Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

KAPANKAH SUMPAH UNTUK MENCERAI JATUH SEBAGAI CERAI  . Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Saya pernah marah, lalu muncul sumpah dari saya untuk mencerai istri 3 kali cerai jika sampai dia pergi ke rumah orang tuanya ketika saya pergi. Namun sampai sekarang dia…

Hukum Bedoa Meminta Kenikmatan Dunia Dalam Shalat Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin رحمه الله . Pertanyaan: Surat ini datang dari seorang pengirim (Abdullah) yang berasal dari Thaif. Ia berkata dalam suratnya pendapat para ahli fiqh tentang tidak bolehnya berdoa memin…

IBNU HAJAR AL-'ASQALANI ASY-SYAFI'I: "Tidak ada satu HADITS SHAHIH PUN yang bisa dijadikan hujjah (argumen/dasar hukum) tentang keutamaan bulan Rajab , tidak pula keutamaan berpuasa padanya, dan tidak pula keutamaan puasa di hari-hari tertentu padanya, dan tidak pula shalat malam secara khusus pa…

Buah yang aslinya berasal dari Meksiko dan pertama kali dibawa masuk ke Indonesia oleh bangsa Belanda ini telah menyebar sangat luas di Tanah Air. Bahkan banyak yang mengira jika buah alpukat adalah tumbuhan asli Indonesia. 1. Alpukat Adalah Sumber Lemak Baik Buah alpukat memang merupakan sumber…

SIAPAKAH YANG MEMBERI NAMA SURAT-SURAT AL-QUR`AN? . Fatwa Al-Lajnah Ad-Dã'imah lil Buhús wal Iftã' [Pertanyaan kedua dari fatwa nomor 2376] SOAL: Siapakah yang memberi nama surat-surat Al-Qur`an Al Karim? Apakah Rasulullah ﷺ atau siapa? 🔓 JAWABAN: Kami tidak mengetahui ada nash dari Rasulullah ﷺ yang menunjukkan penamaan surat-surat Al Qur'an secara keseluruhan. Akan tetapi telah datang dalam hadits yang shahih tentang penamaan sebagian surat dari Rasulullah ﷺ seperti surat Al Baqarah dan Ali Imran. Adapun yang selainnya maka yang lebih nampak bahwa penamaan surat-surat tersebut datangnya dari para sahabat. Wabillãhit Taufíq washallallãhu 'alã Nabiyyinã Muhammad wa 'alã ãlihí wa shohbihí wasallam Al-Lajnah Ad-Dã'imah lil Buhús wal Iftã' Ketua : Abdul Azíz bin Bãz Wakil : Abdurrozãq Afifiy Anggota : Abdullah bin Ghudayyan | Abdullãh bin Qu'úd -------------- 🔖Sumber: ■ Judul Kitab: Fatawa Al Lajnah Ad Da'imah ■ Urutan jilid/Pembahasan/Halaman: 04/Jami'ul Qur'an watartibuhu/16 Penyusun: Syeikh Ahmad bin Abdurrozãq ad Duwaisy ---🌳🌳🌳--- _________________ 📮الســـؤال الثاني من الفتوى رقم (2376) 🔻س2: من هو الذي سمى سور القرآن الكريم هل هو الرسول ﷺ أم ماذا؟ 🔻ج2: لا نعلم نصا عن رسول الله ﷺ يدل على تسمية السور جميعها، ولكن ورد في بعض الأحاديث الصحيحة تسمية بعضها من النبي ﷺ كالبقرة، وآل عمران، أما بقية السور فالأظهر أن تسميتها وقعت من الصحابة رضي الله عنهم. وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمـــد، وآلــــه وصحبـــه وسلـــم. ✲✹✲ 🌐 Link artikel : http://shamela.ws/browse.php/book-8381/page-2459 ✒ Alih Bahasa: Abu Dawud Al-Pasimiy -hafizhohullah- __________________ مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد 📌WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Tahdzir (Peringatan) dari AMALAN-AMALAN YANG TIDAK ADA TUNTUNANNYA pada BULAN RAJAB Bulan Rajab sudah di ambang pintu. Banyak tersebar hadits-hadits tentang keutamaan puasa pada bulan Rajab. Maka semua hadits-hadits tersebut adalah hadits-hadits yang lemah atau palsu, dan tidak ada as…

ROFIDHOH DAN SYI'AH LEBIH KERAS PERMUSUHANNYA TERHADAP ISLAM DIBANDINGKAN YAHUDI DAN NASHRANI . Oleh: Asy-Syaikh Al 'Allaamah Muqbil bin Hadi Al Wadi'i -rahimahullah- SOAL: Apakah benar ucapan orang yang mengatakan bahwa rofidhoh dan syi'ah lebih keras (permusuhannya) atas Islam dari yahudi dan nashrani, apakah yang dimaksud dengan itu merupakan pengkafiran terhadap mereka? Apa batasan-batasan takfir (pengkafiran)? Dan kapan seseorang dikafirkan dengan kekufuran yang besar yang pelaku keluar dari agama (murtad) dengannya? JAWABAN : الحمــد لله وصلى اللّٰه وسلـــم على نبينا محمد وعلى آله وأصحابــه ومن والاه، وأشهد أن لا إلــه إلا اللّٰه وحــده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسولـــه. أمــا بعـــد: UCAPAN INI BENAR; bahwa rofidhoh dan syi'ah lebih BERBAHAYA bagi Islam daripada yahudi dan nashrani. Dengan artian sebagaimana dikatakan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan dinukilkan darinya oleh murid beliau, Ad-Dzahabi dan Ibnu Katsir di dalam Al-Bidayah wa An-Nihayah: أن لهـــم مواقف مع اليهــود والنصارى ضد المسلمين ، وليس معناه أنهـــم يكفرونهــم . Bahwa mereka memiliki berbagai SIKAP BERPIHAK KEPADA YAHUDI DAN NASHRANI dalam memerangi kaum muslimin. Dan bukanlah maknanya bahwa mereka (Syaikhul Islam dan murid-muridnya, pent) mengkafirkan mereka. Dan diantara contoh atas hal ini adalah (kisah) Ibnul 'Alqomi SI PENGKHIANAT -- dia adalah seorang menteri dari Khalifah Al-Mu'tashim--. Dialah yang telah membujuk khalifah agar mengurangi jumlah pasukannya sehingga beliau melakukannya. Setelah itu kaum Tatar (mongol) mendekati Ibnul 'Alqomi dan Nashiruddin At-Thusi yang dijuluki sebagai Nashiruddin (Penolong agama) --akan tetapi dia sebenarnya adalah Nashirus Syirik wal ilhad (penolong kesyirikan dan atheisme)-- sebagaimana dikatakan Ibnul Qoyyim rohimahulloh ta'ala di dalam kitab Ighotsatul Lahafan. Kemudian tatkala pasukan Tatar mendekat dan dalam hati-hati mereka muncul rasa takut dengan ketakutan yang luar biasa untuk bisa membunuh Kholifah dan masuk ke kota Baghdad maka berkatalah Ibnul 'Alqomi SI PENGKHIANAT itu kepada mereka: “Tetaplah berdekatan disini! Kami akan mengeluarkan Kholifah kepada kalian. Lalu ia pergi menemui Kholifah dan berkata: “Mereka tidak ingin memerangi negeri Anda dan membunuh Anda, mereka ingin menikahkan Anda dengan putri pimpinan kaum Tatar.” 💥fawaaid.net Adapun pengkafiran mereka maka dikafirkan dari mereka: Orang yang mengatakan: sesungguhnya Al-Qur'an kita kurang, atau yang mengatakan: sesungguhnya Jibril telah mengkhianati risalah, dan yang telah mengubah kitabulloh, untuk diketahui bahwa syi'ah dengan segala kelompok sempalannya menolak sunnah Rosululloh ﷺ dan mereka bersandar kepada kitab-kitab mereka. Adapun kitab-kitab mereka lebih mirip dengan kitab-kitab kaum yahudi dan nashrani yang kosong dari sanad-sanad yang tidak bisa dijadikan pedoman. Sehingga mereka berpegang kepada kitab-kitab mereka dan tidak bersandar kepada apa yang ada di dalam Shohih Bukhori dan Shohih Muslim dan yang lainnya dari kitab-kitab induk yg enam. Dan Allah lah tempat memohon pertolongan. Dan apa saja batasan-batasan takfir? Kapan seseorang dikafirkan dengan kufur akbar yang mengeluarkannya dari agama? Barangsiapa yang menolak suatu perkara yang pasti dengannya (yaitu perkara yang sudah jelas dan tiada keraguan tentang hukumnya di dalam Islam), atau dia sujud kepada berhala atau selainnya maka ini tergolong kafir. Dan termasuk perkara yang sangat disesalkan bahwa hukuman had bagi yang murtad telah dihentikan di kebanyakan negeri-negeri Islam. Dan Allah lah tempat memohon pertolongan. Padahal pernah Mu'adz bin Jabal datang menemui Abu Musa dan mendapati seseorang terikat, Mu'adz pun berkata: “Ada apa ini wahai Abu Musa?” Beliau menjawab: “Ini seorang yang murtad setelah memeluk agama Islam!” Mu'adz berkata: “Aku tidak akan menurunkannya hingga engkau membunuhnya.” Abu Musa berkata: “Tidaklah kami mengikatnya kecuali untuk membunuhnya.” Maka dibunuh orang itu di saat itu juga. Allah lah tempat memohon pertolongan dan segala pujian yang sempurna bagi Allah. Akan tetapi mayoritas negeri-negeri Islam telah menghapus hukum had bagi yang murtad dan masih tetap berlaku disini [Saudi Arabia].. sungguh baik apa yang dilakukan negeri ini. Semoga Alloh membalas mereka dengan kebaikan karena telah menegakkan hukum had. Dengan sebab ini Alloh telah mengaruniakan keamanan kepada mereka. Dan semoga Alloh memberkahi mereka di dalam amalan dan usaha mereka. Wallohul musta'an. Dari kaset: Jawaban Ilmiyyah atas pertanyaan dari daerah Wushob. Sumber: http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=293 [ durasi 07:25 ] Alih Bahasa: Al Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh (Karawang) -hafidzahullah- Forum Berbagi Faedah

Berkata Al-'Allamah asy-Syaikh Doktor Rabi' bin Hadi al-Madkhalihafizhahullahu ta'ala: "Wahai saudaraku, janganlah kamu pergi bersama dunia, bersama syahwat, bersama was-was, dan bisikan-bisikan yang rusak. Berusahalah untuk berfikir yang bermanfaat untukmu, untuk menanti kematian. Apabila kamu di waktu sore, jangan tunggu waktu pagi. Apabila kamu di waktu pagi, maka jangan tunggu waktu sore. Jangan biarkan angan-angan itu meluas, dan masa itu memanjang. Kamu ingin membangun istana- istana, menguasai negeri-negeri. Jadikanlah angan-anganmu pendek dan apabila jiwamu lepas, maka ia akan pergi. berusahalah untuk mengikatnya dan menetapkannya. Karena hatimu membututuhkan terapi. Pikirkanlah! Ini adalah agama Allah ta'ala dan kamu tidak tahu kapan kematian akan mengagetkanmu serta dalam keadaan ɑpa kamu? * Wajib atasmu untuk menyertakan ketakwaan di dalam keadaanmu, apapun itu. " Bertakwah kepada Allah di manapun kamu berada." Beribadahlah kepada Allah ta'la seakan- akan engkau melihatnya, dan seandainya engkau tidak melihatnya, maka sungguh Dia melihatmu. Dengan perasaan yang mulia inilah yang akan menjadikan hati seseorang hidup. Adapun bila mati hati seorang dan hilang perasaan- perasaan ini-aku berlindung kepada Allah ta'ala- maka janganlah kamu tunggu kecuali semua musibah, wal'iyadzubillah-aku berlindung kepada Alkah ta'ala. Hati yang bertakwa bagaikan bagaikan pakaian yang bersih, tidak menerima kotoran apapun. Hati yang mati tidak akan merasakan apa-apa, walaupun kamu sayat dengan pisau, kamu lempar dengan pisau kecil atau besar, ataupun dengan tombak, tidak akan terasa? Karena sesungguhnya dia telah mati. Kita memohon kepada Allah ta'ala keselamatan. Sumber: http://www.mediafire.com/view/?r86h8n18t069tt7 Abu Zufa Anas Diambil dari al-Ukhuwwah

Al Ustadz Abu Nasim Mukhtar bin Rifa’i Hafidzhahullah Jangan tergesa-gesa menilai seseorang hanya dari bentuk lahiriah saja. Pesan penting ini diucapkan oleh lisan bayi yang masih menyusui. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat Al-Bukhari dan Muslim melalui shahabat Abu Hur…

KETIKA ILMU MENJADI BENCANA UNTUK DIRIMU  .Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata: . Sesungguhnya buah dari ilmu adalah beramal dan berdakwah kepada Allah. Oleh sebab itu barangsiapa yang tidak mengamalkan ilmunya maka ilmunya itu adalah bencana baginya. . …

RENUNGAN YANG MENGGETARKAN JIWA SEORANG MUKMIN . APAKAH ANDA MERASA AMAN DARI KEMATIAN? asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata : Wahai umat Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam... Apaakah salah seorang dari kalian merasa aman dari kematian, sehingga ia mau bertobat dan shalat? Bukankah setiap orang dari kalian takut akan kematian, dan ia tidak mengetahui kapan ia mati. Apakah di waktu paginya atau sore harinya?! Dan bukankah kematian itu, datang kepada manusia dengan tiba-tiba. Sementara mereka tidak merasa? Atau tiba-tiba menghampiri manusia, sementara ia di dunia dalam keadaan lalai? Atau tiba-tiba menghampiri manusia yang ia keluar dari rumah-rumah mereka, kemudian tidak kembali? Maka siapakah di antara kalian yang dijamin aman keadaannya tidak seperti mereka? Wahai kaum muslimin... Lalu apakah setelah kematian ini, yang engkau tidak mengetahui tiba-tiba mengejutkanmu? Tidak ada setelah kematian kecuali pembalasan apa yang telah kalian kerjakan; Bisa itu kebaikan, maka kalian akan bergembira dengannya. Atau justru kejelekan, yang kalian saling bertanya-tanya kemudian kalian sangat menyesal. Maka sesungguhnya seorang insan apabila telah mati, terputuslah amalnya. Tidak ada yang tersisa kecuali balasan. adh Dhiya'ul Lami' min Khutabil Jawami' (hal. 299) . ■◎■◎■◎■ 🔰🌠Forum Salafy Purbalingga

HUKUM MEMBENCI NAMA "ALI" DAN "AL HUSAIN" DENGAN ALASAN KEDUA NAMA TERSEBUT ADALAH NAMA YANG DI AGUNGKAN OLEH SYI'AH RAFIDHAH . Asy syaikh Ibn Al Utsaimin pernah ditanya : Sebagian manusia membenci nama "Ali" dan "Al Husain" dan menjauh dari kedua nama tersebut, dan yang demik…