Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

MERAIH MAHABBAH, DENGAN ZIARAH ✍🏻 Al-Ustadz Abu Hisyam Sufyan Alwi حفظه الله تعالى Pembaca Qudwah . رحمكم الله, kita semua tentu menginginkan untuk dicintai oleh Allah سبحانه وتعالى. Bagaimana tidak, Allah telah menjanjikan bagi hamba-hamba yang ia cintai, bahwa mereka pasti akan sel…

GERAKAN HAMAS ADALAH GERAKAN HIZBIYYAH . Al-Allamah Al-Muhaddits Syaikh Muqbil bin Hadi Al wadi'i rahimahullah ta'la pernah ditanya : "Apa pendapat anda tentang jihad islami dan gerakan penegak Islam (Hamas) di bumi Arab yang bertempat di Palestina? Jawaban : "Adapun gerakan Hamas ma…

NABI SHALIH عليه السلام ✍🏻 Al-Ustadz Idral Harits Thalib Abrar حفظه الله تعالى Tsamud adalah nama salah satu kabilah 'Arab Baidah atau 'Aribah, jauh sebelum masa Nabi Ibrahim Al Khalil عليه السلام. Nama Tsamud diambil dari nama nenek moyang mereka, yaitu Tsamud bin 'Abir bin Iram bin Sam bin…

INDAHNYA BERBAHASA Al Utsaimin (Majmu' Fatawa 26/327) bercerita tentang pengalaman menyampaikan ceramah di masjid Bandara Jeddah. Saat itu beliau sedang membahas bukti-bukti kesesatan tarekat Tijaniyah. Ada peserta yang meminta ijin untuk menterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Housa …

 .Kadar Cintamu kepada Allah Ibnul Qayyim (Thariqul Hijratain 1/306) menguraikan 4 momen keseharian untuk memeriksa kadar cinta kepada Allah. Pertama ; saat bersiap-siap tidur. Ketika mengistirahatkan anggota badan dan panca indera dari kesibukan. "Sungguh ! Ia tidak nyaman tidur kecuali dengan mengingat dzat yang ia cintai. Hatinya fokus kepada-Nya" , kata Ibnul Qayyim. Kedua ; saat terbangun dari tidur. "Hal pertama yang masuk ke hatinya adalah mengingat dzat yang ia cintai" , terang Ibnul Qayyim. Ketiga ; saat ia shalat. " Dengan shalat , iman seseorang dapat diukur. Keadaaan , kedudukan , kedekatan dengan Allah dan bagiannya dapat terealisasi " , imbuh Ibnul Qayyim. Keempat ; saat-saat genting dan kritis. " Sungguh ! Pada situasi semacam ini , hati tidak akan mengingat kecuali yang paling ia cintai " , jelas Ibnul Qayyim Cobalah jujur dan silahkan koreksi diri ! Selama ini , pada 4 momen di atas , apa yang kita ingat ? Apa yang kita pikirkan ? Sebelum tidurmu , saat terbangun dari tidurmu , ketika engkau shalat dan sewaktu menghadapi masalah berat. Siapa yang engkau ingat? Apa yang engkau ingat? Semoga saja Allah Ta'ala yang engkau ingat.Supaya ada bukti kadar cintamu kepada Allah. Jika bukan , oh alangkah meruginya ! Bisnis. Pekerjaan. Anak. Istri. Hobi. Wanita yang tidak halal bagimu. Motormu. Harta. Kebencian. Iri. Itukah yang ada di hatimu ? Itukah yang engkau ingat di 4 momen di atas? نستغفر الله العظيم و نتوب إليه. Kita memohon ampunan kepada Allah , dzat yang maha agung. Dan kita bertaubat kepada Allah. 8 Syawal 1442 H / 20 Mei 2021 http://t.me/anakmudadansalaf

 .Langit Akan Tetap Bening (edisi revisi) (Tentang Akibat Ikhtilat) Anak muda itu memanggil saya Abang. Sebenarnya tidak ada hubungan darah antara saya dan dia. Umur di antara kami memang terpaut sepuluh tahun-an. Namun, dikarenakan hubungan baik di antara kami, saya sering men…

Renungan Tentang rezeki (1) Fokuskan pikiranmu untuk melaksanakan perintah. Jangan sibuk berpikir mengenai sesuatu yang sudah Allah jamin. rezeki dan kematian adalah dua hal yang telah pasti dan selalu beriringan. Selagi masih ada kehidupan , tentu rezeki selalu datang. Apabila - kare…

Beban Hati Dek , pasti engkau banyak memikul beban hidup. Galau oleh setumpuk persoalan. Ada masalah yang tertimbun. Fokusmu berserakan. Tentang masa lalu ? Engkau yang mempertanyakan tentang latar belakang ekonomi yang kurang. Engkau yang terganggu oleh kondisi keluarga yang berantakan. …

Lupakan Saja Terkadang , sifat lupa menjadi berkah. Coba bayangkan hal-hal berikut : Sedih dikarenakan anak meninggal dunia.Sedih karena orangtua wafat.Sedih karena suami/istri lebih dahulu pergi. Kecewa karena dikhianati.Kecewa karena diberi harapan-harapan tanpa kenyataan.Kecewa karena j…

Salahmu Sendiri! Pencerahan dari Ibnul Qayyim (Bada'iul Fawaid 2/771) sangat berkesan.Menancap kuat untuk direnungkan. "Jika seseorang diganggu dan disakiti, atau lawannya menyerang , baginya tidak ada yang lebih bermanfaat selain bertaubat secara nasuha (sebenar-benarnya)", catat Ibnul Qayy…

TENTANG SURAT AL-QADR 📌 Allah ta'ala berfirman. إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ {1} وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ {2} لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ {3} تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ {4} سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْر ِ{5} 📌 Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'diy rahimahullah; Allah ta'ala berfirman tentang keutamaan Al-Quran, dan ketinggian derajatnya {Sesungghunya kami telah menurunkan Al-Quran pada malam Lailatul Qadr} QS Al-Qadr 1. Sebagaimana firman Allah yang lain; إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ {Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi} QS Ad-Dukhan 2 Dan yang demikan itu, bahwasannya Allah ta'ala mulai menurunkan Al-Quran di bulan Ramadhan pada malam lailatul qadr, dan Allah merahmati para hambanya melalui Al-Quran tsb, dengan cangkupan rahmat yang menyeluruh, yang para hamba tidaklah menghargainya dengan rasa syukur. Dan di namakan dengan malam Lailatul Qadr karena keagungan kemulyaan, dan keutamaannya di sisi Allah, demikian pula karena pada malam itu di tentukan apa yang akan terjadi dalam setahun berupa ajal, rezeki dan ketentuan-ketentuan takdir. Kemudian mulia perkaranya, agung kedudukannya, lantas Allah ta'ala berfirman {Apakah kalian tahu tentang lailatul qadr itu?} QS Al-Qadr 2. Yaitu maksudnya sungguh perkaranya adalah perkara yang mulia, urusannya adalah urusannya agung. {Lailatul Qadr lebih baik di bandingkan malam seribu bulan} QS Al-Qadr 3. Yaitu maksudnya adalah bahwa keutamaannya sebanding dengan seribu bulan, maka amal yang di kerjakan pada malam tsb lebih baik dari amalan yang di kerjakan pada rentan waktu seribu bulan (selain malam itu). Dan ini termasuk perkara yang menjadikan orang-orang cerdas kebingungan, menjadikan orang-orang berakal tercengang, ketika Allah memberikan kekuatan dan kemampuan kepada ummat yang lemah ini, dengan adanya malam yang amal pada malam tsb megimbangi, bahkan lebih dari pada malam seribu bulan, yang umur seseorangpun tak mencapai sepanjang itu, lebih dari depalan puluh tahun. {Para malaikat dan Jibril akan turun pada malam tersebut}. Yaitu maksudnya banyak yang turun pada malam tsb {untuk mengatur segala urusan} QS Al-Qadr 4 {Malam tsb penuh kesejahteraan}. Yaitu maksudnya keselamatan dari setiap petaka dan kejelekan. Yang demikian itu karena banyaknya kebaikan padanya. {Hingga terbitnya fajar} QS Al-Qadr 5. Yaitu maksudnya adalah mulai dari tenggelamnya matahari dan berakhir saat terbitnya fajar. Dan sungguh telah banyak hadits tentang keutamaannya, dan bahwasannya hal itu pada bulan Ramadhan, dan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, terkhusus pada malam-malam ganjilnya, dan hal itu akan tetap ada setiap tahunnya hingga datangnya hari kiamat kelak Oleh karena inilah nabi shallallahu alaihi wa sallam beriktikaf, serta banyak beribadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, karena berharap malam lailatul qadr. [Wallahu A'lam]. 📚 Tafsir As-Sa'diy Tafsir Surat Al-Qadr ✍️ Abu Ruhma Rahmat http://t.me/faedahislamiyahslogohimo