kewajiban-kewajibanya, maka barangsiapa yang menempuh itu semua berarti dia telah menempuh sebab-sebab rahmat.” ? [Kitab Aunul Ahadi Shamad […]


✍ Al-Hafizh Ibnu Sa’ad rahimahullah berkata: أخبرنا بكّار بن محمّد قال: كان ابنُ عونٍ إذا صلّى الغداة يمكثُ مستقبِل القبلة في مجلسه يذكر اللهَ، فإذا طلعتِ الشمسُ صلّى ثم أقبلَ على أصحابه. ✅ Bakkar bin Muhammad telah mengabarkan kepada kami. Ia berkata: ⏳ Ibnu ‘Aun terbiasa ketika selesai shalat shubuh, beliau menghadap kiblat dengan tetap […]


??? THĀ-IFAH MANSHURAH, AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH & FIRQAH NAJIYAH TIGA ISTILAH SATU HAKIKAT SIAPAKAH MEREKA? قال ابن عثيمين: الطائفة المنصورة هم أهل السنة والجماعة والفرقة الناجية وهم الذين كانوا على مثل ما عليه النبي وأصحابه عقيدة وقولا وفعلا. ? Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, ✍? “Ath Thā-ifah al Manshurah (kelompok yang ditolong), Mereka adalah ahlussunnah […]


? Al Imam Ibnul Qayyim رحمَـہ الله تَعـَالَـى berkata : “Pada hakikatnya musibah itu ada pada dosa-dosa dan akibat-akibatnya. Sedangkan kesehatan yang sebenarnya itu ada pada ketaatan-ketaatan dan akibat-akibatnya. Maka yang terkena musibah sesungguhnya itu adalah mereka yang melakukan maksiat walaupun sehat badannya. Sebaliknya orang yang sehat sesungguhnya adalah orang yang melakukan ketaatan-ketaatan walaupun sakit […]


✍ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata: الإخلاص لا تظن أنه سهل بل إن الإخلاص من أشق الأشياء على النفوس ولهذا كان من قال (لا إله إلا الله) خالصة من قلبه دخل الجنة فالمسألة خطيرة للغاية ولهذا يجب علينا أن نفتش عن قلوبنا هل نحن مخلصون في أعمالنا في عبادتنا في طلبنا للعلم في […]


? Seorang Tabi’in yaitu Imam Amir Asy sya’bi رحمَـہ الله تَعـَالَـى berkata : “Penduduk jannah berada di jannah memandang kepada sekelompok orang di neraka.” Mereka (penduduk jannah) berkata : “Mengapa kalian di neraka padahal dahulu kami bisa beramal dengan sebab apa yang kalian ajarkan.?!” mereka (penduduk neraka) menjawab : “Sesungguhnya dahulu kami hanya mengajarkan kepada […]


✒️ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: Apabila cahaya kenabian terputus dari manusia, maka mereka akan terjatuh ke dalam kegelapan fitnah. Terjadilah banyak kebid’ahan dan kefajiran. Kejahatan terjadi diantara mereka. ? Majmu’ Al Fatawa: 17/310 فإذا انقطع عن الناس نورُ النبوةِ ؛ وقعوا في ظلمة الفتن ، وحدثت البدع والفجور ، ووقع الشر بينهم . […]


✍️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan: ?Sesungguhnya mendoakan kebaikan untuk orang lain tanpa sepengetahuannya adalah bukti yang jelas atas jujurnya keimanan seseorang. Karena Nabi ﷺ bersabda: “Tidak beriman salah seorang kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa-apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri”. ✅Sehingga, apabila engkau mendoakan kebaikan untuk saudaramu tanpa sepengetahuannya dan […]


Al-Hafidz Ad-Dzahaby berkata: “Apakah menuntut ilmu lebih utama atau salat sunnah dan banyak berzikir? Adapun seorang yang ikhlas kepada Allah dalam menuntut ilmu dan memiliki kecerdasan, maka menuntut ilmu lebih utama. Tetapi dengan tetap mengambil bagian dari salat sunnah dan ibadah sunnah lainnya. Maka, jika kamu melihatnya seorang yang bersemangat dalam mencari ilmu, tetapi ia […]


✍️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan: تقبيل المصحف بدعة لأن هذا المقبل إنما أراد التقرب إلى الله عز وجل بتقبيله، ومعلوم أنه لا يتقرب إلى الله إلا بما شرعه الله عزوجل،ولم يشرع الله تعالى تقبيل ما كتب فيه كلامه. ?Mencium Mushaf adalah bid’ah, karena orang yang menciumnya tidak lain tujuannya adalah mendekatkan diri […]


◼️ Allah ta’ala berfirman: {وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ} Artinya: “Dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat”. [QS. An-Naazi’aat 36] ✅ Tafsir: Makna “diperlihatkan” adalah ditampakkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihatnya. ? Ibnu Abbas mengatakan: “Neraka disingkapkan, sehingga setiap yang memiliki pandangan akan melihatnya dalam keadaan menyala-nyala.” ↪️ Dan dikatakan: “Yang […]