Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Tidak ada kewajiban meng-qadha puasa sunah meskipun ditinggalkan dengan sengaja. Akan tetapi, seorang Muslim sebaiknya senantiasa istiqamah terhadap amal saleh yang biasa dilakukannya. Ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, أحب الأعمال إلى الله ما داوم عليه صاحبه وإن قل “Amalan yang paling disukai Allah adalah yang dilakukan secara istiqamah (terus-menerus) walaupun hanya sedikit.” […]


Seorang Muslim dianjurkan untuk berpuasa pada hari Asyura. Ini berdasarkan keterangan dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam bahwa beliau memerintahkannya. Namun, ketika syariat puasa Ramadhan telah diwajibkan, maka siapa yang ingin berpuasa Asyura diperbolehkan, dan yang tidak ingin berpuasa juga diperkenankan. Tidak ada kewajiban mengeluarkan zakat fitrah seperti ketika Idul Fitri. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala […]


Sepengetahuan kami tidak ada (dalil) yang menyebutkan bahwa Rasulullah pernah berpuasa sepuluh hari pertama Dzulhijjah yakni sembilan hari sebelum Idul Adha. Akan tetapi, beliau menganjurkan untuk memperbanyak amal saleh pada hari-hari tersebut. Ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa beliau Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda, ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه […]


Orang yang melakukan puasa Arafah dengan niat sunah tetapi masih mempunyai hutang puasa Ramadhan, puasanya tetap sah. Sebaiknya dia tidak menunda qadha karena ajalnya berada di tangan Allah dan tidak tahu kapan datangnya. Jika puasa hari Arafah itu diniatkan untuk meng-qadha puasa Ramadhan, maka itu lebih baik daripada untuk puasa sunah. Sebab, ibadah fardu itu […]


Jika Anda meng-qadha puasa Ramadhan pada hari Arafah, maka itu sudah dianggap meng-qadha puasa yang Anda tinggalkan. Akan tetapi, yang lebih utama adalah meng-qadha selain hari Arafah, agar lebih leluasa berzikir, berdoa, dan melakukan manasik lain jika Anda sedang berhaji. Anda juga dapat lebih tenang berpuasa sunah, jika Anda tidak sedang berhaji. Dengan demikian, Anda […]


Boleh berpuasa pada hari Arafah dengan niat qadha, dan itu dianggap sah. Akan tetapi, keutamaan melaksanakan puasa sunah Arafah tidak diperoleh, karena tidak ada dalil yang menjelaskannya. Adapun menyatukan umrah dengan haji, Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam telah menjelaskan hal ini dalam hadits, دخلت العمرة في الحج إلى يوم القيامة “Umrah disatukan dengan haji sampai […]


Diperbolehkan puasa Arafah hanya satu hari, baik itu bertepatan dengan hari Sabtu atau lainnya. Sebab, puasa Arafah adalah sunah tersendiri. Selain itu, hadits yang melarang puasa di hari Sabtu adalah daif dan bertentangan dengan hadits-hadits sahih. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Dianjurkan berpuasa Arafah jika bertepatan dengan hari Jumat meskipun tanpa didahului dengan puasa sehari sebelumnya. Ini berdasarkan keterangan bahwa Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam yang menganjurkan berpuasa serta menjelaskan keutamaan dan besarnya pahala. Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda, صوم يوم عرفة يكفر سنتين: ماضية ومستقبلة، وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية “Puasa hari Arafah […]


Hari Arafah adalah hari dimana para jamaah haji sedang wukuf di Arafah, dan dianjurkan berpuasa bagi orang yang tidak sedang menunaikan haji. Jika Anda ingin berpuasa, maka tunaikanlah. Jika Anda berpuasa sehari sebelumnya, itu juga dibolehkan, bahkan berpuasa sembilan hari di awal Dzulhijjah juga lebih baik. Sebab, hari-hari tersebut sangat mulia dan dianjurkan untuk berpuasa, […]


Ketentuan pahala atas amal yang dilakukan seorang hamba adalah hak prerogatif Allah Azza wa Jalla. Jika seorang hamba menginginkan balasan kebaikan dari Allah Azza wa Jalla dan bersungguh-sungguh dalam melakukan ketaatan, maka Allah tidak menyia-nyiakan pahalanya. Ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala, إِنَّا لاَ نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلا “Tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala […]


Puasa enam hari di bulan Syawal dimulai setelah Idul Fitri. Bagi orang yang pernah berpuasa sekali atau dua kali tidak ada kewajiban untuk berpuasa secara terus menerus. Orang yang meninggalkannya juga tidak berdosa. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Tidak ada keharusan untuk berpuasa enam hari langsung setelah Idul Fitri. Bahkan, ia boleh dilakukan satu atau beberapa hari setelah hari raya. Secara berturut-turut atau berselang-seling tidak jadi soal, selama masih bulan Syawal sesuai kemampuan. Dalam hal ini Islam memberikan keleluasaan karena ini sunah, bukan wajib. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa […]