Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Buang hajat merupakan rutinitas alamiah yang dilakukan oleh semua manusia. Alangkah baiknya kita mengetahui bagaimana agama memberikan bimbingan dalam masalah ini sehingga perbuatan yang bisa jadi dipandang ringan oleh banyak orang ini, dalam beberapa sisinya bisa memiliki nilai ibadah di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Perlahan tapi pasti, Islam mulai memasuki rumah-rumah penduduk Makkah. Mulailah terbuka mata musyrikin Quraisy bahwa ini bukan main-main, dan pasti menjadi ancaman terhadap kedudukan mereka selama ini di mata seluruh kabilah Arab.

Ada sebagian orang yang membolehkan taklid. Namun, ternyata hujah mereka sangat lemah. Seandainya ada yang mengatakan bahwa sebagian ulama membolehkan taklid dengan dalil dari al-Qur’an, sesungguhnya pendapat itu juga sudah dibantah oleh ulama yang lain, bahkan menjelaskan kerusakan taklid ini. Berikut ini kami sebutkan keterangan dari al-Imam ash-Shan’ani rahimahullah tentang masalah ini. Beliau mengatakan, “Adapun […]

“Kiai-ku lebih pintar dari kamu!”, “Imamku-lah yang paling benar!”, ungkapan-ungkapan seperti ini sering kita dengar ketika ada nasihat disampaikan. lnilah antara lain gambaran taklid dan fanatisme golongan, penyakit yang telah lama menjangkiti umat. Hancurnya kaum muslimin dan jatuhnya mereka ke dalam kehinaan tidak lain disebabkan kebodohan mereka terhadap Kitab Allah subhanahu wa ta’ala dan Sunnah […]

Kondisi umat Islam yang berpecah memang memunculkan keprihatinan. Dari sejumlah tokoh Islam, sering muncul ajakan agar semua kelompok bersatu dalam satu wadah, tidak perlu mempermasalahkan perbedaan yang ada karena yang penting tujuannya sama yaitu memajukan Islam. Mungkinkah umat Islam bersatu dan bagaimana caranya?

Menjaga Diri dari Maksiat Maimun bin Mihran rahimahullah berkata, “Seseorang mengingat Allah subhanahu wa ta’ala ketika hendak bermaksiat (sehingga menahan diri darinya) itu lebih baik dan lebih utama daripada zikir kepada Allah dengan lisan.” Abdullah ibnul Mubarak rahimahullah berkata, “Aku mengembalikan uang syubhat satu dirham lebih aku sukai daripada aku bersedekah seratus ribu, kemudian […]